WhatsApp Icon
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual

PONTIANAK - Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Barat bergerak cepat melakukan penanganan darurat saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Wonodadi 2, Gang Sabar (belakang TK Nurul Islam Alfatonah), Rabu (2/9/2026). Peristiwa ini sempat mencemaskan warga lantaran titik api berada sangat dekat dengan permukiman.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menegaskan bahwa respons cepat di lapangan merupakan bentuk kepedulian lembaga BAZNAS dalam melindungi keselamatan masyarakat, terutama saat menghadapi musibah darurat seperti karhutla.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kehadiran tim di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS untuk bergerak cepat melindungi masyarakat dari ancaman bencana," ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I., menambahkan bahwa pihaknya juga langsung memetakan kebutuhan mendesak bagi para warga terdampak guna memastikan bantuan logistik darurat dapat segera disalurkan.

"Kami langsung berkoordinasi untuk memetakan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak, seperti masker dan pasokan air bersih, agar penanganan darurat ini bisa berjalan optimal," kata Iswardani.

Komandan BTB Kalbar, Mustardi, mengungkapkan bahwa jarak titik api dengan rumah warga di lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 10 meter. Menghadapi situasi darurat tersebut, tim di lapangan langsung mengambil langkah penanggulangan awal secara swadaya bersama warga setempat.

"Tindakan yang kami lakukan bersama warga adalah menyiram titik api dengan air seadanya menggunakan air tempayan warga, serta membuat sekat bakar atau menebas semak-semak menggunakan parang agar api tidak merambat ke bangunan," ujar Mustardi saat dikonfirmasi di lokasi.

Berdasarkan peninjauan di lapangan, musibah karhutla ini mendesak kebutuhan logistik dan kesehatan yang mendasar bagi warga sekitar, terutama masker untuk mengantisipasi kabut asap serta pasokan air bersih.

Mengingat jarak api yang sangat dekat dengan rumah warga, Mustardi turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan jiwa di tengah ancaman karhutla.

"Imbauan kami kepada warga, jika api mendekati permukiman, segera selamatkan diri dan barang yang paling berharga. Uang dan barang bisa dicari, tetapi nyawa hanya satu," tegasnya.

Berkat kesigapan Tim BTB Kalbar dan masyarakat dalam memadamkan api secara manual serta melokalisir jalur api, potensi kebakaran yang lebih luas di kawasan permukiman tersebut berhasil diredam. (and)

05/09/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar

PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kepada pasien dan penyintas Tuberkulosis (TBC). Penyerahan sebanyak 25 paket bantuan ini berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026).

Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan bahwa bantuan tersebut dihadirkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial untuk meringankan beban para penyintas dalam menjalani proses pemulihan.

"Walaupun bantuan yang kami berikan tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas TBC. Ini juga menunjukkan sebuah kepedulian, sebuah harapan, dan sebuah doa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Erna Yulianti, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan di daerah. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara dini agar penanganan dan pengobatan dapat segera dilakukan.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS dalam upaya kita menurunkan angka TBC yang ada di Kalimantan Barat. Kami berupaya menemukan kasus TBC sebanyak-banyaknya dan segera mengobatinya," ungkap Erna.

Melalui aksi kolaboratif ini, BAZNAS dan Dinas Kesehatan Kalbar berkomitmen untuk terus memperkuat penanganan TBC, tidak hanya melalui penyaluran bantuan sosial, tetapi juga lewat peningkatan kesadaran serta pencegahan di tengah masyarakat. (and)

02/09/2026 | Kontributor: Andinii
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa

LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, bersama Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, dan jajaran perangkat daerah menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 tahun 2026 di Desa Serimbuk, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Dalam agenda ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat turut berpartisipasi dengan mendirikan stan layanan zakat dan memamerkan produk UMKM binaan lokal.

Keikutsertaan BAZNAS diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis. Paket bantuan tersebut mencakup penanganan stunting serta beasiswa pendidikan bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, yang disinergikan bersama Bapperida melalui Program Desa SAKTI (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah).

Saat Gubernur Ria Norsan menyempatkan diri meninjau stan BAZNAS, Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I, turut menyambut kedatangan rombongan sambil memperkenalkan ragam produk unggulan hasil karya UMKM binaan setempat. Kepada Gubernur dan rombongan, dipamerkan sejumlah produk lokal khas Landak mulai dari biji kopi, keripik singkong, lempok durian, hingga berbagai produk olahan menarik lainnya yang menarik perhatian para pejabat yang hadir.

Usai melihat langsung produk lokal tersebut, Gubernur memberikan instruksi agar program renovasi rumah tidak layak huni dapat diperluas jangkauannya di wilayah pedesaan.

"Kalau ada dana lagi, perhatikan lagi warga-warga desa ini, tambah lagi jumlah bedah rumahnya," ujar Ria Norsan saat berdialog di lokasi stan.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan kesiapan lembaganya untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut demi memperkuat kesejahteraan warga prasejahtera di tingkat tapak.

"Kami menyambut baik dan siap mengeksekusi arahan Gubernur untuk memperluas jangkauan program bedah rumah ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah akan terus kami optimalkan agar kehadiran zakat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok," tegas Hamzah Tawil.

Kehadiran program kolaboratif ini disambut penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Warga Desa Serimbuk yang mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah dan BAZNAS.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kalbar dan pemerintah atas bantuan bedah rumah serta pendidikan ini. Rumah kami kini jauh lebih layak, dan anak-anak kami mendapat harapan baru untuk terus sekolah," ungkap salah satu warga penerima bantuan.

Melalui sinergi lintas sektor yang diintegrasikan dalam ajang Gema Membangun Desa ini, Pemprov Kalbar dan BAZNAS berharap penanganan kemiskinan, pengentasan anak tidak sekolah, serta penurunan angka stunting di Kabupaten Landak dapat berjalan secara lebih optimal dan berkelanjutan. (and)

29/08/2026 | Kontributor: Andini
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya

Kubu Raya - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan dapur air bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (25/8/2026).

Kegiatan dapur air ini merupakan bentuk respons kemanusiaan BAZNAS Kalbar dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Melalui dapur air, kebutuhan konsumsi bagi masyarakat dan pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan dapat terbantu.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran lahan yang terjadi. Ia berharap kondisi tersebut dapat segera diatasi dan tidak meluas sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

“Mudah-mudahan kebakaran lahan ini bisa cepat diatasi,” ujar Hamzah.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para muzaki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan yang dilakukan BAZNAS.

Pimpinan Baznas berharap kolaborasi antara BAZNAS Tanggap Bencana dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dapat terus berlanjut, khususnya dalam memberikan respons cepat terhadap bencana serta membantu masyarakat yang terdampak karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kalbar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat dan memberikan manfaat melalui dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang diamanahkan oleh para muzaki dan donatur. (And)

28/08/2026 | Kontributor: Andini
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.

Kubu Raya, 26 Agustus 2026 – Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (26/8/2026). Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendampingan, edukasi, dan bantuan yang lebih terpadu bagi masyarakat.

Ketua BKKBN, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi langkah bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga yang harmonis.

Sementara itu, Ketua KPPAD Pontianak, Tumbur Manalu, S.Sos., menegaskan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat pendampingan terhadap berbagai persoalan anak, termasuk kasus pernikahan di bawah umur, dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., turut mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen BAZNAS Kalbar untuk menghadirkan dukungan sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk perempuan dan anak yang terdampak persoalan sosial dan ekonomi pascaperceraian.

“Semoga santunan yang kita berikan hari ini bisa menjadi jalan pemberdayaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., berharap MoU dan PKS tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai kolaborasi BKKBN, KPPAD, dan BAZNAS Kalbar memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari edukasi ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi hukum, hingga dukungan sosial dan pemberdayaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada perempuan dan anak pascaperceraian sebagai bentuk nyata implementasi kolaborasi. Melalui sinergi ini, keempat lembaga berkomitmen memperkuat upaya perlindungan, pendampingan, dan pemenuhan hak perempuan serta anak di Kalimantan Barat.

27/08/2026 | Kontributor: Andini

Berita Terbaru

BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi ke BPBD Provinsi Kalbar, Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi ke BPBD Provinsi Kalbar, Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana, khususnya dalam pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat terdampak. Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar Bidang Pengumpulan, Jaki Azmi, SE, menyampaikan bahwa BAZNAS memiliki berbagai program yang dapat dikolaborasikan dengan BPBD, terutama dalam penanganan kebencanaan. “Kami memiliki program tematik yang berkaitan dengan tanggap bencana melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). InsyaAllah, kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan BPBD. Ke depan, kami juga akan menyusun dashboard sebagai gambaran kondisi di lapangan agar dapat mengidentifikasi kebutuhan dan membuka peluang kolaborasi lintas pihak,” ujarnya. Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menegaskan bahwa BAZNAS memiliki unit khusus BTB yang menjadi perhatian dari BAZNAS RI dan berpotensi untuk terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kita memiliki BTB yang dapat disinergikan dengan BPBD. Jika program yang dirancang jelas dan terukur, BAZNAS RI siap memberikan dukungan. Selain itu, kami juga dapat membuka donasi infak dan sedekah secara khusus (mukayyad) untuk penanganan bencana tertentu, serta melibatkan BAZNAS kabupaten/kota dalam pelaksanaannya,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa setelah audiensi ini, BAZNAS akan melanjutkan dengan sosialisasi peningkatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna memperkuat pengumpulan dan penyaluran dana umat secara lebih optimal. Sementara itu, Sekretaris BPBD Provinsi Kalbar, Suparyanto, menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur atas semakin banyaknya pihak yang peduli terhadap isu kebencanaan. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan BAZNAS. Ke depan, kemungkinan BAZNAS dapat dilibatkan secara lebih aktif dalam tim penanggulangan bencana melalui pembentukan satuan tugas yang ditetapkan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya kejelasan mekanisme pengelolaan dana agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. “Karena ini menyangkut dana umat, tentu harus dikelola dengan hati-hati dan sesuai regulasi. Hal ini perlu kita bahas bersama agar kolaborasi berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahan dalam pelaksanaannya,” tambahnya. BPBD juga menyatakan kesiapan untuk mendukung sistem pengumpulan zakat melalui mekanisme payroll, mengingat sebagian besar pegawai di lingkungan BPBD merupakan muslim. Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS Bag Administrasi, SDM Umum dan Hukum, Ali Rohman, S.Kom., M.BA, turut menyampaikan penguatan program melalui relawan generasi muda zakat. “Kami sedang menyiapkan Generasi Zakat (ZEMA) yang akan dilatih sebagai relawan. Mereka nantinya dapat membantu pengumpulan data, mendukung UPZ, serta membuat konten edukasi zakat yang terintegrasi dengan platform BAZNAS,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta meminimalisir dampak bencana melalui penguatan peran zakat. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara BAZNAS dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi, profesional, dan tepat sasaran.
BERITA20/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Habibah, Anak Yatim dari Keluarga Kurang Mampu
BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Habibah, Anak Yatim dari Keluarga Kurang Mampu
Kubu Raya - BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan pembayaran hutang SPP (gharimin) kepada Habibah, seorang anak yatim yang tengah menempuh pendidikan di MAS Al-Mustaqim. Rabu, (15/04/2026). Habibah merupakan anak dari keluarga kurang mampu. Ayahnya yang sebelumnya bekerja sebagai kuli bangunan telah meninggal dunia sekitar tiga bulan yang lalu. Sejak saat itu, tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga kini diemban oleh sang ibu. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibunya bekerja sebagai asisten rumah tangga di lingkungan sekitar rumahnya, dengan membantu pekerjaan rumah tangga seperti mencuci dan mengepel di rumah warga. Kondisi tersebut membuat Habibah mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban pembayaran SPP sekolahnya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat hadir memberikan bantuan melalui program penyaluran zakat kepada golongan gharimin, yaitu mereka yang memiliki beban hutang dan membutuhkan bantuan. Kepala Sekolah MAS Al-Mustaqim, Bapak Mustaan, SH.I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kalbar. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan bantuan kepada ananda Habibah. Bantuan ini sangat berarti bagi kelangsungan pendidikan beliau,” ujarnya. Diharapkan, bantuan ini dapat meringankan beban keluarga serta memberikan semangat bagi Habibah untuk terus melanjutkan pendidikannya. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan, agar generasi muda tetap memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
BERITA15/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar, Bahas Optimalisasi UPZ dan Potensi Zakat
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar, Bahas Optimalisasi UPZ dan Potensi Zakat
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi. Rabu (15/04/2026) Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalbar menyampaikan komitmennya untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat hingga ke tingkat bawah melalui penguatan UPZ. BAZNAS juga menegaskan bahwa bagi pegawai yang belum mencapai nishab, dapat tetap berpartisipasi melalui sedekah dan infak sebagai bentuk kontribusi sosial. BAZNAS Kalbar turut memperkenalkan program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai upaya pembinaan dan optimalisasi UPZ agar lebih aktif, terstruktur, dan berdampak. Program ini juga diharapkan dapat melibatkan generasi muda, khususnya di tingkat sekolah seperti SMA, SMK, dan MA, dalam pengelolaan zakat serta kampanye sosial. Selain itu, BAZNAS Kalbar mengungkapkan bahwa potensi zakat di Provinsi Kalimantan Barat diperkirakan mencapai Rp2,3 triliun, sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk dapat mengoptimalkan pengelolaannya. Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Kalbar juga meminta masukan dari Biro Perekonomian terkait penguatan dan pengelolaan UPZ di lingkungan biro, serta peluang sinergi program yang dapat dikembangkan bersama, khususnya dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar menyambut baik upaya kolaborasi yang ditawarkan oleh BAZNAS. Pihak biro menyampaikan bahwa seluruh program dapat diperkuat melalui publikasi di website dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat. Selain itu, disampaikan pula pentingnya pendekatan dakwah dan syiar yang komunikatif agar pesan zakat dapat diterima dengan lebih luas. Biro Perekonomian juga memberikan masukan terkait pengembangan program produktif, seperti pembangunan apotek umum yang dapat menjadi salah satu sumber pendanaan operasional. Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar juga menyatakan kesiapannya untuk membantu mengomunikasikan program-program BAZNAS kepada instansi yang berada di bawah koordinasinya, guna memperkuat sinergi dan optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan pemerintah. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar, sehingga potensi zakat yang besar dapat dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA15/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan BPSDM Provinsi Kalbar, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM dan Optimalisasi UPZ
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan BPSDM Provinsi Kalbar, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM dan Optimalisasi UPZ
Pontianak - BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan instansi. Rabu (15/04/2026) Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar menyampaikan komitmennya dalam mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai sektor, termasuk di lingkungan instansi pemerintah. Optimalisasi UPZ tidak hanya difokuskan pada pengumpulan zakat, tetapi juga pada penguatan program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat. BAZNAS Provinsi Kalbar juga memperkenalkan program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai upaya untuk membina dan mengaktifkan UPZ agar lebih produktif dan terstruktur. Program ini diharapkan dapat melibatkan berbagai elemen, termasuk generasi muda dan aparatur sipil negara, dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal. Selain itu, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar memaparkan program pengembangan talenta yang menyasar pelajar dan generasi muda, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini terkait pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Program ini juga diharapkan dapat mencetak SDM yang memiliki kepedulian sosial dan kemampuan dalam pengelolaan program pemberdayaan. BAZNAS Provinsi Kalbar juga membuka peluang kolaborasi dengan BPSDM Provinsi Kalbar dalam hal pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pengelolaan zakat, dalam mendukung program sosial berbasis zakat.
BERITA15/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, Dorong Kolaborasi Literasi dan Penguatan UPZ
BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, Dorong Kolaborasi Literasi dan Penguatan UPZ
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi. Selasa (14/04/2026) Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalbar menyampaikan peran strategisnya sebagai regulator dalam pengelolaan zakat, dengan cakupan wilayah kerja UPZ yang meliputi tingkat sekolah, kampus, instansi vertikal provinsi, serta BUMN dan BUMD di tingkat provinsi. BAZNAS Provinsi Kalbar juga memperkenalkan program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai upaya untuk mengoptimalkan peran UPZ agar lebih aktif dan berdampak dalam pelaksanaan program sosial. Lebih lanjut dijelaskan, BAZNAS Provinsi Kalbar memaparkan program pengembangan talenta di tingkat sekolah. Program ini memberikan pembinaan kepada siswa sejak kelas 10, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan dan marketing communication (markom). Pada jenjang berikutnya, siswa akan melaksanakan praktik langsung di UPZ sekolah serta mendapatkan literasi tentang zakat. Memasuki kelas 2 semester 2, peserta program akan diberdayakan di instansi terdekat untuk memperoleh pengalaman lapangan. Program ini juga dilengkapi dengan pemberian sertifikat serta rekomendasi untuk magang atau dunia kerja, sehingga diharapkan mampu mencetak generasi muda yang peduli terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat. BAZNAS Provinsi Kalbar juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan berbagai instansi, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dalam menghadirkan program-program kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap UPZ diharapkan dapat memiliki program unggulan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengelolaan zakat. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik peluang kerja sama yang ditawarkan. Pihak dinas menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi guna menghidupkan kembali peran UPZ di lingkungan instansi, termasuk dengan membentuk kepengurusan UPZ yang baru. Dinas juga menyampaikan dukungan terhadap program BAZNAS dalam mencerdaskan anak-anak dari keluarga kurang mampu, salah satunya melalui bantuan buku. Masyarakat maupun lembaga dapat mengajukan kebutuhan buku sesuai dengan kebutuhan, termasuk penyediaan mushaf Al-Qur’an untuk masyarakat di daerah pedalaman melalui kolaborasi bersama BAZNAS. Selain itu, terdapat peluang kerja sama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dapat melibatkan mahasiswa untuk membantu masyarakat desa, baik dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, maupun kegiatan keagamaan. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga memperkenalkan aplikasi SRIKANDI, yaitu sistem administrasi persuratan berbasis digital yang memudahkan proses pembuatan dan pengelolaan surat secara online. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, khususnya dalam meningkatkan literasi masyarakat, mengoptimalkan peran UPZ, serta menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
BERITA14/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Bahas Sinkronisasi Data dan Penguatan Program Sosial
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Bahas Sinkronisasi Data dan Penguatan Program Sosial
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam hal sinkronisasi data mustahik dan optimalisasi program pemberdayaan sosial. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi, tidak hanya sebagai pengumpul dana, tetapi juga sebagai pelaksana program yang terintegrasi antara BAZNAS dan Dinas Sosial. Salah satu upaya yang diinisiasi adalah pemberdayaan Masjid Al-Furqon di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalbar sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. BAZNAS Kalbar juga menyoroti pentingnya penggunaan data berbasis desil dalam menentukan penerima manfaat (mustahik). Dalam hal ini, BAZNAS memerlukan akses terhadap data resmi pemerintah agar program pengentasan kemiskinan yang dijalankan dapat tepat sasaran. Beberapa hal yang menjadi perhatian BAZNAS antara lain mekanisme memperoleh akses data mustahik, kemungkinan penggunaan legitimasi atau integrasi sistem melalui Dinas Sosial, serta kebutuhan surat resmi untuk konektivitas data. Selain itu, BAZNAS juga menanyakan terkait mekanisme perbaikan data desil yang tidak sesuai di lapangan serta proses pengajuan perubahan data kepada pihak yang berwenang. Permasalahan lain yang turut dibahas adalah bagaimana penanganan masyarakat yang belum terdata dalam sistem desil, seperti lansia sebatang kara, agar dapat diusulkan untuk mendapatkan layanan sosial seperti panti jompo. Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Provinsi Kalbar menyampaikan bahwa optimalisasi UPZ perlu disinkronkan dengan program yang telah berjalan, termasuk sistem pendataan berbasis desil yang telah ditetapkan secara nasional. Data desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari pemerintah pusat dan telah terintegrasi dengan berbagai kementerian. Dinas Sosial menjelaskan bahwa masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas penerima bantuan sosial, sementara desil 5 dapat menerima bantuan tertentu seperti iuran BPJS. Proses perubahan data desil tidak dapat dilakukan secara langsung, melainkan harus melalui pengajuan dan verifikasi berjenjang melalui pendamping di lapangan, seperti petugas Program Keluarga Harapan (PKH), serta menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Selain itu, Dinas Sosial juga menyampaikan bahwa berbagai program bantuan telah berjalan, meliputi bantuan bagi masyarakat rentan, lansia, anak, penyandang disabilitas, hingga korban bencana, baik bencana alam maupun non-alam seperti kebakaran. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan, sandang, serta pendampingan psikologis. Terkait layanan panti sosial, Dinas Sosial mengungkapkan bahwa kapasitas panti jompo milik pemerintah saat ini cukup terbatas, sehingga dalam kondisi tertentu dapat memanfaatkan panti swasta sebagai alternatif. Mekanisme pengusulan tetap dilakukan melalui Dinas Sosial kabupaten/kota, disertai asesmen maksimal tujuh hari sebelum dirujuk ke tingkat provinsi. Dinas Sosial juga menekankan pentingnya verifikasi lapangan melalui surat keterangan dari kelurahan setempat serta pemutakhiran data secara berkala. Saat ini, tingkat akurasi penyaluran bantuan di Kalimantan Barat telah mencapai sekitar 70 persen, meskipun masih terdapat sekitar 30 persen data yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, khususnya dalam pengelolaan data mustahik, optimalisasi UPZ, serta pelaksanaan program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dorong Kolaborasi Program Ketahanan Pangan
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dorong Kolaborasi Program Ketahanan Pangan
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat guna memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta menjajaki kolaborasi program pemberdayaan berbasis ketahanan pangan. Senin (13/04/2026) Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalbar memperkenalkan program Sahabat Zema (Zero Mustahik) yang diharapkan dapat membantu mengoordinasikan dan mengaktifkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, khususnya dalam aspek pelaporan dan pelaksanaan kegiatan. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menyampaikan bahwa sektor tanaman pangan dan hortikultura memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, disampaikan pula bahwa kegiatan bertani tidak harus selalu dilakukan di lahan persawahan, melainkan dapat dimulai dari pemanfaatan pekarangan rumah yang produktif. Dalam audiensi tersebut juga dibahas beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya terkait pembaruan Surat Keputusan (SK) UPZ yang mengalami kendala pada aspek keanggotaan. Hal ini menjadi perhatian bersama untuk dapat segera ditindaklanjuti guna memperkuat kelembagaan UPZ di lingkungan dinas. Audiensi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, khususnya dalam menghadirkan program-program yang produktif, berkelanjutan, serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Lakukan Audiensi ke Disporapar Provinsi Kalbar
BAZNAS Kalbar Lakukan Audiensi ke Disporapar Provinsi Kalbar
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi ke Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi program zakat, infak, sedekah, wakaf serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan instansi, Senin (13/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalbar menyampaikan berbagai program strategis, salah satunya penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap instansi melalui inisiatif “Sahabat Zema (Zakat Era Milenial/Gen Z)”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaporan dan aktivitas UPZ agar lebih aktif, terstruktur, dan berdampak. Dalam audiensi tersebut juga dibahas peluang kolaborasi dalam penyaluran zakat kepada mustahik dari kalangan mantan atlet, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan para atlet yang telah berjasa namun membutuhkan dukungan ekonomi. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Disporapar Provinsi Kalbar, guna menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
Ketua BAZNAS Kalbar Hadiri Launching Yayasan Rumah Bunda Mulia
Ketua BAZNAS Kalbar Hadiri Launching Yayasan Rumah Bunda Mulia
Pontianak – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menghadiri kegiatan Launching Yayasan Rumah Bunda Mulia (RBM) sekaligus Pelantikan Pengurus RBM Wilayah Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu (12/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hamzah Tawil menyampaikan sambutan sekaligus memberikan apresiasi atas terbentuknya Yayasan Rumah Bunda Mulia di Kalimantan Barat. Menurutnya, kehadiran yayasan ini merupakan langkah mulia dan strategis dalam memberikan perhatian, perlindungan, serta pemulihan bagi anak-anak yatim. Ia menegaskan bahwa anak yatim tidak hanya membutuhkan bantuan secara materi, tetapi juga memerlukan kasih sayang, pendampingan, pendidikan, hingga pemulihan secara psikologis dan spiritual. Oleh karena itu, keberadaan Yayasan Rumah Bunda Mulia dinilai sangat relevan sebagai wadah yang mampu menghadirkan harapan serta mendukung tumbuhnya kembali semangat hidup anak-anak yang membutuhkan. Dalam sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memperkuat dampak program sosial, khususnya dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. “Kita dapat bersama-sama menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga anak-anak yatim dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berdaya, dan berakhlak mulia,” ujarnya. Selain itu, Dr. Hamzah Tawil juga memberikan pesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. “Jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah, bukan sekadar tanggung jawab organisasi. Kelola yayasan ini dengan profesional, transparan, dan penuh keikhlasan. InsyaAllah, setiap upaya yang dilakukan akan menjadi amal jariyah yang tidak terputus,” tambahnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat peran Yayasan Rumah Bunda Mulia di Kalimantan Barat dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
Kolaborasi Pemerintah, BAZNAS, dan Mitra Dorong Program Rumah Layak Huni di Kubu Raya
Kolaborasi Pemerintah, BAZNAS, dan Mitra Dorong Program Rumah Layak Huni di Kubu Raya
Kubu Raya - Bupati Kabupaten Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menyampaikan bahwa masih banyak rumah tidak layak huni di wilayah bantaran sungai yang belum tersentuh program bantuan pemerintah. Hal tersebut disebabkan oleh persoalan legalitas kepemilikan tanah, karena sebagian rumah berdiri di jalur hijau di tepi sungai sehingga tidak memiliki dokumen kepemilikan yang sah. Kondisi ini menyebabkan program bantuan seperti RTLH maupun Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR belum dapat menjangkau kawasan tersebut. Meski demikian, Sujiwo mengaku terpanggil untuk tetap mencari solusi bagi masyarakat yang tinggal di rumah yang kondisinya sudah tidak layak bahkan tidak manusiawi. Ia menyatakan akan melakukan inventarisasi secara bertahap bersama tim untuk mengidentifikasi rumah-rumah yang membutuhkan bantuan, sekaligus menggandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam memberikan dukungan. Sujiwo juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan program secara terstruktur dan transparan. Menurutnya, setiap langkah yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan. “Program ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan sosial untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Rumah yang kondisinya sangat tidak layak akan menjadi prioritas untuk dibantu,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap gerakan ini dapat didukung oleh para muzaki, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat Muslim di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar program kemanusiaan ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Program kolaborasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bank Kalbar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kubu Raya, DPRD Provinsi Kalimantan Barat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, BAZNAS Kabupaten Kubu Raya, PDAM Kabupaten Kubu Raya, Korpri, serta dukungan dari pihak swasta. Melalui kolaborasi lintas lembaga tersebut, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan kemanusiaan dan sosial untuk membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan serta meningkatkan kualitas hunian yang lebih layak dan manusiawi.
BERITA02/04/2026 | Helmi Anshari
Silaturahmi Kanwil Kemenag Kalbar, Perkuat Sinergi Tokoh Lintas Agama dan Kepedulian dengan Dai 3 T
Silaturahmi Kanwil Kemenag Kalbar, Perkuat Sinergi Tokoh Lintas Agama dan Kepedulian dengan Dai 3 T
Pontianak - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan halal bihalal yang turut dihadiri berbagai pimpinan organisasi dan lembaga keagamaan di Kalimantan Barat, antara lain BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar, PW Nahdlatul Ulama, PW Muhammadiyah, WALUBI, PERMABUDHI, PGIW Kalbar, Keuskupan Agung Pontianak, PHDI Kalbar, Badan Wakaf Indonesia (BWI), LPTQ Kalbar, Fatayat NU, Muslimat NU, GP Ansor, hingga IKA PMII Kalbar yang dilaksanakan di Halaman Rumah Dinas Kakanwil, Senin (30/03/2026). Kegiatan ini selain mempererat silaturahmi, juga memperkuat hubungan lintas agama di daerah. Acara tersebut juga dihadiri para dai yang bertugas di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Barat, yang dikenal sebagai daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Tausyiah halal bihalal disampaikan Ustadz H. Ahmad Sofiyullah, pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga spirit Ramadan yang baru saja berlalu. “Kita baru saja melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh. Belum lama berlalu, kita sudah merindukan Ramadan kembali. Ini menandakan bahwa ketakwaan kita meningkat,” tuturnya. Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi sebagai kunci keberkahan hidup. “Orang yang ingin dilapangkan rezekinya hendaknya memperbanyak silaturahmi, saling mengunjungi, dan saling mendatangi,” tambahnya. Mengutip pandangan ulama, Syech Junet Albarjanji, Sofiyullah menyebutkan empat amalan yang dapat mengangkat derajat seseorang, yakni sabar dalam segala hal, tawadhu atau rendah hati, dermawan atau gemar berbagi, serta memiliki budi pekerti yang baik. Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh lintas agama. “Ini menunjukkan bahwa kita bisa bersinergi bersama-sama. Momentum ini sangat baik, karena dalam perjalanan satu tahun, ada saja hal-hal yang kita lakukan tanpa kita sadari,” ujarnya. Pada kesempatan itu juga, ia mengucapkan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat atas penghargaan yang diberikan kepada Da'i yang bertugas di wilayah perbatasan dan pedalaman yang dikenal sebagai 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Kemenag Provinsi Kalimantan Barat berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial terus terjaga demi memperkuat harmoni kehidupan beragama di Bumi Khatulistiwa.
BERITA01/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Resmi Laksanakan Sertijab Pimpinan Periode Tahun 2025-2030
BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Resmi Laksanakan Sertijab Pimpinan Periode Tahun 2025-2030
Pontianak – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan serah terima jabatan Pimpinan sebagai bagian dari estafet kepemimpinan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dalam kegiatan tersebut, kepemimpinan Uray M. Amin, ST selaku Ketua periode 2020–2025 secara resmi diserahterimakan kepada Dr. Hamzah Tawil, M.Si yang mengemban amanah sebagai Ketua periode 2025–2030. Serah terima jabatan ini tidak hanya dilakukan pada posisi ketua, tetapi juga mencakup jajaran wakil ketua di lingkungan BAZNAS Kalbar. Momentum ini menjadi bagian dari proses keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan tata kelola lembaga dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta akuntabel. Melalui estafet kepemimpinan ini, diharapkan program-program pemberdayaan umat yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya para mustahik di Kalimantan Barat. BAZNAS Kalbar juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga, serta para muzaki dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak.
BERITA17/03/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Luncurkan Program Perlindungan Sosial bagi 150 Ojek Online melalui BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kalbar Luncurkan Program Perlindungan Sosial bagi 150 Ojek Online melalui BPJS Ketenagakerjaan
Pontianak - Semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan diwujudkan melalui kegiatan Ramadhan Berdaya yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat bersama Yayasan Hijrah Peduli (Rumah Hijrah) dengan kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat, Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta PLN UID Kalimantan Barat.. Kegiatan ini menghadirkan para driver ojek online di Kota Pontianak sebagai penerima manfaat sekaligus peserta dalam rangkaian kegiatan sosial dan edukasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 150 driver ojek online, sebagai bentuk perlindungan bagi para pekerja sektor informal yang memiliki risiko kerja di lapangan. Selain itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat juga menyerahkan paket ibadah dan hampers Ramadhan kepada para peserta. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Hamzah Tawil. Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai pihak sebagai donatur, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat, Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta PLN UID Kalimantan Barat. Selain itu, Ismuhu Yahya juga turut berkontribusi dengan mendonasikan tempat yang digunakan sebagai lokasi berbuka bersama bagi para driver ojek online. Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan semakin banyak pekerja sektor informal yang memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta merasakan manfaat dari kepedulian dan kebersamaan yang terjalin di bulan suci Ramadhan.
BERITA15/03/2026 | Helmi Anshari
KPWBI Kalimantan Barat Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Zakat serta Bantuan Sosial
KPWBI Kalimantan Barat Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Zakat serta Bantuan Sosial
Pontianak – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar KPWBI Kalimantan Barat (Jum'at, 13/03/2026). Kegiatan ini diisi dengan berbagai rangkaian acara yang bernuansa edukasi dan kepedulian sosial. Acara diawali dengan sosialisasi investasi emas digital yang disampaikan oleh Bank Syariah Indonesia sebagai bagian dari literasi keuangan syariah kepada para peserta yang hadir. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat yang menyampaikan pentingnya memperkuat kebersamaan serta semangat berbagi di bulan Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Jaki Azmi, SE. Selain itu, KPWBI Kalimantan Barat juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya paket lebaran kepada tenaga swakelola, tenaga kerja outsourcing, serta para pensiunan, serta paket lebaran kepada rekan-rekan dari PT. Arief yang bertugas sebagai cleaning service. Tidak hanya itu, bantuan sembako dan paket Idul Fitri juga disalurkan kepada Panti Asuhan Nurul Amal sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan infaq beras kepada Yayasan Munzalan untuk mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan oleh yayasan tersebut. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama keluarga besar KPWBI Kalimantan Barat, yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.
BERITA13/03/2026 | Helmi Anshari
Kanwil Kemenag Kalbar Gelar Tebar Harapan Ramadhan 1447 H, Ribuan Paket Disalurkan untuk Mustahik
Kanwil Kemenag Kalbar Gelar Tebar Harapan Ramadhan 1447 H, Ribuan Paket Disalurkan untuk Mustahik
Pontianak, Kamis (12/3/2026) – Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Tebar Harapan Ramadhan (THR) dengan tema “Bersama Menebar Kebaikan”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Ismuhu Yahya ini diisi dengan penyaluran paket bingkisan kepada para mustahik di Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), di antaranya BMI, Sidogiri, Baitul Maal Hidayatullah, LAZISMU, Dewan Dakwah Kalbar, Yakesma, Rumah Yatim, Dompet Ummat, serta Manajemen Infaq. Ketua panitia kegiatan, Hamzah Tawil, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara berbagai lembaga zakat dengan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas inisiasi serta dukungan dari Kanwil Kemenag Kalbar bersama Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang turut mendukung kegiatan kolaboratif ini. “Perlu kami laporkan bahwa dari hasil kolaborasi pada hari ini, total paket yang disalurkan bersama BAZNAS dan LAZ mencapai 40.993 paket bantuan, Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten/Kota turut menyalurkan 7.128 paket bantuan, sehingga total keseluruhan mencapai 48.121 paket bantuan.,” ujarnya. Selain itu, untuk penyaluran zakat fitrah tahun 2026 di Kalimantan Barat, tercatat BAZNAS dan LAZ menyalurkan sebanyak 5.494 paket, sementara Kementerian Agama Kabupaten/Kota menyalurkan 925 paket, sehingga total penyaluran zakat fitrah mencapai 6.419 paket bantuan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki, munfiq, dan musaddiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS dan LAZ Se-Kalimantan Barat, maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai masjid. “Terima kasih juga kepada para mustahik. Semoga bantuan ini dapat memberikan semangat baru serta menghadirkan harapan baru sesuai dengan semangat Tebar Harapan Ramadhan 1447 H,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional penguatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini program penyaluran bantuan yang tercatat melalui gerakan tersebut telah mencapai sekitar 48 ribu paket, yang dilaporkan secara berkala kepada pemerintah pusat. “Kegiatan ini menjadi wadah bagi BAZNAS dan LAZ untuk menghimpun serta menyalurkan ZIS dari umat. Kita juga memiliki tugas besar untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik, sehingga secara bertahap mereka dapat bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat,” jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Media Yanuar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang tidak hanya menekankan ibadah personal, tetapi juga memperkuat kesalehan sosial melalui gerakan ZISWAF. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi umat Islam dalam membantu sesama yang membutuhkan. Selain itu, kontribusi BAZNAS dan LAZ juga sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa berbagai program pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS, termasuk program bedah rumah dan bantuan ekonomi masyarakat di berbagai kabupaten/kota, turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara BAZNAS, LAZ, Kanwil Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, diharapkan gerakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program Tebar Harapan Ramadhan, dengan harapan kegiatan ini dapat terus meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan umat di Kalimantan Barat. “Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah kita semua dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan ini,” tutupnya.
BERITA12/03/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Membersamai Kunjungan Menteri Kependudukan dalam Program Bangga Kencana BKKBN Kalbar
BAZNAS Kalbar Membersamai Kunjungan Menteri Kependudukan dalam Program Bangga Kencana BKKBN Kalbar
Pontianak - Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si turut membersamai kunjungan kerja Ir. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dalam rangka pelaksanaan Program Bangga Kencana yang diselenggarakan oleh **BKKBN Provinsi Kalimantan Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan program pembangunan keluarga di Kalimantan Barat melalui Program Bangga Kencana yang berfokus pada peningkatan kualitas keluarga, pengendalian penduduk, serta pembangunan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan simbolis bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat sehingga dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima. Penyerahan bantuan RLHB dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si bersama Ir. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, kepada masyarakat penerima manfaat. Kehadiran BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini diharapkan berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial dapat terus berkembang, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas serta mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya.
BERITA07/03/2026 | Helmi Anshari
Presiden Prabowo Terharu dan Berurai Air Mata di Istana Saat Menghargai Kontribusi BAZNAS untuk Palestina
Presiden Prabowo Terharu dan Berurai Air Mata di Istana Saat Menghargai Kontribusi BAZNAS untuk Palestina
Presiden RI, Prabowo Subianto, terharu saat mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu rakyat Palestina. Dalam silaturahmi dengan 121 kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka Jakarta, Presiden mengakui kontribusi luar biasa BAZNAS dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina yang sedang krisis. Dia menegaskan dukungan penuh pemerintah untuk langkah kemanusiaan BAZNAS, termasuk fasilitasi distribusi bantuan dengan melibatkan alutsista TNI. Pertemuan ini juga memperkuat solidaritas kemanusiaan Indonesia terhadap Palestina, meneguhkan posisi Indonesia sebagai pembela nilai-nilai kemanusiaan internasional. Peran BAZNAS sebagai lembaga zakat pun semakin diapresiasi sebagai jembatan kebaikan antara dermawan di Indonesia dan mustahik di Palestina.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jelang Ramadhan, UPZ BAZNAS Kanwil Kemenag Kalbar Setorkan ZIS Rp182 Juta ke BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat
Jelang Ramadhan, UPZ BAZNAS Kanwil Kemenag Kalbar Setorkan ZIS Rp182 Juta ke BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat
Pontianak – Menjelang bulan suci Ramadhan, Unit Pengumpul Zakat BAZNAS Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp182.000.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat. Penyerahan dana ZIS tersebut diserahkan langsung oleh Dr. H. Muhajirin Yanis, M. Pd.I dan diterima oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Iswardani, SE.I. Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen UPZ Kanwil Kemenag Kalimantan Barat dalam mendukung pengelolaan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, sehingga dapat disalurkan secara terarah dan tepat sasaran kepada para mustahik. Dana ZIS yang dihimpun dari para pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan. Momentum menjelang Ramadhan ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud solidaritas serta kebersamaan dalam membantu sesama di Kalimantan Barat.
BERITA06/03/2026 | Helmi Anshari
TerasZAWA 2026 – Pembagian Takjil Ramadhan 1447 H
TerasZAWA 2026 – Pembagian Takjil Ramadhan 1447 H
Dalam rangka rangkaian kegiatan TerasZAWA (Tebar Manfaat, Ruang Literasi dan Sharing Zakat Wakaf) Ramadhan 1447 H / 2026 M, dilaksanakan kegiatan Pembagian Takjil Ramadhan pada 5 Maret 2026 yang bertempat di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan berbagai lembaga zakat dan mitra dalam menebarkan manfaat Ramadhan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat literasi zakat dan wakaf. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain: Pembimas Khonghucu Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar beserta pengurus Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Pimpinan berbagai LAZNAS dan lembaga zakat di Kalimantan Barat, di antaranya: Baitul Maal Munzalan, Rumah Zakat Kalbar, Lazismu Kalbar, BMH Kalbar, Dewan Dakwah Kalbar, Lazisnu Kalbar, Rumah Yatim Kalbar, Yakesma Kalbar, Sidogiri Kalbar, WIZ Kalbar, Dompet Ummat, Saudara Seiman, Al Mumtaz Berbagi Kota Pontianak, serta UPZ Ismuhu Yahya. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan semakin tumbuh, serta sinergi antar lembaga zakat terus terjaga untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Helmi Anshari
Gubernur Kalbar Ajak ASN dan Seluruh Elemen Masyarakat Menjadi Teladan Berzakat
Gubernur Kalbar Ajak ASN dan Seluruh Elemen Masyarakat Menjadi Teladan Berzakat
Pontianak – Gubernur Ria Norsan menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta berbagai elemen masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat. Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat secara terkoordinasi dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Barat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa zakat bukan hanya sekadar kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sarana untuk menebarkan keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, pelaku usaha, pimpinan perusahaan swasta, perguruan tinggi, sekolah, komunitas, hingga seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Menurutnya, dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat dilakukan secara lebih terarah, profesional, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik. Pada kesempatan tersebut, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat juga turut hadir mendampingi Gubernur dalam menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar menjadikan zakat sebagai budaya berbagi dan wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui gerakan zakat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sehingga dapat bersama-sama mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih sejahtera, mandiri, dan penuh keberkahan.
BERITA05/03/2026 | Helmi Anshari
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →