
Rapat Penguatan Kolaborasi dan Sinergitas Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah)
Hari/Tanggal: Rabu, (22/07/2026)
Tempat: Kantor BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Barat
Agenda: Penguatan Kolaborasi dan Sinergitas Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah)
1. Pembukaan
Rapat dibuka oleh Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Barat.
Penyampaian tujuan rapat sebagai tindak lanjut audiensi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terkait kolaborasi Program Desa Sakti.
2. Arahan Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalbar, Dra. Linda Purnama, M.Si
- Menyampaikan bahwa rapat merupakan tindak lanjut hasil audiensi bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat.
- Menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat.
- Program Desa Sakti difokuskan untuk penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
- Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diharapkan dapat mendukung pembiayaan program bagi anak-anak putus sekolah.
- Mendorong kelengkapan administrasi dan mekanisme pelaksanaan program.
- Merencanakan peluncuran Program Desa Sakti pada kegiatan GMD dengan melibatkan BAZNAS Provinsi Kalbar.
3. Paparan BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A
(Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, Umum dan Hukum)
- Menyampaikan komitmen BAZNAS untuk menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
- Memperkenalkan platform baznaskalbar.com beserta konsep UPZ Tematik, di mana manfaat zakat dikembalikan kepada lingkungan atau instansi terkait.
- Menjelaskan kerja sama BAZNAS dengan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dalam pemberdayaan perempuan rentan dan anak-anak pasca perceraian.
- Menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk berkolaborasi dengan PKBM melalui Nota Kesepahaman (MoU).
- BAZNAS akan berperan dalam proses verifikasi calon penerima manfaat.
Mengoptimalkan peran BAZNAS kabupaten/kota dalam mendukung penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
- Mengharapkan keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan sosialisasi maupun forum koordinasi bersama para pemangku kepentingan.
4. Masukan Dewan Pendidikan
- Mengusulkan pemetaan (mapping) berdasarkan karakteristik Anak Tidak Sekolah.
Pengelompokan dilakukan berdasarkan:
a. Anak rentan ekonomi.
b. Anak dengan rendahnya motivasi belajar.
c. Anak yang memerlukan edukasi dan advokasi.
d. Menentukan skala prioritas penerima intervensi.
e. Mendorong fokus penanganan pada lima kabupaten dengan capaian IPM rendah, yaitu:
Kayong Utara, Sekadau, Kapuas Hulu, Melawi, Landak.
- Mendorong penyebarluasan data kepada pemerintah daerah agar menjadi dasar kebijakan.
5. Masukan Perwakilan PKBM Kalbar
- Mengusulkan surat edaran untuk sinkronisasi data lintas instansi.
- Mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam mengajak masyarakat melanjutkan pendidikan.
- Mengusulkan penyelarasan data BAZNAS dengan data PKBM.
- Mendorong kerja sama dengan Disdukcapil dalam pemutakhiran data kependudukan.
- Mengusulkan dukungan BAZNAS terhadap pembiayaan pendidikan kelompok rentan, termasuk warga binaan perempuan.
- PKBM akan memberikan rekomendasi kepada BAZNAS kabupaten/kota untuk mendukung implementasi program.
6. Masukan Perwakilan Pemerintah Desa
- Menyampaikan perlunya tindak lanjut terhadap surat edaran yang telah disampaikan.
- Data dasar telah tersedia dan memerlukan proses sinkronisasi.
- Penilaian mustahik oleh BAZNAS dapat menjadi salah satu referensi dalam penentuan sasaran program.
7. Masukan Perwakilan Biro Pemerintahan Provinsi Kalbar
- Mendorong penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama.
- Nota Kesepahaman dilengkapi dengan rencana kerja yang jelas.
- Mengusulkan penyusunan template kerja sama oleh BAPPERIDA.
-Penyusunan dokumen melibatkan BAPPERIDA, Biro Pemerintahan, Inspektorat, BPKSDM, serta perangkat daerah terkait.
- Nota Kesepahaman diharapkan mempermudah pelaksanaan kolaborasi lintas sektor.
8. Rencana Tindak Lanjut
- Penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan mitra terkait.
- Sinkronisasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) lintas instansi.
- Penyusunan mekanisme kolaborasi Program Desa Sakti.
- Pelibatan BAZNAS dalam sosialisasi dan forum koordinasi stakeholder.
- Optimalisasi UPZ Tematik sebagai salah satu sumber dukungan pembiayaan program.
- Persiapan peluncuran Program Desa Sakti pada kegiatan GMD.
Hasil Rapat
- Terbangunnya komitmen bersama dalam mendukung Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah).
- Disepakati penguatan kolaborasi antara BAPPERIDA, BAZNAS, PKBM, Dewan Pendidikan, Pemerintah Desa, dan perangkat daerah terkait.
- BAZNAS Provinsi Kalbar siap mendukung program melalui optimalisasi ZIS, UPZ Tematik, verifikasi penerima manfaat, serta kolaborasi lintas sektor.
- Seluruh pihak berkomitmen menyusun langkah konkret agar Program Desa Sakti dapat berjalan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.
23-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar ke Bank Syariah Nasional (BSN) KC Pontianak Agenda
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dengan Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Pontianak.
Waktu : Selasa, (14/07/2026).
Tempat : Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Pontianak
Pembahasan
1. Kepala BSN KC Pontianak, Bapak Imron
- Menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran BAZNAS Provinsi Kalbar.
- Memperkenalkan jajaran pengurus BSN KC Pontianak.
- Menyampaikan perlunya BAZNAS Provinsi Kalbar menyusun proposal dan katalog program sebagai bahan pengajuan kepada kantor pusat BSN.
- Mengusulkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BSN agar penghimpunan zakat dapat dikelola dan dimanfaatkan di daerah masing-masing.
- Proposal program dari BAZNAS akan diteruskan kepada kantor pusat sebagai dasar penyaluran dana zakat di Provinsi Kalimantan Barat.
- Akan mengajukan kajian kepada kantor pusat terkait kemungkinan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) antara BSN dan BAZNAS Provinsi Kalbar.
- Akan menindaklanjuti peluang kerja sama dengan pihak developer agar dapat menyalurkan zakat sebesar 2,5% atau sesuai ketentuan yang disepakati.
- Mengusulkan agar katalog program tematik dimasukkan dalam proposal yang diajukan ke kantor pusat.
- Menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program BAZNAS Provinsi Kalbar.
- Menyatakan kesiapan BSN untuk berkolaborasi serta meminta agar katalog program segera disampaikan untuk proses koordinasi lebih lanjut dengan kantor pusat.
2. Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si.
- Menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan dan kesempatan audiensi.
- Memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar.
- Menjelaskan bahwa tujuan audiensi adalah mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dalam pelaksanaan program-program BAZNAS.
- Menyampaikan bahwa seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar telah mengikuti dan lulus Sertifikasi Kompetensi Pimpinan BAZNAS Daerah.
- Memaparkan beberapa program unggulan BAZNAS Provinsi Kalbar, di antaranya Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).
- Menjelaskan bahwa selain zakat, masyarakat dan mitra juga dapat berpartisipasi melalui infak muqayyad untuk mendukung program-program tertentu.
- Pimpinan Bagian Administrasi, SDM, Umum dan Hukum, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A.
- Menjelaskan kerja sama (MoU) yang telah dilaksanakan BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak.
- Menyampaikan bahwa manfaat penghimpunan dana melalui UPZ akan dikembalikan kepada lingkungan UPZ dalam bentuk program-program pemberdayaan.
- Menyampaikan harapan agar dana zakat dari berbagai proyek dan tender di Kalimantan Barat dapat tetap disalurkan melalui BAZNAS Kalbar sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat Kalimantan Barat.
- Menegaskan bahwa BAZNAS hadir untuk membangun kolaborasi, bukan sekadar menghimpun dana (collaboration, not collection).
- Mengusulkan pembentukan Program UPZ Tematik BSN sesuai kebutuhan dan kesepakatan kedua belah pihak.
- Menjelaskan skema kontribusi zakat sebesar 2,5% sesuai ketentuan syariat.
- Menyampaikan bahwa terdapat banyak potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama BSN.
- Menegaskan komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan indeks capaian dan program-program sosial mitra melalui kolaborasi.
3. Pimpinan Bidang Pengumpulan, Jaki Azmi, S.E.
- Menampilkan platform digital BAZNAS untuk pengelolaan Program Tematik UPZ.
- Menjelaskan mekanisme pembukaan rekening UPZ melalui pengajuan surat resmi dengan melampirkan Surat Keputusan (SK) pembentukan UPZ.
Hasil Audiensi
1. BSN KC Pontianak menyambut positif rencana kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Kalbar.
2. BAZNAS Provinsi Kalbar akan menyusun dan menyampaikan proposal beserta katalog program tematik kepada BSN KC Pontianak.
3. BSN KC Pontianak akan meneruskan proposal tersebut kepada kantor pusat untuk dikaji sebagai dasar kerja sama dan penyaluran program di Kalimantan Barat.
4. Kedua belah pihak sepakat menjajaki pembentukan UPZ BSN serta peluang penyusunan MoU sebagai dasar kerja sama ke depan.
5. BSN akan mengkaji peluang penghimpunan zakat dari developer dan mitra usaha sebagai bagian dari penguatan ekosistem zakat di Kalimantan Barat.
17-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dengan Kantor Pos Pontianak
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dengan Kantor Pos Pontianak
Waktu : Rabu, 6 Mei 2026
Pembahasan
1. Pimpinan Bagian Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar – Ali Rohman, S.Kom., M.B.A
Menyampaikan bahwa tujuan audiensi adalah mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi dengan Kantor Pos Pontianak.
BAZNAS hadir bukan hanya untuk menghimpun zakat, tetapi juga mengoptimalkan peran UPZ melalui berbagai program pemberdayaan.
Menjelaskan konsep optimalisasi UPZ agar menjadi "mata dan telinga" BAZNAS dalam mengidentifikasi permasalahan sosial di lingkungan masing-masing.
Memperkenalkan program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai pendamping UPZ dalam penguatan program, pelaporan, dan tata kelola.
Menawarkan peluang pembentukan layanan ZIS di lingkungan Kantor Pos.
2. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar – Jaki Azmi, S.E.
Menjelaskan struktur dan kewenangan BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat dari tingkat pusat hingga daerah.
Menyampaikan bahwa pengelolaan zakat didukung oleh LAZ dan UPZ dalam penghimpunan serta pendistribusian dana.
Menjelaskan peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menyampaikan bahwa dana zakat memiliki fleksibilitas dalam penyaluran, khususnya untuk kebutuhan mendesak, dan harus disalurkan paling lambat 30 hari sejak diterima.
Memaparkan program penguatan ekosistem zakat melalui optimalisasi UPZ, Generasi Zakat (Gen Z), dan Sahabat ZEMA.
3. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar – Iswardani, S.E.I
Menyampaikan potensi kolaborasi antara BAZNAS dan Kantor Pos dalam pemberdayaan mustahik.
Mengusulkan pemanfaatan aset maupun jaringan Kantor Pos sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Menawarkan konsep pengembangan sentra UMKM bagi mustahik melalui kerja sama kedua belah pihak.
Menyampaikan harapan agar sinergi tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga pemberdayaan ekonomi.
4. Kepala Kantor Pos Pontianak – Kokoh Handoko
Menyambut baik rencana kolaborasi bersama BAZNAS Provinsi Kalbar.
Menjelaskan bahwa Kantor Pos telah bekerja sama dengan BAZNAS RI melalui platform PosPay.
Menyampaikan bahwa Kantor Pos secara rutin melaksanakan program Jumat Berkah melalui aplikasi PosPay.
Menginformasikan bahwa Kantor Pos memiliki 32 Kantor Cabang Pembantu serta jaringan agen pos yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program BAZNAS.
Membuka peluang integrasi pembayaran zakat melalui QRIS di seluruh outlet Kantor Pos.
Menyatakan kesiapan mendukung publikasi program-program BAZNAS, termasuk penyediaan media promosi seperti spanduk program kurban.
Hasil Pertemuan
Terjalin komitmen awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Kantor Pos Pontianak.
Dibuka peluang kerja sama dalam layanan pembayaran ZIS melalui QRIS dan jaringan Kantor Pos.
Akan dilakukan pembahasan lanjutan mengenai pembentukan layanan ZIS di lingkungan Kantor Pos.
Kedua pihak sepakat menjajaki kolaborasi dalam program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pemanfaatan aset dan jaringan Kantor Pos.
Kolaborasi diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan zakat, meningkatkan literasi ZIS, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Barat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan BAZNAS Kota Pontianak
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan BAZNAS Kota Pontianak
Jumat, 1 Mei 2026
1. Audiensi dan silaturahmi dengan BAZNAS Kota Pontianak dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
2. Pembahasan penguatan koordinasi antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan BAZNAS Kota Pontianak dalam mendukung program pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.
3. Evaluasi dan penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan masjid, instansi pemerintah, dan berbagai lembaga sebagai ujung tombak penghimpunan zakat.
4. Diskusi mengenai pengembangan dan sinkronisasi program strategis, seperti bantuan pendidikan, bedah rumah, program ASN Berzakat, sedekah Jumat, penguatan UPZ, dan program kurban.
5. Pembahasan strategi peningkatan penghimpunan zakat melalui penguatan literasi zakat, perluasan jaringan UPZ, dan peningkatan partisipasi masyarakat.
6. Sosialisasi Program Generasi Zakat (Gen Z) dan Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai upaya membangun kesadaran zakat di kalangan generasi muda.
7. Pembahasan peluang kolaborasi dalam program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD) dan program pemberdayaan UMKM.
8. Koordinasi pengelolaan data penghimpunan dan pendistribusian zakat, termasuk penguatan sistem pendataan mustahik serta sinergi dalam penanganan kebencanaan dan permasalahan sosial.
9. Diskusi mengenai pembentukan klaster binaan mustahik untuk meningkatkan efektivitas program pendayagunaan zakat secara berkelanjutan.
10. Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan BAZNAS Kota Pontianak dalam membangun tata kelola zakat yang profesional, kolaboratif, dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat
Jumat, 1 Mei 2026
1. Audiensi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi program pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat.
2. Silaturahmi serta pembahasan penguatan kerja sama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Dinas Koperasi dan UKM dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3. Sosialisasi peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel.
4. Pembahasan optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM sebagai bagian dari penguatan penghimpunan zakat.
5. Pemaparan strategi pengembangan UPZ Tematik sebagai model kolaborasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing instansi.
6. Diskusi mengenai potensi zakat di Kalimantan Barat serta strategi peningkatan penghimpunan zakat untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat.
7. Pembahasan peluang sinergi dalam pengembangan UMKM melalui program pemberian modal usaha, pelatihan, pendampingan usaha, dan penguatan kemandirian ekonomi mustahik.
8. Koordinasi mengenai peningkatan literasi zakat dan sosialisasi kepada ASN serta masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
9. Diskusi mengenai penguatan tata kelola, pelaporan, serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang berkelanjutan.
10. Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung optimalisasi UPZ, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang kolaboratif dan berdampak.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan MUI Provinsi Kalimantan Barat
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan MUI Provinsi Kalimantan Barat
Kamis, 30 April 2026
Audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program zakat, pemberdayaan umat, dan pengembangan ekonomi syariah.
Silaturahmi dan pembahasan kerja sama strategis antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan MUI Provinsi Kalbar dalam mendukung program kemaslahatan umat.
Pembahasan optimalisasi pengumpulan zakat melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat.
Sosialisasi potensi zakat di Kalimantan Barat serta strategi peningkatan penghimpunan zakat melalui berbagai program inovatif BAZNAS.
Pemaparan Program Generasi Zakat (Gen Z) dan Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai upaya membangun budaya sadar zakat di kalangan generasi muda.
Diskusi mengenai pengembangan program pemberdayaan ekonomi umat melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD) dan berbagai program produktif lainnya.
Pembahasan peluang kolaborasi dalam mendukung percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM melalui pendampingan, edukasi, dan dukungan pembiayaan.
Koordinasi terkait penguatan literasi zakat, ekonomi syariah, serta penyusunan regulasi yang mendukung optimalisasi pengelolaan zakat dan sertifikasi halal.
Diskusi mengenai sinergi dengan LPPOM MUI dalam mendukung program sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku UMKM di Kalimantan Barat.
Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan MUI Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan ekosistem halal di Kalimantan Barat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan TVRI Kalimantan Barat
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan TVRI Kalimantan Barat Senin, 27 April 2026
Audiensi dengan TVRI Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi penyebarluasan literasi zakat kepada masyarakat.
Pembahasan rencana kerja sama publikasi program-program BAZNAS melalui media penyiaran TVRI Kalbar.Sosialisasi peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dalam menghimpun dan mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional dan tepat sasaran.
Pemaparan program optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), termasuk pembaruan kepengurusan UPZ di lingkungan TVRI Kalbar.
Penyampaian program Generasi Zakat (Gen Z/ZEMA) sebagai upaya meningkatkan literasi zakat, literasi keuangan, dan kemampuan komunikasi bagi pelajar serta mahasiswa.
Diskusi mengenai pengembangan konten edukasi zakat dan pemberdayaan masyarakat melalui media televisi dan platform digital TVRI.
Pembahasan strategi peningkatan literasi zakat untuk menjangkau masyarakat hingga wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Koordinasi mengenai mekanisme publikasi kegiatan BAZNAS melalui TVRI Kalbar sesuai prosedur dan pengajuan resmi.Penyampaian dukungan TVRI Kalbar terhadap kerja sama produksi, publikasi, serta penyebarluasan informasi program-program BAZNAS.
Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan TVRI Kalbar dalam membangun kolaborasi berkelanjutan guna meningkatkan literasi zakat dan memperluas manfaat program kepada masyarakat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP)
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) Rabu, 29 April 2026
Audiensi dengan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) dalam rangka mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perguruan tinggi.
Pembahasan penguatan peran UPZ sebagai bagian dari wilayah kerja BAZNAS Provinsi Kalbar dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Sosialisasi peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dalam penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Koordinasi mengenai pembentukan dan pembaruan kepengurusan UPZ POLNEP guna meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di lingkungan kampus.
Diskusi mengenai pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pelatihan keterampilan (life skill) bagi masyarakat dan mahasiswa.
Pembahasan peluang kolaborasi dalam pemberian beasiswa, pengembangan mahasiswa tahfizh, dan program pemberdayaan berbasis pendidikan.
Pemaparan potensi zakat di Kalimantan Barat serta strategi optimalisasi penghimpunan melalui pembentukan UPZ tematik di lingkungan perguruan tinggi.
Sosialisasi Program Generasi Zakat (Gen Z) dan Sahabat ZEMA sebagai upaya meningkatkan literasi zakat, kepemimpinan, dan partisipasi generasi muda dalam pengelolaan zakat.
Evaluasi dan diskusi mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan POLNEP, termasuk penguatan sistem pelaporan dan akuntabilitas UPZ.
Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Politeknik Negeri Pontianak dalam mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, optimalisasi UPZ, literasi zakat, dan pemberdayaan masyarakat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalbar
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalbar Selasa, 28 April 2026
Audiensi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalbar dalam rangka memperkuat sinergi, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta peningkatan literasi zakat di lingkungan instansi pemerintah.
Silaturahmi dan pembahasan pengembangan program kolaboratif antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
Penyampaian peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dalam mendukung program pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Pemaparan potensi zakat di Kalimantan Barat serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian ZIS untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Sosialisasi pengembangan platform digital fundraising berbasis program tematik sebagai sarana kolaborasi bersama UPZ dan masyarakat.
Pengenalan Program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik) sebagai upaya membangun literasi zakat dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Pembahasan strategi optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) agar tidak hanya berfungsi sebagai penghimpun dana, tetapi juga sebagai pelaksana program yang berdampak di lingkungan instansi.
Diskusi mengenai peluang kerja sama dengan perusahaan dan mitra penyedia barang/jasa dalam mendukung pengelolaan zakat melalui UPZ.
Koordinasi terkait peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta sosialisasi zakat kepada ASN dan perusahaan yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalbar dalam mengembangkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, kolaboratif, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak
Isi Agenda Pimpinan
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar dengan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak Senin, 27 April 2026
Audiensi dengan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak dalam rangka memperkuat sinergi dan membahas rencana kerja sama strategis melalui Nota Kesepahaman (MoU).
Pembahasan kolaborasi penanganan dampak sosial akibat perceraian, khususnya terhadap perempuan dan anak yang berpotensi menjadi mustahik baru.
Penyampaian program BAZNAS dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial bagi keluarga terdampak perceraian.
Diskusi mengenai data dan kondisi perceraian di Kalimantan Barat sebagai dasar penyusunan program kolaboratif yang tepat sasaran.
Pembahasan rencana penyaluran bantuan berupa santunan zakat, bantuan modal usaha, dukungan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar bagi keluarga terdampak perceraian.
Koordinasi terkait optimalisasi penyaluran zakat profesi di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama melalui BAZNAS untuk mendukung program kemaslahatan.
Sosialisasi peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dalam pengelolaan zakat serta pemanfaatan data berbasis desil untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran.
Pembahasan optimalisasi dan pembaruan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama agar lebih aktif dalam mendukung program-program sosial.
Diskusi mengenai pentingnya pendekatan terpadu dalam penanganan dampak perceraian, meliputi aspek ekonomi, pendidikan, psikologis, serta pemberdayaan keluarga.
Penguatan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dalam mewujudkan kolaborasi yang berkelanjutan melalui MoU sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.
13-07-2026 | Helmi Anshari

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →