WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Singkawang Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Nyarumkop

Singkawang – BAZNAS Kota Singkawang menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan santunan kepada Ibu Surija, korban musibah kebakaran rumah di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Rabu (1/7/2026).

Ketua BAZNAS Kota Singkawang, Mahmudi, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok serta santunan sebesar Rp5 juta yang diperuntukkan sebagai bantuan pembangunan kembali rumah korban yang hangus terbakar.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Surija sekaligus menjadi awal untuk membangun kembali tempat tinggal yang layak," ujarnya.

Mahmudi berharap proses pembangunan rumah dapat dilakukan melalui semangat gotong royong dengan melibatkan masyarakat sekitar serta dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah kecamatan, kelurahan, ketua RT, dan para dermawan.

Menurutnya, rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter tersebut mengalami kerusakan berat akibat kebakaran dan hanya menyisakan bagian dinding serta lantai.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Singkawang, Malik Mohammad Said, menyampaikan bahwa musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi Ibu Surija yang kini kehilangan tempat tinggal.

Ia menegaskan bahwa pembangunan kembali rumah korban merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Dalam prosesnya, BAZNAS Kota Singkawang tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, serta para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS," katanya.

Melalui semangat kepedulian dan gotong royong, BAZNAS Kota Singkawang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama yang sedang membutuhkan. Diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya membantu membangun kembali rumah yang layak, tetapi juga menguatkan semangat dan harapan bagi korban untuk bangkit dari musibah.

02/07/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
Kolaborasi UPZ Jawai Selatan dan Puskesmas Matang Suri Sukseskan Sunatan Massal

Sambas – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Jawai Selatan bekerja sama dengan Puskesmas Matang Suri menyelenggarakan kegiatan Sunatan Massal yang dilaksanakan pada Sabtu (20/06/2026) di Puskesmas Matang Suri.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 31 anak yang merupakan perwakilan dari sekolah dasar di sembilan desa yang berada di wilayah Kecamatan Jawai Selatan. Pelaksanaan sunatan massal didukung oleh 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas Matang Suri serta enam pengurus UPZ Kecamatan Jawai Selatan.

Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima bantuan berupa uang saku, kain sarung, dan kopiah sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan.

Program ini merupakan wujud kepedulian UPZ Kecamatan Jawai Selatan dalam memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui pelaksanaan salah satu syariat Islam yang memiliki manfaat bagi kesehatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Semoga seluruh anak yang mengikuti sunatan massal senantiasa diberikan kesehatan, tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berakhlak mulia, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

01/07/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Sambut Mahasiswa KKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menerima lima mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (Untan) untuk melaksanakan program pengabdian di lingkungan BAZNAS Provinsi Kalbar. Selasa (30/06/2026).

Kegiatan KKM tersebut akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2026. Selama pelaksanaan KKM, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), administrasi kelembagaan, pengelolaan program, serta berbagai aktivitas yang dijalankan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat.

Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Kalbar berharap dapat memberikan ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai peran zakat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Selain menjadi wadah pembelajaran, kehadiran mahasiswa KKM juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai ide dan inovasi yang mendukung penguatan program serta pelayanan BAZNAS kepada masyarakat.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang peduli terhadap pengelolaan zakat, filantropi Islam, dan pemberdayaan masyarakat.

30/06/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
Ekspose MTQ XXXIV Kalbar Digelar, BAZNAS Provinsi Kalbar Turut Hadir

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menghadiri kegiatan Ekspose Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat sekaligus ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ sebagai sarana syiar Islam dan pembinaan generasi Qur'ani.

Selanjutnya, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, S.Sos., M.Si., memaparkan kesiapan Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, baik dari sisi infrastruktur, akomodasi, maupun dukungan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Barat diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Barat, H. Medya Yanuar Abdullah, S.Sos., M.Si., yang secara resmi meluncurkan logo dan maskot MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian persiapan penyelenggaraan MTQ yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kayong Utara.

Kehadiran BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung syiar Islam serta pembangunan umat di Kalimantan Barat.

30/06/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
Sinergi BAZNAS Sanggau dan Kemenag Perkuat Program Berbagi di Bulan Muharram

Sanggau – BAZNAS Kabupaten Sanggau terus memperkuat sinergi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan yang dilaksanakan sepanjang bulan Muharram 1448 Hijriah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, S.E., menyampaikan bahwa BAZNAS bersama Kementerian Agama Kabupaten Sanggau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag telah menyalurkan beasiswa kepada para siswa di Kecamatan Tayan Hilir sebagai bagian dari rangkaian program BAZNAS Berbagi.

Beasiswa tersebut diserahkan pada Sabtu (20/6/2026) kepada **14 siswa MTsN 3 Tayan Hilir serta siswa MI Swasta Al Hikmah Tayan Hilir. Program ini merupakan agenda rutin hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Sanggau bersama UPZ Kementerian Agama Kabupaten Sanggau dalam memanfaatkan dana zakat untuk mendukung dunia pendidikan.

Hamka menjelaskan, program serupa akan terus dilanjutkan selama bulan Muharram dengan menyasar madrasah lainnya, mulai dari jenjang MI, MTs hingga MA di Kabupaten Sanggau. Selain itu, pada awal tahun ajaran baru, BAZNAS Kabupaten Sanggau juga berencana menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa MAN Sanggau.

Selain bidang pendidikan, BAZNAS Kabupaten Sanggau juga akan melaksanakan Sunatan Massal di UPZ Masjid At-Taqwa Kecamatan Sekayam yang akan diikuti sebanyak 60 anak dari keluarga fakir dan miskin. Menariknya, kegiatan tersebut juga diikuti oleh tujuh anak non-Muslim, di mana biaya pelaksanaan khitan mereka didukung oleh para donatur non-Muslim.

Menurut Hamka, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata kebersamaan lintas agama dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara BAZNAS Kabupaten Sanggau, UPZ At-Taqwa Kecamatan Sekayam, serta para donatur, baik Muslim maupun non-Muslim. Semua memiliki kepedulian yang sama terhadap kesehatan anak-anak," ujarnya.

Tidak hanya itu, BAZNAS Kabupaten Sanggau juga akan meresmikan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2 Juli 2026 untuk penerima manfaat atas nama Sopiandi di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan. Program tersebut merupakan RTLH ketiga yang berhasil diwujudkan BAZNAS di Kecamatan Kembayan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, H. Madrais, S.Pd., S.Ag., Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Sanggau, Mustaan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Bawanta Ari Santosa, S.Pd.

Sementara dari BAZNAS Kabupaten Sanggau hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, S.E., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Abdurokhman, serta Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Diky Zulkarnain, SP.

Melalui berbagai program yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Sanggau terus berupaya menghadirkan manfaat nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan melalui kolaborasi bersama Kementerian Agama, UPZ, para donatur, serta berbagai elemen masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan umat.

29/06/2026 | Kontributor: Helmi Anshari

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Singkawang Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Nyarumkop
BAZNAS Kota Singkawang Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Nyarumkop
Singkawang – BAZNAS Kota Singkawang menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan santunan kepada Ibu Surija, korban musibah kebakaran rumah di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Rabu (1/7/2026). Ketua BAZNAS Kota Singkawang, Mahmudi, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok serta santunan sebesar Rp5 juta yang diperuntukkan sebagai bantuan pembangunan kembali rumah korban yang hangus terbakar. "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Surija sekaligus menjadi awal untuk membangun kembali tempat tinggal yang layak," ujarnya. Mahmudi berharap proses pembangunan rumah dapat dilakukan melalui semangat gotong royong dengan melibatkan masyarakat sekitar serta dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah kecamatan, kelurahan, ketua RT, dan para dermawan. Menurutnya, rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter tersebut mengalami kerusakan berat akibat kebakaran dan hanya menyisakan bagian dinding serta lantai. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Singkawang, Malik Mohammad Said, menyampaikan bahwa musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi Ibu Surija yang kini kehilangan tempat tinggal. Ia menegaskan bahwa pembangunan kembali rumah korban merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. "Dalam prosesnya, BAZNAS Kota Singkawang tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, serta para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS," katanya. Melalui semangat kepedulian dan gotong royong, BAZNAS Kota Singkawang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama yang sedang membutuhkan. Diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya membantu membangun kembali rumah yang layak, tetapi juga menguatkan semangat dan harapan bagi korban untuk bangkit dari musibah.
BERITA02/07/2026 | Helmi Anshari
Kolaborasi UPZ Jawai Selatan dan Puskesmas Matang Suri Sukseskan Sunatan Massal
Kolaborasi UPZ Jawai Selatan dan Puskesmas Matang Suri Sukseskan Sunatan Massal
Sambas – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Jawai Selatan bekerja sama dengan Puskesmas Matang Suri menyelenggarakan kegiatan Sunatan Massal yang dilaksanakan pada Sabtu (20/06/2026) di Puskesmas Matang Suri. Kegiatan tersebut diikuti oleh 31 anak yang merupakan perwakilan dari sekolah dasar di sembilan desa yang berada di wilayah Kecamatan Jawai Selatan. Pelaksanaan sunatan massal didukung oleh 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas Matang Suri serta enam pengurus UPZ Kecamatan Jawai Selatan. Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima bantuan berupa uang saku, kain sarung, dan kopiah sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan. Program ini merupakan wujud kepedulian UPZ Kecamatan Jawai Selatan dalam memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui pelaksanaan salah satu syariat Islam yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga seluruh anak yang mengikuti sunatan massal senantiasa diberikan kesehatan, tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berakhlak mulia, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
BERITA01/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Sambut Mahasiswa KKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan
BAZNAS Kalbar Sambut Mahasiswa KKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menerima lima mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (Untan) untuk melaksanakan program pengabdian di lingkungan BAZNAS Provinsi Kalbar. Selasa (30/06/2026). Kegiatan KKM tersebut akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2026. Selama pelaksanaan KKM, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), administrasi kelembagaan, pengelolaan program, serta berbagai aktivitas yang dijalankan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Kalbar berharap dapat memberikan ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai peran zakat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Selain menjadi wadah pembelajaran, kehadiran mahasiswa KKM juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai ide dan inovasi yang mendukung penguatan program serta pelayanan BAZNAS kepada masyarakat. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang peduli terhadap pengelolaan zakat, filantropi Islam, dan pemberdayaan masyarakat.
BERITA30/06/2026 | Helmi Anshari
Ekspose MTQ XXXIV Kalbar Digelar, BAZNAS Provinsi Kalbar Turut Hadir
Ekspose MTQ XXXIV Kalbar Digelar, BAZNAS Provinsi Kalbar Turut Hadir
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menghadiri kegiatan Ekspose Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat sekaligus ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ sebagai sarana syiar Islam dan pembinaan generasi Qur'ani. Selanjutnya, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, S.Sos., M.Si., memaparkan kesiapan Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, baik dari sisi infrastruktur, akomodasi, maupun dukungan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Barat diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Barat, H. Medya Yanuar Abdullah, S.Sos., M.Si., yang secara resmi meluncurkan logo dan maskot MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian persiapan penyelenggaraan MTQ yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kayong Utara. Kehadiran BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung syiar Islam serta pembangunan umat di Kalimantan Barat.
BERITA30/06/2026 | Helmi Anshari
Sinergi BAZNAS Sanggau dan Kemenag Perkuat Program Berbagi di Bulan Muharram
Sinergi BAZNAS Sanggau dan Kemenag Perkuat Program Berbagi di Bulan Muharram
Sanggau – BAZNAS Kabupaten Sanggau terus memperkuat sinergi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan yang dilaksanakan sepanjang bulan Muharram 1448 Hijriah. Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, S.E., menyampaikan bahwa BAZNAS bersama Kementerian Agama Kabupaten Sanggau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag telah menyalurkan beasiswa kepada para siswa di Kecamatan Tayan Hilir sebagai bagian dari rangkaian program BAZNAS Berbagi. Beasiswa tersebut diserahkan pada Sabtu (20/6/2026) kepada **14 siswa MTsN 3 Tayan Hilir serta siswa MI Swasta Al Hikmah Tayan Hilir. Program ini merupakan agenda rutin hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Sanggau bersama UPZ Kementerian Agama Kabupaten Sanggau dalam memanfaatkan dana zakat untuk mendukung dunia pendidikan. Hamka menjelaskan, program serupa akan terus dilanjutkan selama bulan Muharram dengan menyasar madrasah lainnya, mulai dari jenjang MI, MTs hingga MA di Kabupaten Sanggau. Selain itu, pada awal tahun ajaran baru, BAZNAS Kabupaten Sanggau juga berencana menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa MAN Sanggau. Selain bidang pendidikan, BAZNAS Kabupaten Sanggau juga akan melaksanakan Sunatan Massal di UPZ Masjid At-Taqwa Kecamatan Sekayam yang akan diikuti sebanyak 60 anak dari keluarga fakir dan miskin. Menariknya, kegiatan tersebut juga diikuti oleh tujuh anak non-Muslim, di mana biaya pelaksanaan khitan mereka didukung oleh para donatur non-Muslim. Menurut Hamka, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata kebersamaan lintas agama dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat. "Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara BAZNAS Kabupaten Sanggau, UPZ At-Taqwa Kecamatan Sekayam, serta para donatur, baik Muslim maupun non-Muslim. Semua memiliki kepedulian yang sama terhadap kesehatan anak-anak," ujarnya. Tidak hanya itu, BAZNAS Kabupaten Sanggau juga akan meresmikan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2 Juli 2026 untuk penerima manfaat atas nama Sopiandi di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan. Program tersebut merupakan RTLH ketiga yang berhasil diwujudkan BAZNAS di Kecamatan Kembayan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, H. Madrais, S.Pd., S.Ag., Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Sanggau, Mustaan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Bawanta Ari Santosa, S.Pd. Sementara dari BAZNAS Kabupaten Sanggau hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, S.E., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Abdurokhman, serta Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Diky Zulkarnain, SP. Melalui berbagai program yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Sanggau terus berupaya menghadirkan manfaat nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan melalui kolaborasi bersama Kementerian Agama, UPZ, para donatur, serta berbagai elemen masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA29/06/2026 | Helmi Anshari
150 Paket Santunan Disalurkan pada Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H di Landak
150 Paket Santunan Disalurkan pada Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H di Landak
Landak – BAZNAS Kabupaten Landak berkolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Landak, serta sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah dalam rangkaian Peaceful Muharam 1448 H. Mengusung tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri" dengan semangat "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat", kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadirkan kebahagiaan dan perhatian kepada anak yatim serta penyandang disabilitas di Kabupaten Landak. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 150 paket santunan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. Dari jumlah tersebut, 38 paket diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat yang hadir dalam acara. Selain penyaluran santunan, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan setoran zakat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Landak kepada BAZNAS Kabupaten Landak sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. Momentum tersebut turut diisi dengan penyerahan sertifikat halal kepada para pelaku usaha, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pengembangan ekonomi umat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semangat Muharam tidak hanya menjadi momentum mempererat ukhuwah, tetapi juga menguatkan kepedulian sosial, memperluas manfaat zakat, serta menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus berbagi dan menebarkan maslahat bagi sesama, khususnya kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.
BERITA26/06/2026 | Helmi Anshari
Kemenag Kalbar, BAZNAS Kalbar, dan 18 Lembaga Zakat Bersinergi dalam Lebaran Yatim 2026
Kemenag Kalbar, BAZNAS Kalbar, dan 18 Lembaga Zakat Bersinergi dalam Lebaran Yatim 2026
Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 di Aula Kanwil Kemenag Kalbar, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial kepada anak yatim dan penyandang disabilitas sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antar lembaga zakat di Kalimantan Barat. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan panitia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I. Dalam sambutannya, Muhajirin Yanis menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga zakat yang terus bersinergi bersama Kementerian Agama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian kita bersama. Mari jadikan momen Lebaran Yatim ini sebagai pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita kelola harus sampai tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan mockup jumlah bantuan paket Muharram 1448 Hijriah oleh Kakanwil Kemenag Kalbar, penampilan puisi oleh anak yatim, serta penyampaian kisah inspiratif dari penyandang disabilitas. Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan paket bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas oleh Kakanwil Kemenag Kalbar bersama Badan Koordinasi Sosial (BKS) dan seluruh lembaga pengelola zakat yang hadir. Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kemenag Kalbar, H. Rohadi, menyampaikan bahwa pihaknya mengundang 18 pimpinan lembaga zakat, LAZ, dan yayasan yang beroperasi di Kalimantan Barat untuk hadir sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dan filantropi Islam dapat memberikan manfaat yang lebih luas apabila dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi,” ungkapnya. Adapun lembaga yang turut diundang antara lain BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, LAZNAS Baitul Maal Munzalan, LAZNAS Rumah Zakat Kalbar, LAZNAS BMH Kalbar, LAZNAS Dewan Dakwah Kalbar, LAZNAS LAZISNU Kalbar, LAZ Rumah Yatim Kalbar, LAZ Sidogiri Kalbar, LAZ WIZ Kalbar, UPZ LAZISKU Kalbar, serta sejumlah lembaga lainnya. Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Kalbar, Luthfiah, S.Pd.I., M.Pd.I, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Lebaran Yatim, menyampaikan harapannya agar kegiatan kolaboratif seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut. Kami berharap kolaborasi melalui program-program seperti Tumpuk Tengah bersama UPZ dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak manfaat yang bisa dirasakan umat,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Kalbar berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi anak yatim serta penyandang disabilitas. Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi penguat semangat berbagi, kepedulian sosial, dan sinergi antar lembaga zakat dalam menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Barat.
BERITA25/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kota Singkawang Bersama Mitra Gelar Khitanan Massal 107 Anak
BAZNAS Kota Singkawang Bersama Mitra Gelar Khitanan Massal 107 Anak
Singkawang – BAZNAS Kota Singkawang bekerja sama dengan Polres Singkawang dan Kementerian Agama Kota Singkawang menggelar kegiatan khitanan massal bagi anak-anak di Kota Singkawang. Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat BAZNAS Kota Singkawang pada Minggu (21/6) ini diikuti oleh 107 anak yang berasal dari lima kecamatan di Kota Singkawang. Ketua BAZNAS Kota Singkawang, H. Mahmudi, menyampaikan bahwa dari 107 peserta yang mengikuti khitanan massal tersebut, salah satunya merupakan seorang muallaf. Menurutnya, momen khitan bagi muallaf menjadi bagian yang istimewa karena tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi bentuk penerimaan dan penguatan keimanan. “Ada sebanyak 107 anak yang mengikuti khitanan massal ini, dan satu di antaranya merupakan muallaf. Khitan untuk muallaf tentu menjadi momen istimewa. Selain sebagai bagian dari ibadah, ini juga merupakan bentuk penerimaan dan penguatan iman. Kami berupaya memberikan pendampingan agar anak dan keluarganya merasa nyaman selama proses berlangsung,” ujarnya. Mahmudi juga menyampaikan terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Singkawang. Menurutnya, dukungan para muzakki menjadi kekuatan penting bagi BAZNAS dalam menghadirkan berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Dengan semakin banyak muzakki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kota Singkawang, maka semakin banyak pula kegiatan sosial yang dapat kami laksanakan untuk membantu masyarakat,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan khitanan massal tersebut. Ia menyampaikan penghargaan kepada BAZNAS Kota Singkawang dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan program pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat. “Atas nama BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kota Singkawang serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan sunatan massal ini. Kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan zakat untuk membantu masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial,” tegas Hamzah. Hamzah menjelaskan bahwa program sunatan massal merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial dan kesehatan yang banyak dilakukan BAZNAS di berbagai daerah sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia menambahkan bahwa khitan bukan hanya bagian dari syariat Islam, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang besar bagi anak-anak. “Khitan atau sunat bukan hanya merupakan syariat dalam Islam, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar. Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan keluarga, agama, bangsa, dan negara,” ujarnya. Lebih lanjut, Hamzah menegaskan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat memiliki komitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzakki tidak hanya disalurkan dalam bentuk santunan konsumtif, tetapi juga diwujudkan melalui program kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Kepada para peserta khitanan massal, Hamzah juga berpesan agar setelah mengikuti khitan, anak-anak semakin rajin belajar, rajin shalat, hormat kepada orang tua, serta tumbuh menjadi anak yang saleh. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Kota Singkawang, untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS, agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu dan semakin luas manfaat yang dapat dihadirkan. Kegiata khitanan massal ini didukung oleh tenaga medis yang berpengalaman, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Kota Singkawang serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan pelayanan sosial dan kesehatan melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya.
BERITA23/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Bantu Biaya Pengobatan Anak yang Jalani Operasi Akibat Tertusuk Jarum
BAZNAS Bantu Biaya Pengobatan Anak yang Jalani Operasi Akibat Tertusuk Jarum
Pontianak – BAZNAS menyalurkan bantuan pengobatan kepada Ibu Oktarianti dan Bapak Bambang Irawan untuk membantu biaya perawatan putri mereka, Anggun Rawani Tanjung, yang harus menjalani operasi akibat telapak kakinya tertusuk jarum. Selasa (23/06/2026). Ibu Oktarianti bersama keluarga tinggal di rumah orang tuanya yang beralamat di Jalan Selat Panjang, Gang Wartawan. Rumah tersebut merupakan rumah keluarga tempat ia tinggal sejak kecil hingga menikah. Dalam kesehariannya, Bapak Bambang Irawan bekerja sebagai buruh bangunan di wilayah Karangan, Bengkayang. Sementara itu, Ibu Oktarianti tidak bekerja dan fokus merawat anak mereka yang sedang sakit. Musibah menimpa putri mereka, Anggun Rawani Tanjung, yang masih berusia 2 tahun. Anggun mengalami luka pada telapak kaki akibat tertusuk jarum hingga harus menjalani tindakan operasi pembedahan di Rumah Sakit Yarsi. Kondisinya saat ini masih dalam masa pemulihan dan berjalan dengan kondisi belum normal. Kondisi tersebut menjadi beban tersendiri bagi keluarga, terlebih mereka belum memiliki BPJS untuk membantu biaya pengobatan. Melihat situasi tersebut, BAZNAS memberikan bantuan uang pengobatan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban biaya perawatan Anggun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan pemulihan Anggun, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan di bidang kesehatan.
BERITA23/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar dan DPMD Perkuat Sinergi Pemberdayaan Desa
BAZNAS Kalbar dan DPMD Perkuat Sinergi Pemberdayaan Desa
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program pemberdayaan masyarakat desa, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta kolaborasi dalam mendukung berbagai program pembangunan desa. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat, Hendra Bachtiar, S.T., M.T., menyampaikan bahwa saat ini desa menghadapi sejumlah tantangan baru, salah satunya persoalan anak tidak sekolah. Selain itu, DPMD juga memiliki tanggung jawab menjaga 1.045 desa mandiri di Kalimantan Barat yang masih menghadapi berbagai persoalan, baik dari sisi ekonomi maupun tata kelola. Ia menjelaskan bahwa salah satu program yang sedang dijalankan adalah Gema Membangun Desa (GMD), yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas desa, termasuk mendorong UMKM desa agar mampu naik kelas. Dalam kesempatan itu, Hendra Bachtiar juga memaparkan peluang kolaborasi antara DPMD dan BAZNAS Provinsi Kalbar dalam program Gema Membangun Desa, khususnya di Desa Teluk Batang. Menurutnya, BAZNAS diharapkan dapat berperan sebagai mitra kolaborasi dalam membantu keluarga miskin dan rentan melalui program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan terukur. “BAZNAS kami harapkan hadir sebagai mitra kolaborasi, bukan sumber pembiayaan kegiatan seremonial GMD. Peran BAZNAS lebih kepada menilai mustahik, menetapkan program dan penerima, kemudian menyalurkan dana secara akuntabel,” ujarnya. Ia menjelaskan, terdapat tujuh sentuhan program BAZNAS yang dapat diintegrasikan dalam Gema Membangun Desa di Teluk Batang, yakni bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), akses air bersih untuk mustahik, penguatan usaha pesisir, dukungan agar anak tetap sekolah, penguatan kesehatan keluarga, pemulihan sosial-ekonomi yang lebih cepat, serta bantuan modal dan pendampingan usaha. Selain itu, BAZNAS juga diharapkan berperan dalam melakukan asesmen, verifikasi asnaf, penetapan program dan penerima, hingga mekanisme penyaluran bantuan agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh mustahik. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menyampaikan apresiasi atas paparan dan rencana kolaborasi yang telah disiapkan oleh DPMD Provinsi Kalbar. Ia juga memperkenalkan kepengurusan BAZNAS Provinsi Kalbar periode 2025–2030 beserta tugas masing-masing pimpinan. Dalam audiensi tersebut, Hamzah Tawil turut menjelaskan salah satu skema pengelolaan zakat melalui payroll ASN, di mana dana yang terkumpul akan dikembalikan manfaatnya kepada ASN golongan II ke bawah, salah satunya dalam bentuk bantuan pendidikan. Ia juga menyampaikan program Tumpuk Tengah sebagai salah satu model intervensi BAZNAS yang dirancang untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat secara lebih terarah dan kolaboratif, termasuk rencana turun langsung ke desa-desa yang menjadi lokasi program. Sementara itu, Pimpinan Bagian SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A, menegaskan bahwa audiensi yang dilakukan BAZNAS ke berbagai OPD dan instansi bertujuan untuk membangun kolaborasi, bukan semata-mata pengumpulan zakat. “Kami datang ke instansi dan OPD bukan hanya untuk collect, tetapi untuk collab. Kami yakin setiap UPZ memiliki mata dan telinga sendiri untuk melihat kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujarnya. Dalam pemaparannya, Ali Rohman juga menjelaskan sejumlah program unggulan BAZNAS Provinsi Kalbar, di antaranya Optimalisasi UPZ, Sahabat ZEMA, dan Tumpuk Tengah. Ia turut menyampaikan potensi zakat di Kalimantan Barat yang sangat besar dan pentingnya memastikan kebermanfaatan UPZ dapat dirasakan langsung di lingkungan UPZ tersebut. Selain itu, ia menjelaskan kerja sama BAZNAS dengan Pengadilan Tinggi Agama untuk membantu perempuan rentan pasca perceraian, serta pemanfaatan platform digital BAZNAS dalam mendukung pengumpulan zakat dan penguatan UPZ. Pimpinan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Kalbar, Luthfiah, M.Pd.I, menambahkan bahwa pada momentum MTQ mendatang, BAZNAS juga berencana turun ke desa-desa di Kabupaten Kayong Utara untuk menerapkan program Tumpuk Tengah sebagai bagian dari upaya membantu menyelesaikan persoalan masyarakat desa secara lebih komprehensif. Ia berharap, konsep program yang tengah disusun dapat semakin disempurnakan melalui sinergi dengan program-program yang telah dimiliki oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalbar.
BERITA22/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Sekadau Sosialisasi ZIS dan Bentuk UPZ di  Masjid Nurul Huda Tigur Jaya
BAZNAS Sekadau Sosialisasi ZIS dan Bentuk UPZ di Masjid Nurul Huda Tigur Jaya
Sekadau - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi tentang Zakal Infak dan Sedekag (ZIS) dan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Nurul Huda Desa Tigur Jaya Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (19/6/2026) siang. Hadir sebagai pembicara, Kepala Kantor Kementerian Agama Sekadau H. Damsir, Ketua Baznas Sekadau Rusmin Nuryadin beserta Wakil Ketua Kundori dan Abdul Manan. Ketua BAZNAS Kabupaten Sekadau, Rusmin Nuryadin menjelaskan pentingnya peran UPZ masjid sebagai ujung tombak dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. “UPZ masjid memiliki posisi strategis karena langsung bersentuhan dengan umat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para pengurus masjid terkait tata kelola zakat yang baik dan sesuai regulasi,” ujar Rusmin. Ia menambahkan, keberadaan UPZ masjid dapat mempercepat penyaluran zakat kepada mustahik yang membutuhkan di lingkungan sekitar, serta memperkuat sinergi antara masjid dan BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan. “Kami berharap setelah sosialisasi ini, semakin banyak masjid yang aktif membentuk UPZ dan bekerja sama dengan BAZNAS dalam menyejahterakan masyarakat,” tutupnya. Sementara itu, Kepala Kemenag Sekadau, H. Damsir mengatakan, zakat, infak, dan sedekah bukan hanya ibadah yang bernilai spiritual, tetapi juga instrumen sosial yang memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kesejahteraan umat. “Potensi zakat yang dimiliki masyarakat Kabupaten Sekadau sangat besar apabila dikelola secara baik dan terorganisir. Salahsatunya di Desa Tigur Jaya ini,” katanya. Dalam konteks tersebut, keberadaan UPZ di masjid memiliki posisi yang sangat penting. Masjid merupakan pusat kegiatan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, UPZ masjid dapat menjadi ujung tombak dalam mengedukasi, mengajak, dan memfasilitasi umat Islam untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang resmi dan terpercaya. “Saya berharap para pengurus UPZ dapat menjalankan tugasnya dengan penuh amanah, profesional, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam pengelolaan zakat. Semakin baik tata kelola yang diterapkan, maka semakin tinggi pula tingkat partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakatnya,” tegas Damsir. Kementerian Agama Kabupaten Sekadau mendukung penuh upaya penguatan peran UPZ masjid sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dan mendayagunakan dana zakat untuk kepentingan umat. “Sinergi yang baik antara Kementerian Agama, BAZNAS, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas,” papar dia. Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sekadau, Ahmad Urabi, Pj. Kepala Desa Tigur Jaya, Ari Suhana, Ketua Masjid Nurul Huda, Badri dan diikuti para pengurus UPZ dan tokoh agama setempat.
BERITA20/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar dan BAPPERIDA Perkuat Kolaborasi Program Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan
BAZNAS Provinsi Kalbar dan BAPPERIDA Perkuat Kolaborasi Program Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Jum'at (19/06/2026) Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Kalbar, Luthfiah, M.Pd.I, memperkenalkan kepengurusan baru BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat serta menjelaskan bahwa BAZNAS saat ini tengah melakukan roadshow ke berbagai instansi untuk mengoptimalkan peran UPZ. “Kami hadir dengan semangat yang berbeda. Hari ini BAZNAS tidak hanya hadir untuk collecting, tetapi untuk collabs bersama UPZ dan LAZ di Kalimantan Barat. Kami yakin ada banyak benang merah program yang dapat disinergikan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS sedang menggaungkan program UPZ Tematik sebagai salah satu strategi memperluas kebermanfaatan zakat di lingkungan masing-masing UPZ. Sementara itu, Pimpinan Bagian SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A, memaparkan sejumlah program unggulan BAZNAS seperti Optimalisasi UPZ, Sahabat ZEMA, dan Tumpuk Tengah. Menurutnya, UPZ merupakan garda terdepan BAZNAS dalam pengelolaan zakat. Selain itu, BAZNAS juga tengah mengembangkan Digital Kalbar Fundraising, menyiapkan jurnal kinerja BAZNAS, serta membangun portal data ekonomi syariah bersama Bank Indonesia untuk mendukung pengembangan wisata ramah muslim di Kalimantan Barat. “Kami juga siap dilibatkan dalam program-program BAPPERIDA. Kami ingin membangun pondasi yang kuat bersama pemerintah daerah agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” jelasnya. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E, menambahkan bahwa BAZNAS ingin memperluas pola fundraising di luar momentum Ramadan guna membangun kepercayaan masyarakat melalui sistem yang transparan dan dapat diakses publik. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS juga mengusulkan pembentukan UPZ Tematik BAPPERIDA yang fokus pada program Desa Bebas Anak Putus Sekolah, sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menegaskan bahwa optimalisasi UPZ harus memberikan manfaat langsung kepada mustahik di lingkungan masing-masing. Ia menjelaskan bahwa program payroll ASN yang dikelola BAZNAS dikembalikan dalam bentuk beasiswa bagi putra-putri ASN golongan II ke bawah. Selain itu, BAZNAS juga memiliki program BMD (BAZNAS Micro Development) untuk mendukung pemberdayaan UMKM. “Kami memerlukan dukungan pemerintah daerah untuk bersama-sama menyosialisasikan bahwa zakat harus dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat sekitar,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalbar, Dra. Linda Purnama, M.Si, menyambut baik berbagai program yang dipaparkan BAZNAS. Ia menyampaikan bahwa UPZ BAPPERIDA selama ini telah aktif dan akan segera dilakukan pembaruan kepengurusan. Menurutnya, program-program BAZNAS sangat relevan untuk mendukung keterbatasan APBD dalam menjangkau berbagai persoalan sosial di masyarakat. “Kami melihat banyak program yang dapat dikolaborasikan, mulai dari penanganan stunting, jamban sehat, hingga program Desa Sakti atau Desa Bebas Anak Tidak Sekolah. Saat ini terdapat sekitar 116 ribu anak di Kalimantan Barat yang masih menghadapi persoalan putus sekolah, dan kami sedang mencari solusi terkait kebutuhan mereka seperti pakaian dan sepatu,” ungkapnya. Linda juga menyatakan bahwa BAPPERIDA siap melibatkan BAZNAS dalam program Gema Membangun Desa yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kayong Utara serta mendukung publikasi program BAZNAS melalui berbagai kegiatan resmi pemerintah daerah. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan BAPPERIDA Provinsi Kalbar dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, pengurangan angka anak putus sekolah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.
BERITA19/06/2026 | Helmi Anshari
Program Bedah Rumah Baznas di Sekadau Diresmikan, Ibu Marsiti Menangis Terharu
Program Bedah Rumah Baznas di Sekadau Diresmikan, Ibu Marsiti Menangis Terharu
Sekadau – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sekadau secara resmi menyerahkan bantuan program dari pusat bedah rumah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Marsiti, warga Desa Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (19/6/2026). Penyerahan bantuan ditandai dengan pemotongan tumpeng, menyerahan kunci dan peninjauan langsung ke rumah Marsiti yang kini telah menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. Marsiti mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Sekadau, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan impiannya memiliki rumah yang layak huni. “Saya terharu tidak menyangka bisa dapat bantuan rumah baru. Saya selama ini tinggal sendiri disini,” tutur Marsiti, sambil mengahapus air matanya. Ketua BAZNAS Sekadau, Rusmin Nuryadin, mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dan para muzaki. "Melalui program ini, diharapkan beban masyarakat kurang mampu dapat diringankan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka melalui hunian yang lebih aman dan nyaman," ujarnya. Rusmin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut, terutama pemerintah Desa Tigur Jaya yang turut berperan aktif dalam proses pembangunan rumah penerima manfaat. Kepala Kantor Kemenag Sekadau, H. Damsir, menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjalankan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. "Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan banyak orang. Kepada para muzaki, mari terus berbagi dan menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk kepentingan sosial. Salah satunya melalui program bedah rumah ini," katanya. Mewakili Camat Sekadau Hilir, Sekcam Yustinus mengapresiasi BAZNAS dan Pemerintah Desa Tigur Jaya yang telah berkolaborasi menghadirkan program tersebut. Menurutnya, bantuan bedah rumah menjadi salah satu upaya mendukung pembangunan desa menuju lingkungan yang sehat dan sejahtera. "Ini merupakan desa baru. Kami berterima kasih karena meskipun program pemerintah belum maksimal menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat, BAZNAS sudah hadir melalui program bedah rumah ini," ujarnya. Penjabat Kepala Desa Tigur Jaya, Ari Suhanda, mengungkapkan bahwa BAZNAS Sekadau telah menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk program bedah rumah tersebut. Ia menjelaskan pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong oleh perangkat desa dan masyarakat setempat. "Kami bersama perangkat desa dan masyarakat bergotong royong mengerjakan rumah milik Ibu Marsiti yang sebelumnya sudah tidak layak huni. Alhamdulillah, sekarang rumah tersebut sudah berdiri dengan baik berkat bantuan program bedah rumah BAZNAS," katanya. Ari berharap rumah yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh penerima manfaat. Ia juga mengakui proses pembangunan sempat menghadapi kendala, terutama dalam mencari tenaga tukang, namun dapat diatasi berkat semangat gotong royong warga. "Meski ada sedikit kendala dalam mencari tukang, pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target berkat kebersamaan masyarakat," tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sekadau, Ahmad Urabi, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang telah mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menjelaskan, program rehabilitasi RTLH di Kabupaten Sekadau dilaksanakan secara sinergis antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Namun pada tahun 2026, jumlah bantuan yang tersedia mengalami keterbatasan akibat efisiensi anggaran. "Tahun ini karena adanya efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Sekadau hanya memiliki dua unit program RTLH. Dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ada delapan unit, kemudian dari pemerintah pusat melalui kementerian juga tersedia bantuan RTLH," jelasnya. Menurut Urabi, kehadiran program bedah rumah dari BAZNAS menjadi kontribusi penting dalam membantu pemerintah memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Program tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pengelolaan dana zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. *
BERITA19/06/2026 | Helmi Anshari
Amalan Hari Jumat yang Membawa Keberkahan dan Pahala Besar
Amalan Hari Jumat yang Membawa Keberkahan dan Pahala Besar
Hari Jumat adalah hari yang sangat istimewa dalam Islam. Rasulullah menyebut hari ini sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Pada hari Jumat, banyak peristiwa besar terjadi, salah satunya adalah penciptaan Nabi Adam AS. Karena itu, Allah dan Rasul-Nya menjadikan Jumat sebagai hari penuh keberkahan yang memiliki kedudukan tinggi dibanding hari-hari lainnya. Dalam kehidupan modern saat ini, banyak orang menganggap Jumat sekadar hari terakhir menjelang akhir pekan. Padahal, bagi umat Islam, hari Jumat adalah momen emas untuk memperbanyak ibadah, memperkuat hubungan dengan Allah, dan mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Dengan melakukan amalan hari Jumat, seorang muslim dapat membuka pintu keberkahan dunia sekaligus kebahagiaan akhirat. Dalil Keutamaan Hari Jumat Hari Jumat memiliki keutamaan yang ditegaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah. Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”(QS. Al-Jumu’ah: 9) Selain itu, Rasulullah bersabda: “Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan darinya.” (HR. Muslim) Dari dalil-dalil tersebut, jelas bahwa Jumat bukanlah hari biasa, melainkan hari istimewa yang memiliki banyak keutamaan dan kesempatan untuk mendulang pahala. Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan 1. Mandi Sunnah Jumat Sebelum Shalat Jumat Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah mandi sunnah sebelum berangkat ke masjid untuk shalat Jumat. Rasulullah bersabda: “Barang siapa mandi pada hari Jumat kemudian berangkat (ke masjid) pada waktu yang paling awal, maka ia seperti berkurban seekor unta…” (HR. Bukhari dan Muslim) Mandi sunnah Jumat bukan hanya memberikan pahala, tetapi juga menjaga kebersihan diri, sehingga jamaah yang berkumpul di masjid merasa nyaman. 2. Membaca Surah Al-Kahfi Membaca Surah Al-Kahfi di hari Jumat juga merupakan sunnah yang penuh berkah. Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan terpancar cahaya untuknya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim) Dengan membaca Surah Al-Kahfi, seorang muslim mendapatkan cahaya petunjuk dan perlindungan dari fitnah, termasuk fitnah Dajjal. 3. Memperbanyak Doa dan Shalawat kepada Nabi Muhammad Hari Jumat juga disebut sebagai hari yang paling utama untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Rasulullah bersabda: “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.” (HR. Al-Baihaqi) Selain itu, Jumat juga memiliki satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah bersabda: “Pada hari Jumat ada satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim berdiri melaksanakan shalat kemudian memohon kepada Allah sesuatu pada waktu itu, melainkan Allah pasti memberinya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Mayoritas ulama berpendapat waktu mustajab ini terjadi di sore hari, menjelang magrib. 4. Bersedekah pada Hari Jumat Bersedekah memang dianjurkan setiap saat, namun melakukannya di hari Jumat memiliki keutamaan yang lebih besar. Ibnu Qayyim al-Jauziyah menyebutkan bahwa sedekah di hari Jumat lebih utama dibanding hari-hari lainnya. Sedekah di hari Jumat menjadi sarana penyucian harta, menolak bala, dan membuka pintu rezeki. Hal ini juga sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261 tentang besarnya balasan bagi orang yang bersedekah. 5. Datang Lebih Awal ke Masjid untuk Shalat Jumat Datang ke masjid sebelum khutbah dimulai merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah bersabda: “Barang siapa berangkat pada waktu pertama (ke masjid untuk shalat Jumat), maka ia seakan-akan berkurban unta. Barang siapa berangkat pada waktu kedua, maka seakan-akan ia berkurban sapi…” (HR. Bukhari dan Muslim) Semakin cepat seorang muslim datang ke masjid, semakin besar pahala yang Allah berikan. 6. Memperbanyak Zikir dan Istighfar Hari Jumat adalah saat terbaik untuk memperbanyak zikir, istighfar, dan doa. Zikir dapat menenangkan hati, sementara istighfar menjadi wasilah pengampunan dosa. Allah SWT berfirman:“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Dengan memperbanyak zikir dan istighfar, seorang muslim mengisi hari Jumatnya dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Keutamaan Mengamalkan Sunnah Hari Jumat Mengamalkan amalan hari Jumat membawa banyak manfaat dan keutamaan, di antaranya: Pahala yang berlipat ganda – ibadah yang dilakukan pada hari Jumat memiliki nilai pahala yang lebih besar dibanding hari lain. Doa lebih mustajab – terutama di waktu sore menjelang maghrib, doa seorang muslim lebih mudah dikabulkan. Menghapus dosa-dosa kecil – dengan memperbanyak ibadah, Allah menghapus dosa-dosa seorang hamba. Tanda cinta kepada sunnah Rasulullah – melaksanakan sunnah hari Jumat adalah bukti cinta seorang muslim kepada Nabi Muhammad. Mendapatkan keberkahan hidup – siapa yang menghidupkan sunnah Jumat, kehidupannya akan diliputi ketenteraman dan keberkahan. Hari Jumat adalah hari penuh keutamaan yang seharusnya tidak dilewatkan begitu saja. Melaksanakan amalan hari Jumat seperti mandi sunnah, membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak doa, bersedekah, datang lebih awal ke masjid, hingga memperbanyak zikir dan istighfar, semuanya akan mendatangkan pahala dan keberkahan. Bagi seorang muslim, hari Jumat bukan hanya sekadar hari libur atau rutinitas pekanan, tetapi sebuah kesempatan besar untuk memperbanyak amal saleh. Dengan menjadikan hari Jumat sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka seorang hamba akan meraih keberkahan dunia dan kebahagiaan akhirat. Mari kita hidupkan amalan hari Jumat mulai dari sekarang, agar setiap langkah kita di hari mulia ini menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah SWT.
BERITA19/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Beringin
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Beringin
Sanggau – BAZNAS Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan kepada Bapak Rifa'i Utomo (Mas Yep), korban musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Perintis, Gang Bhakti, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Bantuan diserahkan pada Kamis, 18 Juni 2026. Sebelumnya, musibah kebakaran melanda rumah semi permanen milik Bapak Rifa'i pada Selasa (16/06/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan akibat kobaran api. Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material yang dialami korban cukup besar sehingga membutuhkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Sukarti, S.E., menyampaikan bahwa BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun berada dalam kondisi darurat. Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, sekaligus wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki. “BAZNAS harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti kebakaran, banjir, maupun bencana lainnya. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap sesama,” ujarnya. Ia juga berharap kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS terus meningkat sehingga semakin banyak program sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan yang dapat dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Sanggau berkomitmen untuk terus hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah serta kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban serta memberikan semangat untuk bangkit dan kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari pasca musibah kebakaran.
BERITA19/06/2026 | Helmi Anshari
Sinergi BAZNAS Kalbar, BAZNAS Kubu Raya dan Pemkab Kubu Raya Bantu Warga di Kawasan Bantaran Sungai
Sinergi BAZNAS Kalbar, BAZNAS Kubu Raya dan Pemkab Kubu Raya Bantu Warga di Kawasan Bantaran Sungai
Kubu Raya– BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung program kemanusiaan dan pengentasan kemiskinan bersama pemerintah daerah. Salah satunya melalui dukungan terhadap program bedah rumah bagi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya. Dalam pertemuan bersama Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar, Bupati Kubu Raya menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan BAZNAS Provinsi Kalbar dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS selama ini berjalan dengan baik, terutama dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan. “Ketika berbicara mengenai gerakan sosial dan kemanusiaan, kami selalu berkomunikasi dengan BAZNAS Provinsi Kalbar maupun BAZNAS Kabupaten Kubu Raya. Alhamdulillah, sinergi yang terjalin selama ini sangat baik,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang dihadapi pemerintah daerah adalah kondisi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Kapuas tanpa alas hak kepemilikan tanah. Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah mengalami keterbatasan dalam memberikan intervensi pembangunan menggunakan anggaran negara karena terbentur regulasi yang berlaku. Padahal, kawasan tersebut merupakan salah satu kantong kemiskinan yang dihuni masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan. “Bagaimanapun mereka adalah warga Kabupaten Kubu Raya dan warga Negara Republik Indonesia yang harus mendapatkan perhatian. Karena itu, kami mengambil langkah strategis dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk BAZNAS,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalbar turut berpartisipasi mendukung program bedah rumah yang akan disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Kubu Raya kepada penerima manfaat yang telah ditetapkan. Bupati Kubu Raya menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan dan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus diperkuat dalam berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang. “Terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalbar atas partisipasi dan kepeduliannya. Kami berharap ke depan semakin banyak program yang dapat disinergikan bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu, khususnya yang belum dapat tersentuh program pemerintah karena keterbatasan regulasi maupun kondisi sosial ekonomi yang dihadapi.
BERITA19/06/2026 | Helmi Anshari
RABBANI Khatulistiwa 2026 Resmi, Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah Kalimantan Barat
RABBANI Khatulistiwa 2026 Resmi, Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah Kalimantan Barat
Pontianak – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat resmi meluncurkan rangkaian kegiatan **RABBANI Khatulistiwa 2026 (Rangkaian Aksi Kolaborasi Membangun Ekonomi Syariah)** sebagai upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Barat. Kamis (18/06/2026). Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, **Doni Septadijaya**, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah, namun masih perlu terus meningkatkan daya saing agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki peluang yang sangat besar untuk mengembangkan ekonomi syariah melalui penguatan produk halal dan rantai nilai halal yang berbasis pada potensi lokal daerah. “Masih terdapat tantangan yang perlu dihadapi, salah satunya adalah peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah di masyarakat. Padahal, Kalimantan Barat memiliki potensi besar yang dapat terus dikembangkan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Bank Indonesia terus berfokus pada tiga pilar utama pengembangan ekonomi syariah, yaitu penguatan industri halal, penguatan keuangan syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah. Doni juga mengungkapkan bahwa Kalimantan Barat telah dipercaya menjadi tuan rumah **Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI)** pada tahun 2025. Selain itu, Bank Indonesia akan meluncurkan **Dashboard Portal Informasi Ekonomi Syariah** sebagai sarana penyediaan data dan informasi ekonomi syariah yang lebih terintegrasi. Pada kesempatan tersebut, Doni turut memaparkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam RABBANI Khatulistiwa 2026 dan berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk menghasilkan dampak yang maksimal bagi perkembangan ekonomi syariah di Kalimantan Barat. Sementara itu, **Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Horisson, M.Kes**, menyampaikan bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Menurutnya, berbagai agenda yang tergabung dalam RABBANI Khatulistiwa 2026 merupakan langkah nyata dalam mendorong pembangunan ekonomi syariah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. “Saya meyakini kegiatan ini akan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Barat melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan **Launching Dashboard SYIAR Kalimantan Barat (Satu Data Ekonomi Syariah)** yang menghadirkan berbagai informasi dan data ekonomi syariah dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Melalui RABBANI Khatulistiwa 2026, diharapkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Barat dapat semakin maju, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
BERITA19/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Bantu Pengobatan Anak Penderita Kanker Tulang
BAZNAS Kalbar Bantu Pengobatan Anak Penderita Kanker Tulang
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan pengobatan kepada Ibu Khotifah untuk membantu biaya pengobatan putranya, Hilmi Romadhon, yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit kanker tulang. Bantuan tersebut disalurkan pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Ibu Khotifah merupakan kepala keluarga tunggal setelah suaminya meninggal dunia. Sebelumnya, ia bekerja sebagai penjahit dengan membantu usaha milik orang lain. Namun, aktivitas tersebut terpaksa dihentikan karena harus fokus mendampingi dan merawat anaknya yang sedang menjalani pengobatan. Saat ini, Ibu Khotifah bersama keluarganya tinggal menumpang di rumah orang tuanya. Kondisi ekonomi keluarga tergolong kurang mampu dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga kebutuhan pengobatan anaknya menjadi beban yang cukup berat. Hilmi Romadhon sebelumnya merupakan siswa kelas 4 SD Negeri 18. Namun, sejak didiagnosis menderita kanker tulang, ia terpaksa menghentikan sementara aktivitas sekolahnya untuk menjalani proses pengobatan dan pemulihan kesehatan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melalui program bantuan kesehatan menyalurkan bantuan pengobatan guna membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pengobatan Hilmi Romadhon serta memberikan dukungan kepada keluarga agar tetap kuat dalam menghadapi ujian yang sedang dijalani. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA18/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Hadiri Rapat Persiapan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 Bersama Kemenag dan LAZ
BAZNAS Kalbar Hadiri Rapat Persiapan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 Bersama Kemenag dan LAZ
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menghadiri Rapat Persiapan Kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat bersama sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ), di Pontianak. Rabu (17/06/2026) Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, H. Rohadi, S.Ag., M.Si., yang mengajak seluruh lembaga untuk turut menyukseskan kegiatan tersebut melalui kolaborasi dan sinergi program. Dalam arahannya, H. Rohadi menekankan pentingnya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi anak yatim dan penyandang disabilitas, seperti bantuan paket kebutuhan, beasiswa pendidikan, maupun program pemberdayaan ekonomi. "Harapan saya kegiatan ini menjadi kolaborasi yang bermanfaat dan dapat menjadi sarana memperkuat branding program kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyampaikan pentingnya ketersediaan data anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai dasar penyaluran bantuan dan penyerahan bantuan simbolis pada kegiatan nanti. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh LAZ untuk bersama-sama mendukung publikasi dan penyebarluasan program pemberdayaan yang dijalankan, termasuk Program Tumpuk Tengah yang tengah dikembangkan BAZNAS Provinsi Kalbar. Sementara itu, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E., memaparkan platform digital fundraising yang dimiliki BAZNAS Provinsi Kalbar sebagai sarana penghimpunan dana secara transparan dan akuntabel. Pimpinan Bagian SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A., menekankan pentingnya kepatuhan administrasi dan pelaporan bagi seluruh LAZ. Menurutnya, pelaporan yang baik akan mendukung peningkatan Indeks Zakat Nasional (IZN) Kalimantan Barat serta memperkuat tata kelola zakat yang sehat dan akuntabel. Dalam diskusi, Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi terkait kewajiban pelaporan lembaga zakat guna mendukung pengelolaan zakat yang lebih tertib dan terukur. Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan berbagai LAZ dalam menyukseskan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/06/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar dan BKKBN Perkuat Sinergi Penanganan Stunting Melalui Optimalisasi UPZ
BAZNAS Kalbar dan BKKBN Perkuat Sinergi Penanganan Stunting Melalui Optimalisasi UPZ
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program serta mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya percepatan penanganan stunting di Kalimantan Barat. Rabu (17/06/2026). Kegiatan audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., bersama jajaran di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Dr. Nyigit Wudi Amini menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar. Menurutnya, terdapat banyak program yang dapat disinergikan antara BKKBN dan BAZNAS dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa salah satu program prioritas nasional tahun 2026 adalah GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta keluarga yang berisiko mengalami stunting. "Kami berharap BAZNAS Provinsi Kalbar dapat menjadi bagian dari keluarga asuh bagi keluarga berisiko stunting. Program ini juga menjadi perhatian pemerintah pusat dan akan terus dipantau pelaksanaannya," ujarnya. Selain itu, BKKBN juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan Program Kampung Zakat melalui sinergi dengan Program Kampung Keluarga Berkualitas yang selama ini telah berjalan. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas penyusunan draft Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar penguatan kerja sama kedua lembaga. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., memperkenalkan kepengurusan baru BAZNAS Provinsi Kalbar serta berbagai program yang tengah dikembangkan. Ia menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar saat ini sedang mengusulkan pembentukan lima titik Kampung Zakat di Kalimantan Barat. Selain itu, BAZNAS juga secara rutin menyalurkan bantuan kepada keluarga dan anak yang mengalami risiko stunting. "Program-program yang dimiliki BKKBN sangat selaras dengan program BAZNAS. Kami juga memiliki program pemberdayaan ekonomi melalui skema Qardhul Hasan yang dapat mendukung keluarga penerima manfaat, termasuk keluarga yang terdampak stunting," ungkapnya. Hamzah Tawil juga menyatakan kesiapan BAZNAS Provinsi Kalbar untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi terkait penguatan peran ayah dalam keluarga sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E., menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga yang menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Ia memaparkan bahwa dalam menjalankan tugas penghimpunan zakat, BAZNAS didukung oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Adapun wilayah kerja BAZNAS Provinsi Kalbar meliputi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, perguruan tinggi, hingga masjid raya. Jaki Azmi juga menjelaskan sejumlah program unggulan BAZNAS Provinsi Kalbar, seperti UPZ Tematik, Sahabat ZEMA, Program Tumpuk Tengah, serta platform digital fundraising yang tengah dikembangkan untuk memperluas manfaat zakat, infaq dan sedekah kepada masyarakat. Sementara itu, Pimpinan Bagian SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.BA, menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam audiensi tersebut bertujuan membangun kolaborasi dan sinergi yang lebih luas. "Kami datang bukan hanya untuk collect, tetapi untuk collab. Kami meyakini ada banyak program yang dapat dikolaborasikan antara BAZNAS dan BKKBN," ujarnya. Ali Rohman juga menjelaskan berbagai bentuk kerja sama yang telah dijalankan BAZNAS Provinsi Kalbar dengan sejumlah lembaga, termasuk kerja sama dengan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dalam membantu masyarakat yang terdampak persoalan pasca perceraian. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Program GENTING yang dijalankan BKKBN memiliki peluang untuk diintegrasikan ke dalam program tematik UPZ BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Menurutnya, kolaborasi berbasis program yang terintegrasi akan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting, penguatan keluarga, optimalisasi UPZ, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.
BERITA17/06/2026 | Helmi Anshari
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →