WhatsApp Icon
BAZNAS kota Singkawang Bantu Korban Kebakaran di Setapuk Besar

SINGKAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Singkawang menunjukkan wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah. BAZNAS menyalurkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartini, warga Jalan Ma'had Usman, Kelurahan Setapuk Besar, yang rumahnya ludes terbakar. Senin (12/10/2026)

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Singkawang, H. Mahmudi, S.Ag, didampingi oleh para relawan zakat BAZNAS Kota Singkawang di lokasi kediaman korban.

Kebakaran yang menimpa rumah Ibu Kartini menyisakan duka mendalam. Sebagai bentuk respon cepat terhadap musibah tersebut, BAZNAS hadir untuk memberikan dukungan moril dan bantuan kebutuhan pokok.

Ketua BAZNAS Kota Singkawang, H. Mahmudi, S.Ag menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang harus segera disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, terutama korban musibah.

"Ini adalah salah satu tugas dan fungsi BAZNAS, yaitu hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Musibah kebakaran yang dialami Ibu Kartini adalah duka kita bersama. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban beliau dan keluarga. Kami juga mendoakan agar Ibu Kartini diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi cobaan ini," ujar H. Mahmudi.

Lebih lanjut, H. Mahmudi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Singkawang.

"Terima kasih kepada para muzaki. Berkat zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, kami bisa bergerak cepat membantu sesama. Mari terus kita kuatkan kepedulian dan solidaritas sosial di Kota Singkawang," tambahnya.

Sementara itu, Ibu Kartini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Singkawang yang telah peduli dan datang langsung memberikan bantuan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kota Singkawang Peduli yang fokus pada penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan.

15/10/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Sanggau Salurkan Dana Fidyah kepada 23 Fakir Miskin

SANGGAU — BAZNAS Kabupaten Sanggau menyalurkan dana fidyah kepada 23 orang fakir miskin di sekitar Kota Sanggau. Penyaluran berlangsung di Gedung Kantor BAZNAS Kabupaten Sanggau, Selasa, 29 September 2026.

Dana yang disalurkan merupakan fidyah dari beberapa muzaki yang menunaikan kewajiban fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Sanggau pada bulan Ramadan lalu. Dana tersebut kemudian dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000, dengan total dana fidyah yang disalurkan mencapai Rp6.900.000. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat fakir miskin.

Kegiatan penyaluran turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau, yang memberikan sambutan sekaligus pembinaan. Hadir pula Ketua, Komisioner, dan staf BAZNAS Kabupaten Sanggau.

Melalui penyaluran dana fidyah ini, BAZNAS Kabupaten Sanggau memastikan amanah yang dititipkan oleh para muzaki dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran melalui UPZ Masjid juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan manfaat dana fidyah agar dapat diterima oleh masyarakat yang tepat.

BAZNAS Kabupaten Sanggau terus berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana keagamaan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

08/10/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada 36 Petugas Fardhu Kifayah

SANGGAU, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan kepada 36 petugas fardhu kifayah sebagai bentuk kepedulian terhadap para mustahik yang turut menjalankan tugas sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung di Gedung BAZNAS Kabupaten Sanggau pada Rabu, 12 Agustus 2026. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp18.000.000.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para petugas fardhu kifayah. Dalam penyaluran ini, penerima bantuan termasuk dalam kategori fi sabilillah, sebagai salah satu kelompok yang berhak menerima zakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sanggau, Bapak H. Nasri H. Rajali, S.Ag., perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag), penyelenggara zakat dan wakaf, serta Ketua, komisioner, dan staf BAZNAS Kabupaten Sanggau.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sanggau dalam mendistribusikan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima. Dukungan kepada petugas fardhu kifayah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Sanggau terus berkomitmen agar dana zakat dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan para mustahik secara tepat sasaran.

06/10/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Singkawang Paparkan Inovasi Fiqih Zakat untuk Kesehatan dalam Workshop ADINKES

Singkawang – BAZNAS Kota Singkawang menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Kemitraan Strategis OPD Non-Dinkes, Swasta/CSR, dan Dana Desa untuk Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria (ATM) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) di Dayang Resort Singkawang.

Selasa (29/9/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan se-Kalimantan Barat, Kepala Puskesmas, serta sejumlah mitra di bidang kesehatan. Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, S.E., M.H.

Dalam sambutannya, Muhammadin menyampaikan apresiasi terhadap peran BAZNAS Kota Singkawang sebagai salah satu mitra strategis Pemerintah Kota Singkawang dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

“BAZNAS adalah organisasi yang dibentuk pemerintah dan telah terbukti menjadi salah satu mitra penting Pemkot dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, mulai dari bantuan RTLH hingga bantuan modal usaha bagi dhuafa. Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam penanganan TBC ini merupakan langkah maju,” ujar Muhammadin.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Singkawang, Malik Moh Said, memaparkan kontribusi BAZNAS dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TBC).

Malik menjelaskan bahwa dukungan BAZNAS tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“BAZNAS Kota Singkawang telah berkontribusi melalui penyaluran bantuan sembako dan nutrisi berupa beras, telur, susu, dan vitamin bagi penderita TBC. Selain itu, kami juga mendukung upaya penanggulangan stunting serta pengadaan jamban sehat bagi keluarga tidak mampu sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan TBC,” jelas Malik.

Menurutnya, program tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan zakat, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan BAZNAS Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat.

Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Singkawang juga memperkenalkan konsep Fiqih Zakat untuk Kesehatan, sebagai pendekatan dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk mendukung kebutuhan kesehatan mustahik.

Malik menjelaskan, konsep tersebut dikembangkan dengan pendekatan Maqashid Syariah, khususnya prinsip Hifzhun Nafs atau menjaga jiwa.

“Pasien TBC yang berasal dari keluarga fakir miskin dan membutuhkan dukungan nutrisi untuk menunjang kepatuhan menjalani pengobatan selama enam bulan dapat menjadi bagian dari penerima manfaat zakat sesuai ketentuan asnaf. Begitu juga keluarga tidak mampu yang membutuhkan jamban sehat untuk mengurangi risiko penularan penyakit,” paparnya.

Pendekatan tersebut, lanjut Malik, menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan pendistribusian zakat tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga mendukung keberlangsungan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat yang membutuhkan.

Dalam diskusi workshop, model kolaborasi antara BAZNAS dengan sektor kesehatan juga menjadi salah satu perhatian peserta. Melalui mekanisme by name by address, Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat menyediakan data calon penerima manfaat, sementara BAZNAS melakukan verifikasi sesuai ketentuan mustahik serta menyalurkan bantuan sesuai program yang tersedia.

Ke depan, BAZNAS Kota Singkawang merencanakan penguatan program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi pasien TBC dengan sasaran 50–100 pasien per tahun. Selain itu, direncanakan pengembangan program Rumah Sehat melalui perbaikan sirkulasi udara, pembangunan 30 jamban sehat, serta penguatan integrasi data antara sistem informasi BAZNAS dan data kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan.

Melalui penguatan kemitraan tersebut, BAZNAS Kota Singkawang berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor kesehatan dapat terus dikembangkan untuk membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian TBC di Kota Singkawang.

Kegiatan workshop ini menjadi salah satu ruang untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan persoalan kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.

30/09/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Kalbar dan Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa Hadirkan Akses Air Bersih melalui SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur.

PONTIANAK — Upaya menghadirkan akses air bersih terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat bersama Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa (GEN-HK) menghadirkan Program Air Bersih melalui penyerahan alat filter air SARI-KASI kepada Masjid Baitul Makmur, Kampung Bansir, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. 25 September 2026

Penyerahan alat filter air tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi jamaah masjid dan masyarakat di lingkungan sekitar. Kehadiran SARI-KASI diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendukung kebutuhan air bersih di kawasan tersebut.

Kegiatan penyerahan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Jaki Azmi dan Ali Rohman, Lurah Bansir Laut Yusuf Panyungan, Ketua Pengurus Masjid Baitul Makmur, jajaran Ketua RW dan RT setempat, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

SARI-KASI merupakan teknologi filter air yang dirancang untuk membantu menghasilkan air yang lebih jernih dan bersih. Teknologi ini menggabungkan Synthetic Fabric Filter (SF) dengan sistem Ultrafiltrasi (UF) modifikasi dan tidak menggunakan bahan kimia dalam proses penyaringannya.

Dengan ditempatkannya fasilitas SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur, air bersih tidak hanya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan jamaah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar masjid.

Lurah Bansir Laut, Yusuf Panyungan, menyambut baik hadirnya program air bersih tersebut. Dukungan dari pemerintah kelurahan, pengurus masjid, masyarakat, serta unsur terkait diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan dan perawatan fasilitas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kolaborasi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Yayasan GEN-HK melalui Program Air Bersih SARI-KASI menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Tidak hanya menyediakan fasilitas, program ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

28/09/2026 | Kontributor: Andini

Berita Terbaru

BAZNAS kota Singkawang Bantu Korban Kebakaran di Setapuk Besar
BAZNAS kota Singkawang Bantu Korban Kebakaran di Setapuk Besar
SINGKAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Singkawang menunjukkan wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah. BAZNAS menyalurkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartini, warga Jalan Ma'had Usman, Kelurahan Setapuk Besar, yang rumahnya ludes terbakar. Senin (12/10/2026) Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Singkawang, H. Mahmudi, S.Ag, didampingi oleh para relawan zakat BAZNAS Kota Singkawang di lokasi kediaman korban. Kebakaran yang menimpa rumah Ibu Kartini menyisakan duka mendalam. Sebagai bentuk respon cepat terhadap musibah tersebut, BAZNAS hadir untuk memberikan dukungan moril dan bantuan kebutuhan pokok. Ketua BAZNAS Kota Singkawang, H. Mahmudi, S.Ag menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang harus segera disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, terutama korban musibah. "Ini adalah salah satu tugas dan fungsi BAZNAS, yaitu hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Musibah kebakaran yang dialami Ibu Kartini adalah duka kita bersama. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban beliau dan keluarga. Kami juga mendoakan agar Ibu Kartini diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi cobaan ini," ujar H. Mahmudi. Lebih lanjut, H. Mahmudi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Singkawang. "Terima kasih kepada para muzaki. Berkat zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, kami bisa bergerak cepat membantu sesama. Mari terus kita kuatkan kepedulian dan solidaritas sosial di Kota Singkawang," tambahnya. Sementara itu, Ibu Kartini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Singkawang yang telah peduli dan datang langsung memberikan bantuan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kota Singkawang Peduli yang fokus pada penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan.
BERITA15/10/2026 | Andini
BAZNAS Sanggau Salurkan Dana Fidyah kepada 23 Fakir Miskin
BAZNAS Sanggau Salurkan Dana Fidyah kepada 23 Fakir Miskin
SANGGAU — BAZNAS Kabupaten Sanggau menyalurkan dana fidyah kepada 23 orang fakir miskin di sekitar Kota Sanggau. Penyaluran berlangsung di Gedung Kantor BAZNAS Kabupaten Sanggau, Selasa, 29 September 2026. Dana yang disalurkan merupakan fidyah dari beberapa muzaki yang menunaikan kewajiban fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Sanggau pada bulan Ramadan lalu. Dana tersebut kemudian dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000, dengan total dana fidyah yang disalurkan mencapai Rp6.900.000. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat fakir miskin. Kegiatan penyaluran turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau, yang memberikan sambutan sekaligus pembinaan. Hadir pula Ketua, Komisioner, dan staf BAZNAS Kabupaten Sanggau. Melalui penyaluran dana fidyah ini, BAZNAS Kabupaten Sanggau memastikan amanah yang dititipkan oleh para muzaki dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran melalui UPZ Masjid juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan manfaat dana fidyah agar dapat diterima oleh masyarakat yang tepat. BAZNAS Kabupaten Sanggau terus berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana keagamaan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
BERITA08/10/2026 | Andini
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada 36 Petugas Fardhu Kifayah
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada 36 Petugas Fardhu Kifayah
SANGGAU, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan kepada 36 petugas fardhu kifayah sebagai bentuk kepedulian terhadap para mustahik yang turut menjalankan tugas sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung di Gedung BAZNAS Kabupaten Sanggau pada Rabu, 12 Agustus 2026. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp18.000.000. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para petugas fardhu kifayah. Dalam penyaluran ini, penerima bantuan termasuk dalam kategori fi sabilillah, sebagai salah satu kelompok yang berhak menerima zakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sanggau, Bapak H. Nasri H. Rajali, S.Ag., perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag), penyelenggara zakat dan wakaf, serta Ketua, komisioner, dan staf BAZNAS Kabupaten Sanggau. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sanggau dalam mendistribusikan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima. Dukungan kepada petugas fardhu kifayah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Sanggau terus berkomitmen agar dana zakat dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan para mustahik secara tepat sasaran.
BERITA06/10/2026 | Andini
BAZNAS Singkawang Paparkan Inovasi Fiqih Zakat untuk Kesehatan dalam Workshop ADINKES
BAZNAS Singkawang Paparkan Inovasi Fiqih Zakat untuk Kesehatan dalam Workshop ADINKES
Singkawang – BAZNAS Kota Singkawang menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Kemitraan Strategis OPD Non-Dinkes, Swasta/CSR, dan Dana Desa untuk Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria (ATM) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) di Dayang Resort Singkawang. Selasa (29/9/2026) Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan se-Kalimantan Barat, Kepala Puskesmas, serta sejumlah mitra di bidang kesehatan. Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, S.E., M.H. Dalam sambutannya, Muhammadin menyampaikan apresiasi terhadap peran BAZNAS Kota Singkawang sebagai salah satu mitra strategis Pemerintah Kota Singkawang dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. “BAZNAS adalah organisasi yang dibentuk pemerintah dan telah terbukti menjadi salah satu mitra penting Pemkot dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, mulai dari bantuan RTLH hingga bantuan modal usaha bagi dhuafa. Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam penanganan TBC ini merupakan langkah maju,” ujar Muhammadin. Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Singkawang, Malik Moh Said, memaparkan kontribusi BAZNAS dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TBC). Malik menjelaskan bahwa dukungan BAZNAS tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. “BAZNAS Kota Singkawang telah berkontribusi melalui penyaluran bantuan sembako dan nutrisi berupa beras, telur, susu, dan vitamin bagi penderita TBC. Selain itu, kami juga mendukung upaya penanggulangan stunting serta pengadaan jamban sehat bagi keluarga tidak mampu sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan TBC,” jelas Malik. Menurutnya, program tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan zakat, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan BAZNAS Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat. Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Singkawang juga memperkenalkan konsep Fiqih Zakat untuk Kesehatan, sebagai pendekatan dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk mendukung kebutuhan kesehatan mustahik. Malik menjelaskan, konsep tersebut dikembangkan dengan pendekatan Maqashid Syariah, khususnya prinsip Hifzhun Nafs atau menjaga jiwa. “Pasien TBC yang berasal dari keluarga fakir miskin dan membutuhkan dukungan nutrisi untuk menunjang kepatuhan menjalani pengobatan selama enam bulan dapat menjadi bagian dari penerima manfaat zakat sesuai ketentuan asnaf. Begitu juga keluarga tidak mampu yang membutuhkan jamban sehat untuk mengurangi risiko penularan penyakit,” paparnya. Pendekatan tersebut, lanjut Malik, menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan pendistribusian zakat tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga mendukung keberlangsungan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat yang membutuhkan. Dalam diskusi workshop, model kolaborasi antara BAZNAS dengan sektor kesehatan juga menjadi salah satu perhatian peserta. Melalui mekanisme by name by address, Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat menyediakan data calon penerima manfaat, sementara BAZNAS melakukan verifikasi sesuai ketentuan mustahik serta menyalurkan bantuan sesuai program yang tersedia. Ke depan, BAZNAS Kota Singkawang merencanakan penguatan program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi pasien TBC dengan sasaran 50–100 pasien per tahun. Selain itu, direncanakan pengembangan program Rumah Sehat melalui perbaikan sirkulasi udara, pembangunan 30 jamban sehat, serta penguatan integrasi data antara sistem informasi BAZNAS dan data kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan. Melalui penguatan kemitraan tersebut, BAZNAS Kota Singkawang berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor kesehatan dapat terus dikembangkan untuk membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian TBC di Kota Singkawang. Kegiatan workshop ini menjadi salah satu ruang untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan persoalan kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.
BERITA30/09/2026 | Andini
BAZNAS Kalbar dan Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa Hadirkan Akses Air Bersih melalui SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur.
BAZNAS Kalbar dan Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa Hadirkan Akses Air Bersih melalui SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur.
PONTIANAK — Upaya menghadirkan akses air bersih terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat bersama Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa (GEN-HK) menghadirkan Program Air Bersih melalui penyerahan alat filter air SARI-KASI kepada Masjid Baitul Makmur, Kampung Bansir, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. 25 September 2026 Penyerahan alat filter air tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi jamaah masjid dan masyarakat di lingkungan sekitar. Kehadiran SARI-KASI diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendukung kebutuhan air bersih di kawasan tersebut. Kegiatan penyerahan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Jaki Azmi dan Ali Rohman, Lurah Bansir Laut Yusuf Panyungan, Ketua Pengurus Masjid Baitul Makmur, jajaran Ketua RW dan RT setempat, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas. SARI-KASI merupakan teknologi filter air yang dirancang untuk membantu menghasilkan air yang lebih jernih dan bersih. Teknologi ini menggabungkan Synthetic Fabric Filter (SF) dengan sistem Ultrafiltrasi (UF) modifikasi dan tidak menggunakan bahan kimia dalam proses penyaringannya. Dengan ditempatkannya fasilitas SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur, air bersih tidak hanya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan jamaah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar masjid. Lurah Bansir Laut, Yusuf Panyungan, menyambut baik hadirnya program air bersih tersebut. Dukungan dari pemerintah kelurahan, pengurus masjid, masyarakat, serta unsur terkait diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan dan perawatan fasilitas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Kolaborasi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Yayasan GEN-HK melalui Program Air Bersih SARI-KASI menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Tidak hanya menyediakan fasilitas, program ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA28/09/2026 | Andini
BAZNAS Kota Singkawang Kembali Salurkan Paket Sembako Plus Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas
BAZNAS Kota Singkawang Kembali Salurkan Paket Sembako Plus Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas
SINGKAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Singkawang kembali menunjukkan kepedulian kepada kelompok rentan dengan menyalurkan paket sembako plus nutrisi kepada penyandang disabilitas di Kota Singkawang. Jum'at, 25/09/2026 Penyaluran dilakukan secara langsung door to door. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Singkawang, Malik Moh Said, turun langsung menyerahkan paket bantuan kepada para penerima manfaat di kediaman mereka. "Kami turun langsung menemui saudara-saudara kita penyandang disabilitas untuk menyerahkan bantuan sekaligus melihat secara langsung keadaan tempat tinggal dan kondisi mereka. Ini penting agar penyaluran zakat tepat sasaran dan lebih berempati," ujar Malik Moh Said di sela-sela penyaluran, Kamis (25/09/2026). Malik menjelaskan, bantuan paket sembako plus nutrisi ini bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS Kota Singkawang dari para muzakki. "Terima kasih kepada seluruh muzakki Kota Singkawang yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Zakat yang Anda tunaikan, kini kami sampaikan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan," tambahnya. Penyaluran bantuan kepada disabilitas ini merupakan program berkelanjutan BAZNAS Kota Singkawang dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik. Sebelumnya, beberapa hari lalu BAZNAS Kota Singkawang juga telah mendistribusikan paket sembako plus nutrisi kepada penderita TBC. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Singkawang dan dipusatkan di Aula Dinas Kesehatan Kota Singkawang, yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang. Melalui dua program distribusi tersebut, BAZNAS Kota Singkawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan, lansia, disabilitas, dan penderita penyakit kronis. BAZNAS Kota Singkawang berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat.
BERITA28/09/2026 | Andini
BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Pengobatan melalui Program BAZNAS Sehat
BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Pengobatan melalui Program BAZNAS Sehat
PONTIANAK — BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan pengobatan kepada Dodi Satriadi melalui Program BAZNAS Sehat. Bantuan diberikan kepada Dodi Satriadi yang sedang menjalani pengobatan akibat penyakit Diabetes Bantuan disalurkan secara langsung di kediaman Dodi Satriadi yang beralamat di Jl. Selat Panjang, Gg. Wartawan, Pontianak, pada Kamis, 24 September 2026. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi masalah kesehatan dan membutuhkan dukungan untuk menjalani pengobatan. 24 September 2026 Melalui Program BAZNAS Sehat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui bantuan di bidang kesehatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pengobatan Dodi Satriadi serta mendukung proses pemulihannya. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi bagian dari ikhtiar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA25/09/2026 | Andini
BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan melalui Program BAZNAS Sehat
BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan melalui Program BAZNAS Sehat
PONTIANAK - BAZNAS menyalurkan bantuan pengobatan kepada Zulkarnaen Simon melalui Program BAZNAS Sehat. Bantuan diberikan kepada Zulkarnaen Simon yang sedang menjalani pengobatan akibat penyakit paru-paru basah. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di kediaman Zulkarnaen Simon yang beralamat di Jl. Imam Bonjol, Gg. Ahsan, Pontianak, pada Rabu, 23 September 2026. Bantuan diserahkan oleh Saudara Yanuar, Staf BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, bersama Saudara Wahyudi, Relawan BAZNAS. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi kondisi kesehatan dan membutuhkan dukungan dalam menjalani pengobatan. Melalui Program BAZNAS Sehat, BAZNAS terus berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat melalui bantuan di bidang kesehatan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pengobatan Zulkarnaen Simon serta mendukung proses pemulihannya. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA24/09/2026 | Andini
BAZNAS Mempawah Salurkan 48.300 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kemarau
BAZNAS Mempawah Salurkan 48.300 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kemarau
Mempawah – Menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada ketersediaan air bersih, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah. Pendistribusian bantuan berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 23–24 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Mempawah berhasil menyalurkan sebanyak 48.300 liter air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan didistribusikan ke sejumlah wilayah yang tersebar di lima kecamatan, meliputi Jongkat, Segedong, Sungai Pinyuh, Mempawah Timur, dan Mempawah Hilir. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Mempawah, Muhardi, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan upaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari akibat musim kemarau. Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan persediaan air di sejumlah rumah warga semakin berkurang. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. “Pendistribusian ini bertujuan membantu masyarakat yang saat ini membutuhkan air bersih. Akibat kemarau yang cukup panjang, ketersediaan air di rumah-rumah warga semakin menipis,” ujar Muhardi Ia juga mengungkapkan bahwa kebutuhan air bersih sangat dirasakan masyarakat di lokasi penyaluran. Hal tersebut terlihat dari antusiasme warga yang menyambut kedatangan bantuan. “Setiap titik yang kami datangi selalu dipenuhi warga yang menanti. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap air bersih memang sangat dirasakan masyarakat,” katanya. Muhardi menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Mempawah untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Mempawah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada para muzakki yang telah berkenan menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Mempawah. Semoga apa yang telah disalurkan menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat bagi para mustahik yang membutuhkannya,” tutur Muhardi. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Kabupaten Mempawah berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terbantu, terutama bagi warga yang terdampak langsung oleh musim kemarau. BAZNAS Kabupaten Mempawah juga akan terus memperhatikan kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, dengan menyesuaikan kemampuan dan ketersediaan bantuan yang ada. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi kesulitan. (An)
BERITA24/09/2026 | Andini
BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sibau Hulu
BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sibau Hulu
KAPUAS HULU — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kapuas Hulu menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan sembako kepada Bapak Jamaluddin beserta keluarga yang terdampak musibah kebakaran di Sibau Hulu, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Senin, 21 September 2026. Musibah kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Bapak Jamaluddin. Peristiwa ini mengakibatkan keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan setelah kejadian. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu hadir menyalurkan bantuan guna membantu meringankan beban keluarga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan. Penyaluran bantuan diterima langsung oleh Bapak Jamaluddin bersama keluarganya. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan dan semangat bagi keluarga dalam menghadapi musibah yang dialami. Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi warga yang terdampak bencana dan musibah. ( An )
BERITA22/09/2026 | Andini
BAZNAS Provinsi Kalbar Berikan Bantuan Pendidikan kepada Mahasiswa IAIN Pontianak
BAZNAS Provinsi Kalbar Berikan Bantuan Pendidikan kepada Mahasiswa IAIN Pontianak
PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat memberikan bantuan pendidikan kepada Saudari Radhitya Aniyasari, mahasiswa IAIN Pontianak, pada Senin, 21 September 2026. Bantuan diserahkan secara langsung di rumah penerima bantuan. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Staf BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Saudara Yanuar dan Restu, serta didampingi oleh Relawan BAZNAS, Saudara Wahyudi. Bantuan pendidikan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung keberlangsungan pendidikan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan Radhitya Aniyasari serta menunjang aktivitasnya sebagai mahasiswa IAIN Pontianak. Melalui bantuan pendidikan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Sarjana. ( An )
BERITA21/09/2026 | Andini
BAZNAS Kabupaten Mempawah Survei Bantuan Bedah Rumah untuk Ibu Julita, Pedagang Kue Keliling di Sungai Pinyuh
BAZNAS Kabupaten Mempawah Survei Bantuan Bedah Rumah untuk Ibu Julita, Pedagang Kue Keliling di Sungai Pinyuh
SUNGAI PINYUH, MEMPAWAH - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mempawah berencana membantu memperbaiki rumah Julita, seorang pedagang kue keliling yang tinggal di Gang Gusti Haidir 2, RT 10/RW 02, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kalimantan Barat. Rumah yang ditempati Julita bersama keluarganya diketahui dalam kondisi tidak layak huni. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Mempawah untuk memberikan bantuan melalui program bedah rumah. Ketua BAZNAS Kabupaten Mempawah, Marzuki Kadri, menyampaikan bahwa proses bantuan akan dilaksanakan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Meski demikian, pihaknya akan berupaya agar bantuan tersebut dapat direalisasikan secepatnya. “Prosesnya tentu mengikuti aturan yang sudah biasa kita terapkan. Namun, kita usahakan secepatnya,” ujar Marzuki. Sehari-hari, Julita mengandalkan penghasilan dari berjualan kue keliling untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia menjajakan kue menggunakan sepeda dan dalam kondisi tertentu harus berjalan kaki. Julita menyampaikan terima kasih atas perhatian dan rencana bantuan dari BAZNAS Kabupaten Mempawah. Ia berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan agar keluarganya bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman. Ketua RT 10/RW 02 Kelurahan Sungai Pinyuh, Darwi, turut menyambut baik rencana bantuan tersebut. Menurutnya, program bedah rumah ini sangat berarti bagi Julita dan keluarganya yang selama ini tinggal dalam kondisi terbatas. Melalui rencana bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Mempawah berharap dapat membantu meringankan beban Julita dan keluarganya serta mendukung terwujudnya tempat tinggal yang lebih layak. ( An )
BERITA21/09/2026 | Andini
BAZNAS Kabupaten Mempawah menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) semester I tahun 2026 kepada 130 mustahik
BAZNAS Kabupaten Mempawah menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) semester I tahun 2026 kepada 130 mustahik
MEMPAWAH - BAZNAS Kabupaten Mempawah menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) semester I tahun 2026 kepada 130 mustahik dari berbagai asnaf, Selasa (8/9/2026), di Aula Masjid Agung Al-Falah Mempawah. Penyaluran secara simbolis dilakukan Staf Ahli Bupati Mempawah, Drs. Didik Krismanto, dan disaksikan Penyelenggara Zakat Wakaf, Amran, S.Pd.I., perwakilan UPZ se-Kabupaten Mempawah, serta para mustahik. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Mempawah, Ustaz Muhardi, mengatakan ZIS disalurkan untuk berbagai kebutuhan. “ZIS semester satu ini kita salurkan untuk beasiswa 30 siswa SD/MI, 30 siswa SMP/MTs, 10 siswa muallaf tingkat SD/MI dan 10 siswa muallaf tingkat SMP/MTs,” jelasnya. Selain beasiswa, ZIS juga disalurkan untuk santunan kesehatan 5 orang, guru ngaji 15 orang, marbot 15 orang, fardu kifayah 15 orang, serta bantuan bedah rumah bagi 5 orang. “Mudah-mudahan bantuan yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sesuai kebutuhannya,” ujar Muhardi. Sementara itu, Didik Krismanto menilai BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam upaya mengentaskan kemiskinan. “Kami menghimbau seluruh UPZ di tiap instansi Pemerintah Kabupaten Mempawah agar lebih aktif berkontribusi menyalurkan ZIS,” harapnya. Didik juga mengajak ASN Pemerintah Kabupaten Mempawah yang beragama Islam untuk menunaikan zakat sesuai prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan. “Zakat yang kita berikan akan disalurkan oleh BAZNAS kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Mempawah terus berkomitmen menyalurkan ZIS secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BERITA11/09/2026 | Andini
Manfaatkan Dana Non-Halal, BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bak Sampah ke Dua Puskesmas
Manfaatkan Dana Non-Halal, BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bak Sampah ke Dua Puskesmas
SANGGAU - BAZNAS Kabupaten Sanggau menyalurkan empat unit bak sampah ke dua fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Tanjung Sekayam dan Puskesmas Sanggau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (09/09/2026). Bantuan ini dihadirkan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Pengadaan empat unit bak sampah dengan total nilai anggaran Rp574.025,00 ini dialokasikan menggunakan dana non-halal, sesuai dengan rekomendasi Kantor Akuntan Publik (KAP) Jakarta beberapa bulan lalu. Langkah ini menjadi wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Sanggau dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Penyerahan bantuan di Puskesmas Tanjung Sekayam diterima langsung oleh Kepala Puskesmas setempat sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara penyerahan. Sementara itu, di Puskesmas Sanggau, penyerahan diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha karena Kepala Puskesmas sedang bertugas di luar kota. Pihak puskesmas mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian serta partisipasi aktif BAZNAS Kabupaten Sanggau dalam mendukung fasilitas kebersihan di area pelayanan kesehatan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sanggau berharap sarana yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat nyata, menciptakan lingkungan puskesmas yang lebih bersih dan sehat, serta menumbuhkan kesadaran hidup bersih di tengah masyarakat. (An )
BERITA10/09/2026 | Andini
Wakil Ketua IV BAZNAS Singkawang Malik Moh Said, Turun Langsung ke Sungai Rasau, Salurkan Sembako untuk Pejuang Api Bersama Pemuda Melayu
Wakil Ketua IV BAZNAS Singkawang Malik Moh Said, Turun Langsung ke Sungai Rasau, Salurkan Sembako untuk Pejuang Api Bersama Pemuda Melayu
SINGKAWANG - Wujud nyata apresiasi kepada para pahlawan lapangan, BAZNAS Kota Singkawang bersama Barisan Pemuda Melayu Kota Singkawang (BPMKS) menyalurkan bantuan paket sembako untuk Masyarakat Peduli Api (MPA) Sungai Rasau, Jum'at (04/09/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Singkawang, Malik Moh Said, yang turun langsung ke lokasi posko di Sungai Rasau. Penyaluran ini ditujukan khusus untuk para relawan yang sejak 21 Agustus lalu berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tanpa kenal lelah, bahkan harus meninggalkan rumah dan keluarga. Di lokasi, Malik Moh Said berdialog langsung dengan para pejuang api dan menyerahkan bantuan secara simbolis. "Kami datang langsung ke sini untuk melihat dan merasakan perjuangan saudara-saudara kita. Sejak 21 Agustus mereka tinggalkan keluarga, tidur seadanya di lokasi kebakaran demi Singkawang. Ini pengorbanan luar biasa," ujar Malik Moh Said di lokasi. "BAZNAS bersama Barisan Pemuda Melayu hadir bukan hanya membawa sembako, tapi membawa terima kasih yang tulus dari warga Singkawang. Semoga bantuan kecil ini bisa sedikit meringankan beban keluarga di rumah dan menambah semangat juang mereka di lapangan," tambahnya. Perwakilan Barisan Pemuda Melayu Kota Singkawang menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah panggilan jiwa untuk menjaga tanah kelahiran. Para relawan MPA Sungai Rasau mengaku terharu atas perhatian tersebut. Bantuan sembako dinilai sangat membantu untuk menopang kebutuhan keluarga mereka yang ditinggalkan selama bertugas memadamkan api. BAZNAS Kota Singkawang berharap aksi ini dapat mengetuk kepedulian berbagai pihak untuk terus mendukung pencegahan karhutla di Kota Singkawang.
BERITA09/09/2026 | Andini
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
PONTIANAK - Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Barat bergerak cepat melakukan penanganan darurat saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Wonodadi 2, Gang Sabar (belakang TK Nurul Islam Alfatonah), Rabu (2/9/2026). Peristiwa ini sempat mencemaskan warga lantaran titik api berada sangat dekat dengan permukiman. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menegaskan bahwa respons cepat di lapangan merupakan bentuk kepedulian lembaga BAZNAS dalam melindungi keselamatan masyarakat, terutama saat menghadapi musibah darurat seperti karhutla. "Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kehadiran tim di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS untuk bergerak cepat melindungi masyarakat dari ancaman bencana," ujarnya. Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I., menambahkan bahwa pihaknya juga langsung memetakan kebutuhan mendesak bagi para warga terdampak guna memastikan bantuan logistik darurat dapat segera disalurkan. "Kami langsung berkoordinasi untuk memetakan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak, seperti masker dan pasokan air bersih, agar penanganan darurat ini bisa berjalan optimal," kata Iswardani. Komandan BTB Kalbar, Mustardi, mengungkapkan bahwa jarak titik api dengan rumah warga di lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 10 meter. Menghadapi situasi darurat tersebut, tim di lapangan langsung mengambil langkah penanggulangan awal secara swadaya bersama warga setempat. "Tindakan yang kami lakukan bersama warga adalah menyiram titik api dengan air seadanya menggunakan air tempayan warga, serta membuat sekat bakar atau menebas semak-semak menggunakan parang agar api tidak merambat ke bangunan," ujar Mustardi saat dikonfirmasi di lokasi. Berdasarkan peninjauan di lapangan, musibah karhutla ini mendesak kebutuhan logistik dan kesehatan yang mendasar bagi warga sekitar, terutama masker untuk mengantisipasi kabut asap serta pasokan air bersih. Mengingat jarak api yang sangat dekat dengan rumah warga, Mustardi turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan jiwa di tengah ancaman karhutla. "Imbauan kami kepada warga, jika api mendekati permukiman, segera selamatkan diri dan barang yang paling berharga. Uang dan barang bisa dicari, tetapi nyawa hanya satu," tegasnya. Berkat kesigapan Tim BTB Kalbar dan masyarakat dalam memadamkan api secara manual serta melokalisir jalur api, potensi kebakaran yang lebih luas di kawasan permukiman tersebut berhasil diredam. (and)
BERITA05/09/2026 | Andini
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar
PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kepada pasien dan penyintas Tuberkulosis (TBC). Penyerahan sebanyak 25 paket bantuan ini berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026). Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan bahwa bantuan tersebut dihadirkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial untuk meringankan beban para penyintas dalam menjalani proses pemulihan. "Walaupun bantuan yang kami berikan tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas TBC. Ini juga menunjukkan sebuah kepedulian, sebuah harapan, dan sebuah doa," ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Erna Yulianti, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan di daerah. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara dini agar penanganan dan pengobatan dapat segera dilakukan. "Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS dalam upaya kita menurunkan angka TBC yang ada di Kalimantan Barat. Kami berupaya menemukan kasus TBC sebanyak-banyaknya dan segera mengobatinya," ungkap Erna. Melalui aksi kolaboratif ini, BAZNAS dan Dinas Kesehatan Kalbar berkomitmen untuk terus memperkuat penanganan TBC, tidak hanya melalui penyaluran bantuan sosial, tetapi juga lewat peningkatan kesadaran serta pencegahan di tengah masyarakat. (and)
BERITA02/09/2026 | Andinii
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa
LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, bersama Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, dan jajaran perangkat daerah menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 tahun 2026 di Desa Serimbuk, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Dalam agenda ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat turut berpartisipasi dengan mendirikan stan layanan zakat dan memamerkan produk UMKM binaan lokal. Keikutsertaan BAZNAS diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis. Paket bantuan tersebut mencakup penanganan stunting serta beasiswa pendidikan bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, yang disinergikan bersama Bapperida melalui Program Desa SAKTI (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah). Saat Gubernur Ria Norsan menyempatkan diri meninjau stan BAZNAS, Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I, turut menyambut kedatangan rombongan sambil memperkenalkan ragam produk unggulan hasil karya UMKM binaan setempat. Kepada Gubernur dan rombongan, dipamerkan sejumlah produk lokal khas Landak mulai dari biji kopi, keripik singkong, lempok durian, hingga berbagai produk olahan menarik lainnya yang menarik perhatian para pejabat yang hadir. Usai melihat langsung produk lokal tersebut, Gubernur memberikan instruksi agar program renovasi rumah tidak layak huni dapat diperluas jangkauannya di wilayah pedesaan. "Kalau ada dana lagi, perhatikan lagi warga-warga desa ini, tambah lagi jumlah bedah rumahnya," ujar Ria Norsan saat berdialog di lokasi stan. Menanggapi arahan tersebut, Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan kesiapan lembaganya untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut demi memperkuat kesejahteraan warga prasejahtera di tingkat tapak. "Kami menyambut baik dan siap mengeksekusi arahan Gubernur untuk memperluas jangkauan program bedah rumah ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah akan terus kami optimalkan agar kehadiran zakat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok," tegas Hamzah Tawil. Kehadiran program kolaboratif ini disambut penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Warga Desa Serimbuk yang mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah dan BAZNAS. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kalbar dan pemerintah atas bantuan bedah rumah serta pendidikan ini. Rumah kami kini jauh lebih layak, dan anak-anak kami mendapat harapan baru untuk terus sekolah," ungkap salah satu warga penerima bantuan. Melalui sinergi lintas sektor yang diintegrasikan dalam ajang Gema Membangun Desa ini, Pemprov Kalbar dan BAZNAS berharap penanganan kemiskinan, pengentasan anak tidak sekolah, serta penurunan angka stunting di Kabupaten Landak dapat berjalan secara lebih optimal dan berkelanjutan. (and)
BERITA29/08/2026 | Andini
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya
Kubu Raya - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan dapur air bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (25/8/2026). Kegiatan dapur air ini merupakan bentuk respons kemanusiaan BAZNAS Kalbar dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Melalui dapur air, kebutuhan konsumsi bagi masyarakat dan pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan dapat terbantu. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran lahan yang terjadi. Ia berharap kondisi tersebut dapat segera diatasi dan tidak meluas sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman. “Mudah-mudahan kebakaran lahan ini bisa cepat diatasi,” ujar Hamzah. Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para muzaki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan yang dilakukan BAZNAS. Pimpinan Baznas berharap kolaborasi antara BAZNAS Tanggap Bencana dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dapat terus berlanjut, khususnya dalam memberikan respons cepat terhadap bencana serta membantu masyarakat yang terdampak karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kalbar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat dan memberikan manfaat melalui dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang diamanahkan oleh para muzaki dan donatur. (And)
BERITA28/08/2026 | Andini
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.
Kubu Raya, 26 Agustus 2026 – Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (26/8/2026). Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendampingan, edukasi, dan bantuan yang lebih terpadu bagi masyarakat. Ketua BKKBN, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi langkah bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga yang harmonis. Sementara itu, Ketua KPPAD Pontianak, Tumbur Manalu, S.Sos., menegaskan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat pendampingan terhadap berbagai persoalan anak, termasuk kasus pernikahan di bawah umur, dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., turut mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen BAZNAS Kalbar untuk menghadirkan dukungan sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk perempuan dan anak yang terdampak persoalan sosial dan ekonomi pascaperceraian. “Semoga santunan yang kita berikan hari ini bisa menjadi jalan pemberdayaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., berharap MoU dan PKS tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menilai kolaborasi BKKBN, KPPAD, dan BAZNAS Kalbar memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari edukasi ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi hukum, hingga dukungan sosial dan pemberdayaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada perempuan dan anak pascaperceraian sebagai bentuk nyata implementasi kolaborasi. Melalui sinergi ini, keempat lembaga berkomitmen memperkuat upaya perlindungan, pendampingan, dan pemenuhan hak perempuan serta anak di Kalimantan Barat.
BERITA27/08/2026 | Andini
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →