WhatsApp Icon
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual

PONTIANAK - Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Barat bergerak cepat melakukan penanganan darurat saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Wonodadi 2, Gang Sabar (belakang TK Nurul Islam Alfatonah), Rabu (2/9/2026). Peristiwa ini sempat mencemaskan warga lantaran titik api berada sangat dekat dengan permukiman.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menegaskan bahwa respons cepat di lapangan merupakan bentuk kepedulian lembaga BAZNAS dalam melindungi keselamatan masyarakat, terutama saat menghadapi musibah darurat seperti karhutla.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kehadiran tim di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS untuk bergerak cepat melindungi masyarakat dari ancaman bencana," ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I., menambahkan bahwa pihaknya juga langsung memetakan kebutuhan mendesak bagi para warga terdampak guna memastikan bantuan logistik darurat dapat segera disalurkan.

"Kami langsung berkoordinasi untuk memetakan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak, seperti masker dan pasokan air bersih, agar penanganan darurat ini bisa berjalan optimal," kata Iswardani.

Komandan BTB Kalbar, Mustardi, mengungkapkan bahwa jarak titik api dengan rumah warga di lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 10 meter. Menghadapi situasi darurat tersebut, tim di lapangan langsung mengambil langkah penanggulangan awal secara swadaya bersama warga setempat.

"Tindakan yang kami lakukan bersama warga adalah menyiram titik api dengan air seadanya menggunakan air tempayan warga, serta membuat sekat bakar atau menebas semak-semak menggunakan parang agar api tidak merambat ke bangunan," ujar Mustardi saat dikonfirmasi di lokasi.

Berdasarkan peninjauan di lapangan, musibah karhutla ini mendesak kebutuhan logistik dan kesehatan yang mendasar bagi warga sekitar, terutama masker untuk mengantisipasi kabut asap serta pasokan air bersih.

Mengingat jarak api yang sangat dekat dengan rumah warga, Mustardi turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan jiwa di tengah ancaman karhutla.

"Imbauan kami kepada warga, jika api mendekati permukiman, segera selamatkan diri dan barang yang paling berharga. Uang dan barang bisa dicari, tetapi nyawa hanya satu," tegasnya.

Berkat kesigapan Tim BTB Kalbar dan masyarakat dalam memadamkan api secara manual serta melokalisir jalur api, potensi kebakaran yang lebih luas di kawasan permukiman tersebut berhasil diredam. (and)

05/09/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar

PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kepada pasien dan penyintas Tuberkulosis (TBC). Penyerahan sebanyak 25 paket bantuan ini berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026).

Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan bahwa bantuan tersebut dihadirkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial untuk meringankan beban para penyintas dalam menjalani proses pemulihan.

"Walaupun bantuan yang kami berikan tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas TBC. Ini juga menunjukkan sebuah kepedulian, sebuah harapan, dan sebuah doa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Erna Yulianti, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan di daerah. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara dini agar penanganan dan pengobatan dapat segera dilakukan.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS dalam upaya kita menurunkan angka TBC yang ada di Kalimantan Barat. Kami berupaya menemukan kasus TBC sebanyak-banyaknya dan segera mengobatinya," ungkap Erna.

Melalui aksi kolaboratif ini, BAZNAS dan Dinas Kesehatan Kalbar berkomitmen untuk terus memperkuat penanganan TBC, tidak hanya melalui penyaluran bantuan sosial, tetapi juga lewat peningkatan kesadaran serta pencegahan di tengah masyarakat. (and)

02/09/2026 | Kontributor: Andinii
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa

LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, bersama Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, dan jajaran perangkat daerah menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 tahun 2026 di Desa Serimbuk, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Dalam agenda ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat turut berpartisipasi dengan mendirikan stan layanan zakat dan memamerkan produk UMKM binaan lokal.

Keikutsertaan BAZNAS diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis. Paket bantuan tersebut mencakup penanganan stunting serta beasiswa pendidikan bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, yang disinergikan bersama Bapperida melalui Program Desa SAKTI (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah).

Saat Gubernur Ria Norsan menyempatkan diri meninjau stan BAZNAS, Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I, turut menyambut kedatangan rombongan sambil memperkenalkan ragam produk unggulan hasil karya UMKM binaan setempat. Kepada Gubernur dan rombongan, dipamerkan sejumlah produk lokal khas Landak mulai dari biji kopi, keripik singkong, lempok durian, hingga berbagai produk olahan menarik lainnya yang menarik perhatian para pejabat yang hadir.

Usai melihat langsung produk lokal tersebut, Gubernur memberikan instruksi agar program renovasi rumah tidak layak huni dapat diperluas jangkauannya di wilayah pedesaan.

"Kalau ada dana lagi, perhatikan lagi warga-warga desa ini, tambah lagi jumlah bedah rumahnya," ujar Ria Norsan saat berdialog di lokasi stan.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan kesiapan lembaganya untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut demi memperkuat kesejahteraan warga prasejahtera di tingkat tapak.

"Kami menyambut baik dan siap mengeksekusi arahan Gubernur untuk memperluas jangkauan program bedah rumah ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah akan terus kami optimalkan agar kehadiran zakat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok," tegas Hamzah Tawil.

Kehadiran program kolaboratif ini disambut penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Warga Desa Serimbuk yang mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah dan BAZNAS.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kalbar dan pemerintah atas bantuan bedah rumah serta pendidikan ini. Rumah kami kini jauh lebih layak, dan anak-anak kami mendapat harapan baru untuk terus sekolah," ungkap salah satu warga penerima bantuan.

Melalui sinergi lintas sektor yang diintegrasikan dalam ajang Gema Membangun Desa ini, Pemprov Kalbar dan BAZNAS berharap penanganan kemiskinan, pengentasan anak tidak sekolah, serta penurunan angka stunting di Kabupaten Landak dapat berjalan secara lebih optimal dan berkelanjutan. (and)

29/08/2026 | Kontributor: Andini
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya

Kubu Raya - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan dapur air bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (25/8/2026).

Kegiatan dapur air ini merupakan bentuk respons kemanusiaan BAZNAS Kalbar dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Melalui dapur air, kebutuhan konsumsi bagi masyarakat dan pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan dapat terbantu.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran lahan yang terjadi. Ia berharap kondisi tersebut dapat segera diatasi dan tidak meluas sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

“Mudah-mudahan kebakaran lahan ini bisa cepat diatasi,” ujar Hamzah.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para muzaki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan yang dilakukan BAZNAS.

Pimpinan Baznas berharap kolaborasi antara BAZNAS Tanggap Bencana dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dapat terus berlanjut, khususnya dalam memberikan respons cepat terhadap bencana serta membantu masyarakat yang terdampak karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kalbar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat dan memberikan manfaat melalui dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang diamanahkan oleh para muzaki dan donatur. (And)

28/08/2026 | Kontributor: Andini
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.

Kubu Raya, 26 Agustus 2026 – Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (26/8/2026). Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendampingan, edukasi, dan bantuan yang lebih terpadu bagi masyarakat.

Ketua BKKBN, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi langkah bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga yang harmonis.

Sementara itu, Ketua KPPAD Pontianak, Tumbur Manalu, S.Sos., menegaskan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat pendampingan terhadap berbagai persoalan anak, termasuk kasus pernikahan di bawah umur, dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., turut mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen BAZNAS Kalbar untuk menghadirkan dukungan sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk perempuan dan anak yang terdampak persoalan sosial dan ekonomi pascaperceraian.

“Semoga santunan yang kita berikan hari ini bisa menjadi jalan pemberdayaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., berharap MoU dan PKS tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai kolaborasi BKKBN, KPPAD, dan BAZNAS Kalbar memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari edukasi ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi hukum, hingga dukungan sosial dan pemberdayaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada perempuan dan anak pascaperceraian sebagai bentuk nyata implementasi kolaborasi. Melalui sinergi ini, keempat lembaga berkomitmen memperkuat upaya perlindungan, pendampingan, dan pemenuhan hak perempuan serta anak di Kalimantan Barat.

27/08/2026 | Kontributor: Andini

Berita Terbaru

Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
PONTIANAK - Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Barat bergerak cepat melakukan penanganan darurat saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Wonodadi 2, Gang Sabar (belakang TK Nurul Islam Alfatonah), Rabu (2/9/2026). Peristiwa ini sempat mencemaskan warga lantaran titik api berada sangat dekat dengan permukiman. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menegaskan bahwa respons cepat di lapangan merupakan bentuk kepedulian lembaga BAZNAS dalam melindungi keselamatan masyarakat, terutama saat menghadapi musibah darurat seperti karhutla. "Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kehadiran tim di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS untuk bergerak cepat melindungi masyarakat dari ancaman bencana," ujarnya. Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I., menambahkan bahwa pihaknya juga langsung memetakan kebutuhan mendesak bagi para warga terdampak guna memastikan bantuan logistik darurat dapat segera disalurkan. "Kami langsung berkoordinasi untuk memetakan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak, seperti masker dan pasokan air bersih, agar penanganan darurat ini bisa berjalan optimal," kata Iswardani. Komandan BTB Kalbar, Mustardi, mengungkapkan bahwa jarak titik api dengan rumah warga di lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 10 meter. Menghadapi situasi darurat tersebut, tim di lapangan langsung mengambil langkah penanggulangan awal secara swadaya bersama warga setempat. "Tindakan yang kami lakukan bersama warga adalah menyiram titik api dengan air seadanya menggunakan air tempayan warga, serta membuat sekat bakar atau menebas semak-semak menggunakan parang agar api tidak merambat ke bangunan," ujar Mustardi saat dikonfirmasi di lokasi. Berdasarkan peninjauan di lapangan, musibah karhutla ini mendesak kebutuhan logistik dan kesehatan yang mendasar bagi warga sekitar, terutama masker untuk mengantisipasi kabut asap serta pasokan air bersih. Mengingat jarak api yang sangat dekat dengan rumah warga, Mustardi turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan jiwa di tengah ancaman karhutla. "Imbauan kami kepada warga, jika api mendekati permukiman, segera selamatkan diri dan barang yang paling berharga. Uang dan barang bisa dicari, tetapi nyawa hanya satu," tegasnya. Berkat kesigapan Tim BTB Kalbar dan masyarakat dalam memadamkan api secara manual serta melokalisir jalur api, potensi kebakaran yang lebih luas di kawasan permukiman tersebut berhasil diredam. (and)
BERITA05/09/2026 | Andini
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar
PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kepada pasien dan penyintas Tuberkulosis (TBC). Penyerahan sebanyak 25 paket bantuan ini berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026). Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan bahwa bantuan tersebut dihadirkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial untuk meringankan beban para penyintas dalam menjalani proses pemulihan. "Walaupun bantuan yang kami berikan tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas TBC. Ini juga menunjukkan sebuah kepedulian, sebuah harapan, dan sebuah doa," ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Erna Yulianti, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan di daerah. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara dini agar penanganan dan pengobatan dapat segera dilakukan. "Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS dalam upaya kita menurunkan angka TBC yang ada di Kalimantan Barat. Kami berupaya menemukan kasus TBC sebanyak-banyaknya dan segera mengobatinya," ungkap Erna. Melalui aksi kolaboratif ini, BAZNAS dan Dinas Kesehatan Kalbar berkomitmen untuk terus memperkuat penanganan TBC, tidak hanya melalui penyaluran bantuan sosial, tetapi juga lewat peningkatan kesadaran serta pencegahan di tengah masyarakat. (and)
BERITA02/09/2026 | Andinii
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa
LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, bersama Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, dan jajaran perangkat daerah menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 tahun 2026 di Desa Serimbuk, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Dalam agenda ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat turut berpartisipasi dengan mendirikan stan layanan zakat dan memamerkan produk UMKM binaan lokal. Keikutsertaan BAZNAS diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis. Paket bantuan tersebut mencakup penanganan stunting serta beasiswa pendidikan bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, yang disinergikan bersama Bapperida melalui Program Desa SAKTI (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah). Saat Gubernur Ria Norsan menyempatkan diri meninjau stan BAZNAS, Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I, turut menyambut kedatangan rombongan sambil memperkenalkan ragam produk unggulan hasil karya UMKM binaan setempat. Kepada Gubernur dan rombongan, dipamerkan sejumlah produk lokal khas Landak mulai dari biji kopi, keripik singkong, lempok durian, hingga berbagai produk olahan menarik lainnya yang menarik perhatian para pejabat yang hadir. Usai melihat langsung produk lokal tersebut, Gubernur memberikan instruksi agar program renovasi rumah tidak layak huni dapat diperluas jangkauannya di wilayah pedesaan. "Kalau ada dana lagi, perhatikan lagi warga-warga desa ini, tambah lagi jumlah bedah rumahnya," ujar Ria Norsan saat berdialog di lokasi stan. Menanggapi arahan tersebut, Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyatakan kesiapan lembaganya untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut demi memperkuat kesejahteraan warga prasejahtera di tingkat tapak. "Kami menyambut baik dan siap mengeksekusi arahan Gubernur untuk memperluas jangkauan program bedah rumah ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah akan terus kami optimalkan agar kehadiran zakat benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok," tegas Hamzah Tawil. Kehadiran program kolaboratif ini disambut penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Warga Desa Serimbuk yang mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah dan BAZNAS. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kalbar dan pemerintah atas bantuan bedah rumah serta pendidikan ini. Rumah kami kini jauh lebih layak, dan anak-anak kami mendapat harapan baru untuk terus sekolah," ungkap salah satu warga penerima bantuan. Melalui sinergi lintas sektor yang diintegrasikan dalam ajang Gema Membangun Desa ini, Pemprov Kalbar dan BAZNAS berharap penanganan kemiskinan, pengentasan anak tidak sekolah, serta penurunan angka stunting di Kabupaten Landak dapat berjalan secara lebih optimal dan berkelanjutan. (and)
BERITA29/08/2026 | Andini
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya
Kubu Raya - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan dapur air bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (25/8/2026). Kegiatan dapur air ini merupakan bentuk respons kemanusiaan BAZNAS Kalbar dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Melalui dapur air, kebutuhan konsumsi bagi masyarakat dan pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan dapat terbantu. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran lahan yang terjadi. Ia berharap kondisi tersebut dapat segera diatasi dan tidak meluas sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman. “Mudah-mudahan kebakaran lahan ini bisa cepat diatasi,” ujar Hamzah. Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para muzaki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan yang dilakukan BAZNAS. Pimpinan Baznas berharap kolaborasi antara BAZNAS Tanggap Bencana dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dapat terus berlanjut, khususnya dalam memberikan respons cepat terhadap bencana serta membantu masyarakat yang terdampak karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kalbar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat dan memberikan manfaat melalui dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang diamanahkan oleh para muzaki dan donatur. (And)
BERITA28/08/2026 | Andini
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.
Kubu Raya, 26 Agustus 2026 – Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (26/8/2026). Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendampingan, edukasi, dan bantuan yang lebih terpadu bagi masyarakat. Ketua BKKBN, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi langkah bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga yang harmonis. Sementara itu, Ketua KPPAD Pontianak, Tumbur Manalu, S.Sos., menegaskan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat pendampingan terhadap berbagai persoalan anak, termasuk kasus pernikahan di bawah umur, dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., turut mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen BAZNAS Kalbar untuk menghadirkan dukungan sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk perempuan dan anak yang terdampak persoalan sosial dan ekonomi pascaperceraian. “Semoga santunan yang kita berikan hari ini bisa menjadi jalan pemberdayaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., berharap MoU dan PKS tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menilai kolaborasi BKKBN, KPPAD, dan BAZNAS Kalbar memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari edukasi ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi hukum, hingga dukungan sosial dan pemberdayaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada perempuan dan anak pascaperceraian sebagai bentuk nyata implementasi kolaborasi. Melalui sinergi ini, keempat lembaga berkomitmen memperkuat upaya perlindungan, pendampingan, dan pemenuhan hak perempuan serta anak di Kalimantan Barat.
BERITA27/08/2026 | Andini
TEKAN ANGKA ANAK TIDAK SEKOLAH
TEKAN ANGKA ANAK TIDAK SEKOLAH
PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama BAZNAS Kalbar memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Desa SAKTI (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah). Penandatanganan ini berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kalbar, Kamis (20/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus memulihkan hak pendidikan anak-anak yang putus sekolah di Kalbar. Ketua BAZNAS Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti sekadar di atas kertas. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) lewat BAZNAS. "Bukan hanya sekadar MoU, tetapi akan kita gerakkan," tegas Hamzah. Sementara itu, perwakilan BAPPERIDA dan Biro Kesra Setda Kalbar menyambut baik sinergi lintas sektor ini. Program Desa SAKTI nantinya akan diperluas melalui Gerakan Masuk Desa (GMD), dengan skema bantuan yang disesuaikan langsung dengan kebutuhan sekolah agar lebih tepat sasaran. Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E., menambahkan, pengelolaan dana ZIS yang terintegrasi akan mempercepat proses penyaluran. Pihaknya mengimbau OPD yang memiliki program sosial agar menyalurkan dananya melalui rekening resmi BAZNAS. Melalui sinergi ini, Pemprov dan BAZNAS Kalbar berkomitmen menekan angka anak tidak sekolah demi mendongkrak kualitas sumber daya manusia di Kalbar.
BERITA21/08/2026 | Andini
Baznas Ketapang Salurkan Sarana Air Bersih untuk Santri TPQ Al- Mujahidin
Baznas Ketapang Salurkan Sarana Air Bersih untuk Santri TPQ Al- Mujahidin
KETAPANG — BAZNAS Kabupaten Ketapang bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan fasilitas penampungan air bersih berupa tong air kepada Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Mujahidin. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Jalan Muhammad Thohir, Kanalisasi, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan di Kantor BAZNAS Kabupaten Ketapang, yang dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat serta Ketua BAZNAS Kabupaten Ketapang, H. Uti Mahmud, S.Ag Ketua BAZNAS Kabupaten Ketapang, H. Uti Mahmud, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan jajaran pengurus provinsi. Kehadiran Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar menjadi momentum penting untuk menyerahkan langsung bantuan fasilitas pendukung ibadah tersebut ke TPQ Al- Mujahidin. “Tentunya saya selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Ketapang memberikan penghargaan kepada beliau, dan beliau ini yang akan menyerahkannya langsung kepada Taman Pendidikan Al-Qur'an Al-Mujahidin untuk memberikan penghargaan langsung paket air ini untuk di mushola TPQ.” — H. Uti Mahmud, S.Ag, Ketua BAZNAS Kabupaten Ketapang Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.SI., menyampaikan bahwa program pendistribusian ini dirancang secara terstruktur dan berbasis kebutuhan riil di lapangan. Bantuan tong air wudu ini diharapkan tidak hanya meringankan operasional TPQ, tetapi juga bernilai jariyah bagi para muzaki dan munfik yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. “Alhamdulillah, ini membuktikan bahwa BAZNAS Ketapang kembali memberikan distribusi yang berbasis program. Artinya, ini insyaallah menjadi amal jariah para muzaki, para munfik, orang yang berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Ketapang.” — Dr H. Hamzah Tawil, M.SI., Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Ia juga menambahkan bahwa fasilitas penampungan air bersih ini memiliki dampak langsung bagi anak-anak santri dalam menjaga kebersihan dan kesucian beribadah sehari-hari di lingkungan lembaga pendidikan Al- Qur'an tersebut. Pihak pengurus TPQ Al-Mujahidin selaku mustahik atau penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS. “Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberikan rahmat hidayah kepada kita semua dan kepada muzaki, kepada yang menyumbang, kami doakan semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberikan keselamatan, kesejahteraan, sehat badannya, dilancarkan rezekinya.” — Perwakilan Mustahik / Pengurus TPQ Al-Mujahidin. (ist)
BERITA19/08/2026 | Andini
Sinergi ZISWAF dan Layanan Halal Warnai Pembukaan MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara
Sinergi ZISWAF dan Layanan Halal Warnai Pembukaan MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara
KAYONG UTARA — Ajang syiar Islam terbesar di Provinsi Kalimantan Barat, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tahun 2026, resmi dibuka di Pelataran Eks Sail Selat Karimata, Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Di tengah kemeriahan pembukaan pesta akbar tersebut, kehadiran stan Pojok ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) dan Layanan Halal Center menarik perhatian khusus dari Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., bersama Ibu Gubernur selaku Ketua PKK Kalbar, Dr. Hajjah Erlina, S.H., M.H. Dalam kunjungan ke stan kolaboratif tersebut, Gubernur Kalbar memberikan apresiasi tinggi atas sinergi luar biasa yang terjalin antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalbar, Badan Wakaf Indonesia (BWI), serta dukungan penuh dari mitra strategis seperti Bank Indonesia dan Bank Kalbar Syariah. Menurut Gubernur, kolaborasi lintas sektor ini sangat strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah serta memperluas jangkauan layanan pengumpulan dan pendistribusian dana umat di Kalimantan Barat. Peninjauan stan ini juga turut dihadiri langsung oleh Ketua BWI Kalbar, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., bersama jajaran pimpinan BAZNAS. Kehadiran pimpinan BWI dan BAZNAS ini memperkuat komitmen bersama dalam mengoptimalkan literasi serta penguatan instrumen keuangan sosial Islam di tengah masyarakat. Gubernur mengimbau masyarakat agar senantiasa menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS serta menyalurkan wakaf melalui Badan Wakaf Indonesia. Seruan serupa disampaikan oleh Ibu Gubernur, Dr. Hajjah Erlina, yang mengajak masyarakat berkunjung ke arena MTQ untuk memanfaatkan stan layanan guna meningkatkan kesadaran pentingnya pengelolaan ZISWAF yang produktif demi kesejahteraan mustahik. Momen kunjungan tersebut turut diwarnai aksi nyata oleh Gubernur secara langsung menunaikan wakaf sambil menikmati seduhan kopi gratisan di lokasi stan. Kesiapan dan kesuksesan pelayanan di arena MTQ ini memang dikawal langsung oleh pimpinan inti lembaga keagamaan. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., hadir membersamai bersama Wakil Ketua II Iswardani, S.E.I., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Kayong Utara beserta jajaran. Dalam keterangannya, Ketua BAZNAS Kalbar menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh mitra strategis mulai dari Bank Indonesia, Bank Kalbar Syariah, lembaga layanan halal, hingga jajaran Pemkab Kayong Utara yang telah totalitas mendukung kelancaran program ini. Pihaknya berharap kolaborasi serta kebaikan para dermawan, muzakki, dan wakif mendapat balasan terbaik dari Allah SWT, sehingga semakin banyak kaum dhuafa serta mustahik yang terbantu melalui peningkatan penghimpunan dana umat. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I., menjelaskan bahwa stan kolaborasi ini dirancang untuk memberikan pelayanan prima yang interaktif dan edukatif bagi pengunjung. Berbagai fasilitas unggulan dihadirkan, mulai dari kemudahan pembayaran ZISWAF secara modern menggunakan QRIS maupun offline, layanan konsultasi halal, hingga penyediaan suvenir menarik bagi para donatur. Selain itu, stan ini juga memamerkan produk-produk unggulan UMKM mustahik oleh binaan BAZNAS Kabupaten Kayong Utara seperti kerupuk udang, lempok durian, kopi lokal, amplang, minyak kelapa, hingga madu kelulut serta fasilitas _artisan coffee_ gratis bagi masyarakat yang berzakat, berinfak, bersedekah, maupun berwakaf. (Ist)
BERITA19/08/2026 | Andini
BAZNAS Bangun Pipanisasi Sepanjang 2 Kilometer dari Bukit Stegar untuk Pesantren Darul Hikam
BAZNAS Bangun Pipanisasi Sepanjang 2 Kilometer dari Bukit Stegar untuk Pesantren Darul Hikam
KAYONG UTARA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara resmi merampungkan dan meninjau langsung proyek pipanisasi air bersih dari sumber mata air perbukitan Bukit Stegar, Desa Sutra, Kecamatan Sukadana, Senin (3/8). Peresmian dan peninjauan infrastruktur air bersih ini dihadiri langsung Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Dr.H.Hamzah Tawil, M.Si didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan (Iswardani, S.E.I), serta Ketua BAZNAS Kabupaten Kayong Utara H.Zulkaslim dilakukan secara khidmat di tengah suasana alam pedesaan yang asri dan rimbun. Proyek strategis hasil kolaborasi BAZNAS RI,BAZNAS Kalbar, BAZNAS Kayong Utara, program ini dirancang untuk menjawab tantangan ketersediaan air bersih yang layak, suci, dan berkelanjutan di lingkungan pesantren. Peninjauan di sertai peresmian ini disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hikam, Kiai Mas Rofik. Rombongan menyempatkan diri berjalan kaki melintasi jembatan kayu di tengah rimbunnya hutan untuk meninjau langsung jalur pipa sejauh ± 2 kilometer yang mengalirkan air dari mata air gunung Bukit Stegar menuju bak penampungan pesantren bagi ± 200 santri dan santriwati serta para ustaz-ustazah. Dalam keterangannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi mendalam kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada lembaga. "Alhamdulillah pada hari ini kami menyaksikan bagian daripada proses yang sedang berjalan untuk air bersih kebutuhan para santri-santriwati. Tentu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada para muzakki, para munfik yang sudah berzakat, berinfak, dan bersedekah di BAZNAS Provinsi Kalbar maupun BAZNAS Republik Indonesia dan BAZNAS Kayong Utara yang sudah membersamai ini. Insyaallah ini menjadi amal jariyah buat Bapak, Ibu semua sehingga para santri anak-anak kita di Pondok Pesantren Darul Hikam bisa mendapatkan air yang bersih, air yang layak, dan air yang suci untuk kebutuhan sehari-hari." — Dr. H. Hamzah Tawil, M.SI (Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat) Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hikam, Kiai Mas Rofik, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas terealisasinya proyek penampungan dan pipanisasi air bersih yang dibiayai sepenuhnya melalui program BAZNAS. Beliau menegaskan bahwa air yang mengalir dari Bukit Stegar memiliki kualitas yang sangat baik dan memenuhi standar higienis. "Alhamdulillah saat ini saya berada di proyek penampungan air bersih yang pembangunan ini keseluruhannya dibiayai oleh program BAZNAS. Dan alhamdulillah sebagaimana yang kita lihat, air di sini sangat layak, tidak hanya bisa digunakan untuk mandi dan bersih-bersih, tetapi juga untuk minum. Air sangat menjadi kebutuhan yang sangat urgen. Maka saya doakan semoga Bapak Ibu semua, para donatur, dan pihak yang terlibat senantiasa diberikan keberkahan hidup, barokah daripada infak pembangunan dan pipanisasi air bersih kepada pondok pesantren kami." — Kiai Rofik (Pengasuh Ponpes Tahfidzul Qur'an Darul Hikam) Selain kepada para donatur, ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Bupati Kayong Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama wilayah provinsi, Kantor Agama Kabupaten Kayong Utara, serta seluruh stakeholder yang telah membersamai program BAZNAS selama ini. Melalui program infrastruktur air bersih ini, BAZNAS kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan di daerah agar terus tumbuh dengan fasilitas dasar yang memadai dan berdaya guna tinggi. (Ist)
BERITA19/08/2026 | Andini
Pemprov Kalbar dan BAZNAS Kalbar, Salurkan Program Kalbar Pintar di Pondok Pesantren Nur Hasani Teluk Batang.
Pemprov Kalbar dan BAZNAS Kalbar, Salurkan Program Kalbar Pintar di Pondok Pesantren Nur Hasani Teluk Batang.
TELUK BATANG, — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan dunia pendidikan melalui penyaluran program bantuan pendidikan "Kalbar Pintar". Gema Membangun Desa yang ke-3 ini dipusatkan di Pondok Pesantren Nur Hasani, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu, 01/08/2026 Penyaluran bantuan pendidikan yang menyasar pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi ini dihadiri dan diserahkan langsung secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Barat bersama pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten. Kehadiran para tokoh penting ini disambut dengan penuh antusias oleh para santri, dewan guru, serta pengasuh Pondok Pesantren Nur Hasani. Program "Kalbar Pintar" merupakan bentuk sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan BAZNAS dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui kolaborasi ini, dana umat yang dikelola secara profesional disalurkan secara tepat sasaran kepada para pelajar dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat belajar yang tinggi. Pengasuh Pondok Pesantren Nur Hasani menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini di lembaga pendidikan yang mereka pimpin. Bantuan pendidikan ini dinilai sangat membantu meringankan beban finansial para santri sekaligus menjadi motivasi kuat bagi mereka untuk terus mengukir prestasi akademik maupun keagamaan. Acara penyerahan bantuan pendidikan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang berperan aktif dalam pembangunan kesejahteraan sosial dan keagamaan di Kalimantan Barat, antara lain. Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Iswardani, S.E.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Kayong Utara, H. Zulkaslim Pebrata Tamura, S.Pd., Serta jajaran pengurus yayasan, tokoh masyarakat, dan wali santri setempat. Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.SI., menegaskan bahwa program bantuan pendidikan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan finansial semata, melainkan sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Kalimantan Barat yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi. Hal ini sejalan dengan semangat pembangunan daerah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari tingkat desa hingga perkotaan. (Ist)
BERITA19/08/2026 | Andini
Kalbar Mandiri, BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi
Kalbar Mandiri, BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi
Kalbar Mandiri, BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi Pontianak - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Rabu ( 12/08/2026 ) Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan Agus Suwandi, yang dalam kesehariannya berkebun dan bertani. Bantuan Gerobak Artco ini bersumber dari amanah para muzaki dan donatur yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kalbar. Penyaluran ini dilakukan dengan tujuan memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. ini merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan manfaat zakat secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Agus Suwandi selaku penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kalbar. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam mendukung pekerjaannya di bidang pertanian. BAZNAS Kalbar berharap lebih banyak lagi bantuan serupa yang dapat diberikan kepada Mustahik penerima manfaat sehingga zakat, infak, shadaqah yang diberikan oleh para muzaki menjadi sumber keberkahan dalam harta yang mereka miliki.
BERITA14/08/2026 | Andini
BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Surau Al-Ikhlas
BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Surau Al-Ikhlas
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Surau Al-Ikhlas sebagai bentuk kepedulian terhadap rumah ibadah yang telah lama menjadi pusat pembinaan keagamaan dan pendidikan Al-Qur'an bagi masyarakat sekitar. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menyampaikan bahwa Surau Al-Ikhlas merupakan salah satu surau yang telah berdiri cukup lama dan telah melahirkan banyak generasi yang belajar mengaji melalui Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Namun, keberadaannya sering kali luput dari perhatian sehingga masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam operasional sehari-hari. "Dari sekian banyak masjid dan surau yang ada di Kota Pontianak, Surau Al-Ikhlas merupakan salah satu yang terkadang luput dari perhatian umat. Surau ini telah berdiri cukup lama dan telah melahirkan banyak lulusan TPA. Namun, untuk membayar tagihan listrik dan PDAM saja terkadang harus terlambat karena belum memiliki kas yang mencukupi," ujarnya. Ia berharap bantuan yang berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kalimantan Barat dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana surau, sehingga aktivitas ibadah dan pembinaan keagamaan dapat terus berjalan dengan baik. "Mudah-mudahan melalui bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kalimantan Barat ini, Surau Al-Ikhlas dapat terus memberikan penerangan, kenyamanan, dan menjadi tempat ibadah yang semakin bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tambahnya. Sementara itu, Ust. H. Solihin selaku imam Surau Al-Ikhlas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, termasuk mendukung keberlangsungan rumah-rumah ibadah yang menjadi pusat pembinaan umat dan syiar Islam di Kalimantan Barat. Mari bersama hadirkan keberkahan bagi para dai, guru ngaji, dan marbot masjid yang telah mengabdikan diri untuk umat. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui Program Bantuan Sembako untuk Dai, Guru Ngaji, dan Marbot Masjid
BERITA29/07/2026 | Helmi Anshari
Menguatkan Senyum Anak Yatim, BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan untuk Azmi
Menguatkan Senyum Anak Yatim, BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan untuk Azmi
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kepada Azmi, seorang anak berusia 6 tahun yang kehilangan ayahnya, Muhammad Nur Arifin, pada April 2025. Azmi yang tinggal di Gang Tenaga Baru, Sungai Jawi, harus menghadapi kehilangan sosok ayah di usia yang masih sangat belia. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menyampaikan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW. "Rasulullah mengajarkan bahwa mengusap kepala anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Makna mengusap kepala anak yatim bukan sekadar sentuhan fisik, tetapi juga menghadirkan perhatian, kepedulian, kasih sayang, dan empati kepada mereka yang harus kehilangan sosok ayah di usia yang belum siap menerima kenyataan tersebut," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan anak-anak yatim sebagai bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui berbagai program kepedulian, BAZNAS berupaya memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik. "Karena itu, BAZNAS Provinsi Kalbar mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim. Caranya sangat sederhana, cukup menyisihkan sebagian rezeki atau sisa uang belanja yang kita miliki. Insya Allah, dari kepedulian kecil tersebut, mereka dapat terus tersenyum, melanjutkan pendidikan, dan tidak lagi merasa khawatir akan kebutuhan hidup sehari-hari," tambahnya. Melalui bantuan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Sebab, kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi harapan besar bagi masa depan mereka sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan. Mari bersama hadirkan senyum dan harapan bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas melalui Program Peduli Disabilitas dan Anak Yatim BAZNAS Provinsi Kalbar
BERITA29/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan untuk 10 Guru Honorer SMK Muhammadiyah 2 Pontianak
BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan untuk 10 Guru Honorer SMK Muhammadiyah 2 Pontianak
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan kepada 10 guru honorer di SMK Muhammadiyah 2 Pontianak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri, khususnya guru honorer yang belum memperoleh sertifikasi. Rabu (29/07/2026) Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pontianak, Suratno, S.T., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Provinsi Kalbar kepada para guru honorer di sekolahnya. "Guru-guru kami yang belum tersertifikasi tentu sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Mudah-mudahan apa yang diberikan BAZNAS membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima," ujarnya. Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kesejahteraan guru honorer. "Melalui bantuan ini kami ingin menunjukkan bahwa BAZNAS turut peduli terhadap nasib para guru honorer, khususnya yang belum tersertifikasi. Kami berharap ke depan para guru honorer dapat memperoleh kesempatan menjadi aparatur sipil negara maupun mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik," ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan kepada berbagai program yang memberikan manfaat luas, termasuk mendukung sektor pendidikan. "BAZNAS Kalbar menghimpun dana umat agar kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, semakin banyak pula guru, pelajar, dan masyarakat yang dapat menerima manfaat," jelasnya. Menurut Iswardani, penyaluran bantuan kepada 10 guru honorer di SMK Muhammadiyah 2 Pontianak merupakan langkah awal yang diharapkan dapat terus berkembang. "Program ini masih merupakan tahap perintisan. Hari ini kami menyalurkan bantuan kepada 10 guru honorer, dan ke depan kami berharap dapat menjangkau lebih banyak guru secara bertahap di berbagai sekolah di Kalimantan Barat," tambahnya. Selain itu, ia menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar terus mendorong program pendayagunaan zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan para penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas peluang kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan SMK Muhammadiyah 2 Pontianak, khususnya melalui Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), untuk mendukung publikasi dan peliputan berbagai kegiatan sosial serta pemberdayaan yang dilaksanakan BAZNAS. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap kepedulian terhadap para guru honorer dapat terus tumbuh, sehingga mereka semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan generasi bangsa sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat. Mari bersama mendukung kesejahteraan para guru honorer melalui Program Insentif Guru Honorer BAZNAS Kalbar
BERITA29/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Kembali Perkuat UMKM Ibu Lisdiana Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Provinsi Kalbar Kembali Perkuat UMKM Ibu Lisdiana Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi
Pontianak – Semangat pantang menyerah menjadi gambaran perjuangan Ibu Lisdiana, seorang ibu yang harus menjalani peran ganda setelah kepergian sang suami. Selain menjadi ibu bagi anak-anaknya, ia juga menjadi tulang punggung keluarga dengan mengandalkan usaha warung mie ayam yang dikelolanya setiap hari. Setiap dini hari, Ibu Lisdiana memulai aktivitasnya dengan menyiapkan bahan dagangan. Semua dilakukan demi memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi dan agar anaknya yang masih menempuh pendidikan di bangku kuliah dapat terus melanjutkan cita-citanya tanpa harus terhenti karena keterbatasan ekonomi. Melihat semangat dan kegigihan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan pendampingan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik. Sebelumnya, pada 24 Februari 2026, BAZNAS Provinsi Kalbar telah menyalurkan bantuan berupa payung tenda jualan untuk menunjang aktivitas usaha Ibu Lisdiana. Bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam meningkatkan kenyamanan dan daya tarik usahanya. Seiring berkembangnya usaha dan meningkatnya jumlah pelanggan, Kamis (23/07/2026) BAZNAS Provinsi Kalbar kembali menyalurkan bantuan lanjutan berupa 10 kursi besi, 1 meja kecil, dan 1 meja sedang guna meningkatkan kapasitas pelayanan warung mie ayam milik Ibu Lisdiana. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Provinsi Kalbar dalam mendukung keberlangsungan usaha para mustahik agar mampu berkembang secara bertahap, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi. Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidupnya dan perlahan bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki. BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap bantuan yang diberikan dapat semakin memperkuat usaha Ibu Lisdiana, memperluas kesempatan memperoleh penghasilan, serta menjadi penyemangat untuk terus berjuang demi masa depan keluarganya. Sebagai bagian dari ikhtiar memberdayakan pelaku usaha kecil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melalui : Program Bantuan Modal Usaha UMKM BAZNAS Kalbar. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan akan menjadi modal harapan bagi para pelaku UMKM mustahik agar mampu mengembangkan usahanya, mandiri secara ekonomi, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga serta masyarakat.
BERITA24/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Hadiri Rapat Penguatan Sinergi Program Desa Sakti
BAZNAS Kalbar Hadiri Rapat Penguatan Sinergi Program Desa Sakti
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menghadiri Rapat Penguatan Kolaborasi dan Sinergitas Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah) sebagai bentuk komitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penanganan anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan. Pertemuan ini melibatkan berbagai perangkat daerah, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun langkah strategis dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Linda Purnama, M.Si, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya dilakukan bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Menurutnya, seluruh pihak perlu terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas besar meningkatkan kualitas pembangunan manusia di Kalimantan Barat. Ia menjelaskan bahwa Program Desa Sakti bertujuan menangani persoalan anak-anak yang putus sekolah melalui pendekatan lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, Linda mengungkapkan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar akan menjadi salah satu mitra strategis dalam mendukung program tersebut melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Program Desa Sakti direncanakan akan diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat pada kegiatan Gerakan Masyarakat Desa (GMD), dengan BAZNAS Provinsi Kalbar turut menghadirkan layanan dan program ZIS dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sementara itu, Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A, menegaskan bahwa sejak dilantik, jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam paparannya, Ali Rohman memperkenalkan platform baznaskalbar.com beserta konsep UPZ Tematik, yaitu pengelolaan zakat yang manfaatnya dikembalikan kepada lingkungan atau instansi tempat zakat tersebut dihimpun. Ia juga menjelaskan kerja sama yang telah dilakukan bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dalam memberikan bantuan kepada perempuan rentan dan anak-anak pasca perceraian. Menurutnya, BAZNAS siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU), proses verifikasi calon penerima manfaat, hingga optimalisasi peran BAZNAS kabupaten/kota dalam mendukung penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). "Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga penghimpun zakat, tetapi juga sebagai mitra kolaborasi yang membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, termasuk mendukung anak-anak agar kembali memperoleh akses pendidikan," ujarnya. Dalam sesi diskusi, Dewan Pendidikan Kalimantan Barat mengusulkan pentingnya pemetaan (mapping) berdasarkan karakteristik penyebab anak tidak sekolah, baik karena faktor ekonomi maupun rendahnya motivasi belajar. Dengan pemetaan tersebut, diharapkan intervensi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran sesuai tingkat prioritas. Selain itu, peserta rapat juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data Anak Tidak Sekolah tahun 2026, khususnya pada lima kabupaten dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah, yaitu Kayong Utara, Sekadau, Kapuas Hulu, Melawi, dan Landak. Perwakilan PKBM Kalimantan Barat menyampaikan perlunya sinkronisasi data lintas instansi melalui surat edaran, penguatan kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta dukungan BAZNAS dalam pembiayaan pendidikan bagi kelompok rentan, termasuk warga binaan perempuan. Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa dan Biro Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat menekankan pentingnya penyusunan nota kesepahaman beserta rencana kerja yang jelas sebagai dasar pelaksanaan kolaborasi lintas sektor, sehingga implementasi Program Desa Sakti dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS mengajak masyarakat, para muzaki, dan seluruh pihak untuk turut berpartisipasi dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui. Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Putus Sekolah)
BERITA23/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Hadiri Rapat Komitmen Lintas Sektor Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
BAZNAS Provinsi Kalbar Hadiri Rapat Komitmen Lintas Sektor Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat turut menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pengembangan Program Desa Sehat Siaga TBC (DAHSAT) di Provinsi Kalimantan Barat, yang diselenggarakan sebagai tindak lanjut penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan eliminasi TB. Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Presiden tentang Optimalisasi Penanggulangan Tuberkulosis, Peraturan Gubernur Kalimantan Barat tentang Penanggulangan Tuberkulosis, serta Surat Keputusan Gubernur mengenai Tim Percepatan Penanggulangan TB Kalimantan Barat. Ketua Panitia, Endang Maman Sudirman, S.KM., M.AP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan lintas sektor yang telah dilaksanakan pada 29 April 2026. Pada pertemuan sebelumnya telah terbangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam percepatan penanggulangan TB serta disepakati berbagai langkah yang perlu ditindaklanjuti bersama. Menurutnya, pertemuan kali ini tidak hanya bertujuan melakukan evaluasi terhadap capaian yang telah dilaksanakan, tetapi juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi serta menyusun langkah-langkah strategis agar program penanggulangan TB dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa tujuan kegiatan adalah memperkuat komitmen lintas sektor di Kalimantan Barat, menyampaikan perkembangan hasil tindak lanjut pasca pertemuan April 2026, mengidentifikasi tantangan dan kebutuhan dalam penanggulangan TB, serta memperkuat peran setiap pemangku kepentingan sesuai tugas dan fungsinya dalam mendukung percepatan eliminasi TB. Peserta kegiatan terdiri dari anggota Tim Percepatan Penanggulangan TB yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat, perangkat daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, mitra pembangunan, serta berbagai lembaga terkait dengan jumlah peserta sekitar 55 orang Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki peran strategis dalam mendukung penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui pendekatan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Menurutnya, peran tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan target eliminasi TBC di Indonesia. Ia menegaskan bahwa penanggulangan TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Melalui pengelolaan dana ZIS yang tepat sasaran, BAZNAS dapat memberikan dukungan berupa bantuan nutrisi, pendampingan pengobatan, pemberdayaan ekonomi keluarga penyintas, hingga penguatan edukasi kesehatan di tengah masyarakat. "BAZNAS siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat aspek sosial, ekonomi, dan spiritual bagi para penyintas TBC. Dengan optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran, kami berharap dapat berkontribusi mempercepat terwujudnya Indonesia Bebas TBC sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mustahik," ujar Hamzah Tawil.. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan oleh dr. Antonius Decky mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, disampaikan bahwa sumber daya manusia yang sehat merupakan prioritas utama pembangunan daerah, sehingga penanganan Tuberkulosis menjadi salah satu program prioritas nasional yang memerlukan dukungan seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa percepatan eliminasi TB bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah, lembaga, dunia pendidikan, tempat kerja, organisasi masyarakat, hingga masyarakat secara luas. "TB tidak mengenal batas usia maupun profesi. Anak-anak, pekerja, hingga masyarakat umum memiliki risiko yang sama. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan melalui perluasan skrining di lingkungan kerja, sekolah, perguruan tinggi, tempat ibadah, dan lingkungan masyarakat. Semakin cepat kasus ditemukan, maka semakin cepat pula pengobatan dapat dilakukan," ujarnya. Berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis hingga Juli 2026, jumlah kasus TB yang berhasil ditemukan di Kalimantan Barat baru mencapai sekitar 6.350 kasus, sementara diperkirakan masih terdapat sekitar 12 ribu kasus yang belum teridentifikasi. Ia menambahkan bahwa meskipun pengobatan TB saat ini telah semakin maju dan vaksin telah tersedia, tantangan terbesar masih terletak pada keberhasilan pengobatan karena memerlukan waktu yang relatif panjang serta kedisiplinan pasien dalam menjalani terapi hingga tuntas. Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, LAZISMU, Yayasan Bina Asri, Organisasi Penyintas TB Khatulistiwa, serta berbagai mitra lainnya yang memiliki komitmen bersama dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis di Kalimantan Barat. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam ikhtiar ini dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui : Program Bantuan bagi Penyintas Tuberkulosis (TB).
BERITA23/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Berikan Bantuan kepada Penyintas Disabilitas di Kubu Raya
BAZNAS Provinsi Kalbar Berikan Bantuan kepada Penyintas Disabilitas di Kubu Raya
Kubu Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Muhammad Thamrin, warga Kabupaten Kubu Raya yang mengalami disabilitas permanen akibat kecelakaan kerja dan kini hidup dalam keterbatasan. Rabu (22/07/2026). Muhammad Thamrin diketahui mengalami kecelakaan kerja sekitar sembilan bulan yang lalu. Sebelum musibah tersebut, ia menjalani kehidupan dengan normal sejak tahun 1998 hingga 2024. Namun setelah mengalami cedera serius yang berawal dari bagian kaki hingga berdampak pada organ dalam, ia tidak lagi dapat berjalan dan harus menjalani operasi. Saat ini, Thamrin hidup sebatang kara setelah ibu dan kakaknya meninggal dunia, sementara ayah kandungnya telah lama berpisah dengan ibunya. Kondisi tersebut membuatnya tidak memiliki keluarga yang mendampingi, sehingga kebutuhan sehari-harinya banyak bergantung pada kepedulian warga sekitar. Meski memiliki rumah sendiri, keterbatasan fisik membuatnya sulit beraktivitas. Untuk memenuhi kebutuhan makan, ia hanya dapat mengonsumsi makanan bertekstur lembut seperti bubur dan buah-buahan. Tidak jarang ia harus menahan lapar ketika tidak ada bantuan dari warga. Di tengah keterbatasan tersebut, kepedulian masyarakat sekitar terus hadir. Beberapa tetangga dan seorang ayah angkat secara bergantian menemani dan membantu kebutuhannya, terutama pada malam hari. Sebelumnya, Thamrin masih sempat berjalan menggunakan tongkat sebelum kondisinya semakin menurun. Selain berjuang menghadapi kondisi kesehatannya, Thamrin juga memiliki seorang anak yang saat ini duduk di bangku kelas II Sekolah Dasar dan menempuh pendidikan di MI yang berada di lingkungan panti asuhan. Mari bersama hadirkan harapan baru bagi saudara kita yang sedang berjuang. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui Program Bantu Muhammad Thamrin, Penyintas Disabilitas di Kubu Raya.
BERITA22/07/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Salurkan Santunan bagi Keluarga yang Tengah Berduka
BAZNAS Kalbar Salurkan Santunan bagi Keluarga yang Tengah Berduka
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat mendatangi salah satu keluarga yang sedang mengalami musibah dengan menyalurkan bantuan santunan kepada Maiya Ananda Citra Lestari (19) di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Selasa (21/07/2026). Bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Kalbar untuk membantu meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi cobaan. Maiya Ananda Citra Lestari (19) merupakan seorang ibu muda asal Jalan Yos Sudarso Gang Kelapa Emas, Desa Kuala, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang. Ia bersama suaminya, Dendy (24), tengah menghadapi duka setelah kehilangan bayi perempuan mereka yang meninggal dunia pada usia 21 hari. Menurut penuturan Maiya, bayinya lahir dalam kondisi sehat melalui proses operasi sesar dan ia sempat menjalani transfusi darah sebanyak dua kantong. Namun, saat waktu salat Zuhur, keluarga menerima kabar duka bahwa sang bayi telah meninggal dunia. "Kami masih tidak percaya, Pak. Sebelumnya kondisinya saat lahiran sehat. Pas waktu azan Zuhur, kami mendapat kabar anak kami sudah tidak ada," tutur Ibu dari Maiya dengan haru. Ibu dari Maiya juga mengungkapkan bahwa selama menjalani pengobatan di Pontianak, keluarganya mengalami kesulitan ekonomi. Selama kurang lebih satu minggu mereka terpaksa menginap di Masjid Sudarso karena tidak memiliki tempat tinggal maupun keluarga di Pontianak. Suaminya yang merupakan seorang mualaf bekerja sebagai buruh serabutan, sementara Maiya merupakan ibu rumah tangga. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan. Bahkan, upaya meminjam biaya kepada keluarga juga belum membuahkan hasil. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat hadir memberikan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga dhuafa yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus menjadi wujud nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki dapat menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA21/07/2026 | Helmi Anshari
Workshop Integrasi ATM Kalbar, BAZNAS Soroti Peran Zakat dalam Mendukung Program Kesehatan
Workshop Integrasi ATM Kalbar, BAZNAS Soroti Peran Zakat dalam Mendukung Program Kesehatan
Pontianak – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menjadi salah satu narasumber dalam Workshop Evaluasi dan Penjabaran Petunjuk Teknis Integrasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) serta Kebijakan Nasional Terkait ATM Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Senin (20/07/2026). Dalam paparannya, Hamzah Tawil menyampaikan apresiasi kepada ADINKES Kalbar atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, upaya penguatan sinergi dalam penanganan penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria sejalan dengan peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang turut mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. "Atas nama BAZNAS Provinsi Kalbar, kami mengucapkan terima kasih kepada ADINKES Kalbar yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Hal ini sejalan dengan tugas kemanusiaan BAZNAS dalam membantu pemerintah, khususnya pemerintah daerah, termasuk mendampingi para mustahik yang terdampak penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria," ujarnya. Hamzah menegaskan bahwa zakat bukan hanya merupakan instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Surah At-Taubah ayat 60, sebagian besar penyintas AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria berasal dari kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan termasuk dalam kategori fakir maupun miskin. Kondisi tersebut sering kali menyebabkan mereka kesulitan menjalani pengobatan secara berkelanjutan akibat keterbatasan dukungan sosial dan finansial. "Insya Allah dana zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen pendukung program kesehatan. Dana umat ini hadir untuk bersinergi dengan pemerintah, bukan menggantikan pembiayaan utama yang telah disediakan pemerintah," jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Hamzah juga memaparkan sejumlah bentuk optimalisasi pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung penyintas penyakit ATM, antara lain melalui bantuan sembako dan nutrisi, layanan Rumah Sehat BAZNAS (RSB), pendampingan pemberdayaan ekonomi, program perbaikan rumah layak huni, hingga edukasi kesehatan berbasis masjid. Selain itu, ia mengusulkan agar ADINKES Kalbar dapat menginisiasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berbasis komunitas sebagai sarana penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang nantinya dapat disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyintas penyakit ATM. Di akhir pemaparannya, Hamzah Tawil turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Kalbar. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menerima manfaat dari dana zakat yang dihimpun," tuturnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sintang, Totok Agus Sudono, M.M.Pd, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam program penanggulangan Tuberkulosis telah dimulai sejak tahun 2025. Menurutnya, kegiatan workshop ini merupakan kali kedua BAZNAS kabupaten/kota di Kalimantan Barat mengikuti kegiatan serupa. Ia menjelaskan bahwa pada November 2025 BAZNAS Kabupaten Sintang telah meluncurkan program BAZNAS Peduli Penderita Tuberkulosis sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan pemerintah di daerah. Workshop ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Dinas Kesehatan Kota Singkawang, Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Ketapang, serta perwakilan BAZNAS Kota Pontianak, BAZNAS Kabupaten Sintang, BAZNAS Kabupaten Sanggau, dan BAZNAS Kota Singkawang. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, sektor kesehatan, dan BAZNAS dalam mendukung penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria, sehingga program kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.
BERITA21/07/2026 | Helmi Anshari
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →