Berita Terbaru
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Bahas Sinkronisasi Data dan Penguatan Program Sosial
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam hal sinkronisasi data mustahik dan optimalisasi program pemberdayaan sosial.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi, tidak hanya sebagai pengumpul dana, tetapi juga sebagai pelaksana program yang terintegrasi antara BAZNAS dan Dinas Sosial. Salah satu upaya yang diinisiasi adalah pemberdayaan Masjid Al-Furqon di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalbar sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
BAZNAS Kalbar juga menyoroti pentingnya penggunaan data berbasis desil dalam menentukan penerima manfaat (mustahik). Dalam hal ini, BAZNAS memerlukan akses terhadap data resmi pemerintah agar program pengentasan kemiskinan yang dijalankan dapat tepat sasaran.
Beberapa hal yang menjadi perhatian BAZNAS antara lain mekanisme memperoleh akses data mustahik, kemungkinan penggunaan legitimasi atau integrasi sistem melalui Dinas Sosial, serta kebutuhan surat resmi untuk konektivitas data. Selain itu, BAZNAS juga menanyakan terkait mekanisme perbaikan data desil yang tidak sesuai di lapangan serta proses pengajuan perubahan data kepada pihak yang berwenang.
Permasalahan lain yang turut dibahas adalah bagaimana penanganan masyarakat yang belum terdata dalam sistem desil, seperti lansia sebatang kara, agar dapat diusulkan untuk mendapatkan layanan sosial seperti panti jompo.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Provinsi Kalbar menyampaikan bahwa optimalisasi UPZ perlu disinkronkan dengan program yang telah berjalan, termasuk sistem pendataan berbasis desil yang telah ditetapkan secara nasional. Data desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari pemerintah pusat dan telah terintegrasi dengan berbagai kementerian.
Dinas Sosial menjelaskan bahwa masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas penerima bantuan sosial, sementara desil 5 dapat menerima bantuan tertentu seperti iuran BPJS. Proses perubahan data desil tidak dapat dilakukan secara langsung, melainkan harus melalui pengajuan dan verifikasi berjenjang melalui pendamping di lapangan, seperti petugas Program Keluarga Harapan (PKH), serta menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
Selain itu, Dinas Sosial juga menyampaikan bahwa berbagai program bantuan telah berjalan, meliputi bantuan bagi masyarakat rentan, lansia, anak, penyandang disabilitas, hingga korban bencana, baik bencana alam maupun non-alam seperti kebakaran. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan, sandang, serta pendampingan psikologis.
Terkait layanan panti sosial, Dinas Sosial mengungkapkan bahwa kapasitas panti jompo milik pemerintah saat ini cukup terbatas, sehingga dalam kondisi tertentu dapat memanfaatkan panti swasta sebagai alternatif. Mekanisme pengusulan tetap dilakukan melalui Dinas Sosial kabupaten/kota, disertai asesmen maksimal tujuh hari sebelum dirujuk ke tingkat provinsi.
Dinas Sosial juga menekankan pentingnya verifikasi lapangan melalui surat keterangan dari kelurahan setempat serta pemutakhiran data secara berkala. Saat ini, tingkat akurasi penyaluran bantuan di Kalimantan Barat telah mencapai sekitar 70 persen, meskipun masih terdapat sekitar 30 persen data yang belum sepenuhnya tepat sasaran.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, khususnya dalam pengelolaan data mustahik, optimalisasi UPZ, serta pelaksanaan program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dorong Kolaborasi Program Ketahanan Pangan
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat guna memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta menjajaki kolaborasi program pemberdayaan berbasis ketahanan pangan. Senin (13/04/2026)
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalbar memperkenalkan program Sahabat Zema (Zero Mustahik) yang diharapkan dapat membantu mengoordinasikan dan mengaktifkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, khususnya dalam aspek pelaporan dan pelaksanaan kegiatan.
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menyampaikan bahwa sektor tanaman pangan dan hortikultura memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, disampaikan pula bahwa kegiatan bertani tidak harus selalu dilakukan di lahan persawahan, melainkan dapat dimulai dari pemanfaatan pekarangan rumah yang produktif.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya terkait pembaruan Surat Keputusan (SK) UPZ yang mengalami kendala pada aspek keanggotaan. Hal ini menjadi perhatian bersama untuk dapat segera ditindaklanjuti guna memperkuat kelembagaan UPZ di lingkungan dinas.
Audiensi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, khususnya dalam menghadirkan program-program yang produktif, berkelanjutan, serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Lakukan Audiensi ke Disporapar Provinsi Kalbar
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi ke Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi program zakat, infak, sedekah, wakaf serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan instansi, Senin (13/04/2026).
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalbar menyampaikan berbagai program strategis, salah satunya penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap instansi melalui inisiatif “Sahabat Zema (Zakat Era Milenial/Gen Z)”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaporan dan aktivitas UPZ agar lebih aktif, terstruktur, dan berdampak.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas peluang kolaborasi dalam penyaluran zakat kepada mustahik dari kalangan mantan atlet, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan para atlet yang telah berjasa namun membutuhkan dukungan ekonomi.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Disporapar Provinsi Kalbar, guna menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
Ketua BAZNAS Kalbar Hadiri Launching Yayasan Rumah Bunda Mulia
Pontianak – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menghadiri kegiatan Launching Yayasan Rumah Bunda Mulia (RBM) sekaligus Pelantikan Pengurus RBM Wilayah Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu (12/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hamzah Tawil menyampaikan sambutan sekaligus memberikan apresiasi atas terbentuknya Yayasan Rumah Bunda Mulia di Kalimantan Barat. Menurutnya, kehadiran yayasan ini merupakan langkah mulia dan strategis dalam memberikan perhatian, perlindungan, serta pemulihan bagi anak-anak yatim.
Ia menegaskan bahwa anak yatim tidak hanya membutuhkan bantuan secara materi, tetapi juga memerlukan kasih sayang, pendampingan, pendidikan, hingga pemulihan secara psikologis dan spiritual. Oleh karena itu, keberadaan Yayasan Rumah Bunda Mulia dinilai sangat relevan sebagai wadah yang mampu menghadirkan harapan serta mendukung tumbuhnya kembali semangat hidup anak-anak yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memperkuat dampak program sosial, khususnya dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah.
“Kita dapat bersama-sama menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga anak-anak yatim dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berdaya, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Selain itu, Dr. Hamzah Tawil juga memberikan pesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah, bukan sekadar tanggung jawab organisasi. Kelola yayasan ini dengan profesional, transparan, dan penuh keikhlasan. InsyaAllah, setiap upaya yang dilakukan akan menjadi amal jariyah yang tidak terputus,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat peran Yayasan Rumah Bunda Mulia di Kalimantan Barat dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/04/2026 | Helmi Anshari
Kolaborasi Pemerintah, BAZNAS, dan Mitra Dorong Program Rumah Layak Huni di Kubu Raya
Kubu Raya - Bupati Kabupaten Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menyampaikan bahwa masih banyak rumah tidak layak huni di wilayah bantaran sungai yang belum tersentuh program bantuan pemerintah. Hal tersebut disebabkan oleh persoalan legalitas kepemilikan tanah, karena sebagian rumah berdiri di jalur hijau di tepi sungai sehingga tidak memiliki dokumen kepemilikan yang sah. Kondisi ini menyebabkan program bantuan seperti RTLH maupun Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR belum dapat menjangkau kawasan tersebut.
Meski demikian, Sujiwo mengaku terpanggil untuk tetap mencari solusi bagi masyarakat yang tinggal di rumah yang kondisinya sudah tidak layak bahkan tidak manusiawi. Ia menyatakan akan melakukan inventarisasi secara bertahap bersama tim untuk mengidentifikasi rumah-rumah yang membutuhkan bantuan, sekaligus menggandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam memberikan dukungan.
Sujiwo juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan program secara terstruktur dan transparan. Menurutnya, setiap langkah yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan.
“Program ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan sosial untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Rumah yang kondisinya sangat tidak layak akan menjadi prioritas untuk dibantu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap gerakan ini dapat didukung oleh para muzaki, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat Muslim di Kabupaten Kubu Raya.
Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar program kemanusiaan ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program kolaborasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bank Kalbar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kubu Raya, DPRD Provinsi Kalimantan Barat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, BAZNAS Kabupaten Kubu Raya, PDAM Kabupaten Kubu Raya, Korpri, serta dukungan dari pihak swasta.
Melalui kolaborasi lintas lembaga tersebut, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan kemanusiaan dan sosial untuk membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan serta meningkatkan kualitas hunian yang lebih layak dan manusiawi.
BERITA02/04/2026 | Helmi Anshari
Silaturahmi Kanwil Kemenag Kalbar, Perkuat Sinergi Tokoh Lintas Agama dan Kepedulian dengan Dai 3 T
Pontianak - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan halal bihalal yang turut dihadiri berbagai pimpinan organisasi dan lembaga keagamaan di Kalimantan Barat, antara lain BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar, PW Nahdlatul Ulama, PW Muhammadiyah, WALUBI, PERMABUDHI, PGIW Kalbar, Keuskupan Agung Pontianak, PHDI Kalbar, Badan Wakaf Indonesia (BWI), LPTQ Kalbar, Fatayat NU, Muslimat NU, GP Ansor, hingga IKA PMII Kalbar yang dilaksanakan di Halaman Rumah Dinas Kakanwil, Senin (30/03/2026).
Kegiatan ini selain mempererat silaturahmi, juga memperkuat hubungan lintas agama di daerah. Acara tersebut juga dihadiri para dai yang bertugas di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Barat, yang dikenal sebagai daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Tausyiah halal bihalal disampaikan Ustadz H. Ahmad Sofiyullah, pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga spirit Ramadan yang baru saja berlalu.
“Kita baru saja melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh. Belum lama berlalu, kita sudah merindukan Ramadan kembali. Ini menandakan bahwa ketakwaan kita meningkat,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi sebagai kunci keberkahan hidup. “Orang yang ingin dilapangkan rezekinya hendaknya memperbanyak silaturahmi, saling mengunjungi, dan saling mendatangi,” tambahnya.
Mengutip pandangan ulama, Syech Junet Albarjanji, Sofiyullah menyebutkan empat amalan yang dapat mengangkat derajat seseorang, yakni sabar dalam segala hal, tawadhu atau rendah hati, dermawan atau gemar berbagi, serta memiliki budi pekerti yang baik.
Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh lintas agama.
“Ini menunjukkan bahwa kita bisa bersinergi bersama-sama. Momentum ini sangat baik, karena dalam perjalanan satu tahun, ada saja hal-hal yang kita lakukan tanpa kita sadari,” ujarnya.
Pada kesempatan itu juga, ia mengucapkan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat atas penghargaan yang diberikan kepada Da'i yang bertugas di wilayah perbatasan dan pedalaman yang dikenal sebagai 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).
Kemenag Provinsi Kalimantan Barat berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial terus terjaga demi memperkuat harmoni kehidupan beragama di Bumi Khatulistiwa.
BERITA01/04/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Resmi Laksanakan Sertijab Pimpinan Periode Tahun 2025-2030
Pontianak – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan serah terima jabatan Pimpinan sebagai bagian dari estafet kepemimpinan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Dalam kegiatan tersebut, kepemimpinan Uray M. Amin, ST selaku Ketua periode 2020–2025 secara resmi diserahterimakan kepada Dr. Hamzah Tawil, M.Si yang mengemban amanah sebagai Ketua periode 2025–2030.
Serah terima jabatan ini tidak hanya dilakukan pada posisi ketua, tetapi juga mencakup jajaran wakil ketua di lingkungan BAZNAS Kalbar. Momentum ini menjadi bagian dari proses keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan tata kelola lembaga dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta akuntabel.
Melalui estafet kepemimpinan ini, diharapkan program-program pemberdayaan umat yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya para mustahik di Kalimantan Barat.
BAZNAS Kalbar juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga, serta para muzaki dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak.
BERITA17/03/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Luncurkan Program Perlindungan Sosial bagi 150 Ojek Online melalui BPJS Ketenagakerjaan
Pontianak - Semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan diwujudkan melalui kegiatan Ramadhan Berdaya yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat bersama Yayasan Hijrah Peduli (Rumah Hijrah) dengan kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat, Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta PLN UID Kalimantan Barat.. Kegiatan ini menghadirkan para driver ojek online di Kota Pontianak sebagai penerima manfaat sekaligus peserta dalam rangkaian kegiatan sosial dan edukasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 150 driver ojek online, sebagai bentuk perlindungan bagi para pekerja sektor informal yang memiliki risiko kerja di lapangan. Selain itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat juga menyerahkan paket ibadah dan hampers Ramadhan kepada para peserta. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Hamzah Tawil.
Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai pihak sebagai donatur, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Barat, Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta PLN UID Kalimantan Barat. Selain itu, Ismuhu Yahya juga turut berkontribusi dengan mendonasikan tempat yang digunakan sebagai lokasi berbuka bersama bagi para driver ojek online.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan semakin banyak pekerja sektor informal yang memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta merasakan manfaat dari kepedulian dan kebersamaan yang terjalin di bulan suci Ramadhan.
BERITA15/03/2026 | Helmi Anshari
KPWBI Kalimantan Barat Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Zakat serta Bantuan Sosial
Pontianak – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar KPWBI Kalimantan Barat (Jum'at, 13/03/2026).
Kegiatan ini diisi dengan berbagai rangkaian acara yang bernuansa edukasi dan kepedulian sosial. Acara diawali dengan sosialisasi investasi emas digital yang disampaikan oleh Bank Syariah Indonesia sebagai bagian dari literasi keuangan syariah kepada para peserta yang hadir.
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat yang menyampaikan pentingnya memperkuat kebersamaan serta semangat berbagi di bulan Ramadhan.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Jaki Azmi, SE.
Selain itu, KPWBI Kalimantan Barat juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya paket lebaran kepada tenaga swakelola, tenaga kerja outsourcing, serta para pensiunan, serta paket lebaran kepada rekan-rekan dari PT. Arief yang bertugas sebagai cleaning service.
Tidak hanya itu, bantuan sembako dan paket Idul Fitri juga disalurkan kepada Panti Asuhan Nurul Amal sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan infaq beras kepada Yayasan Munzalan untuk mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan oleh yayasan tersebut.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama keluarga besar KPWBI Kalimantan Barat, yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.
BERITA13/03/2026 | Helmi Anshari
Kanwil Kemenag Kalbar Gelar Tebar Harapan Ramadhan 1447 H, Ribuan Paket Disalurkan untuk Mustahik
Pontianak, Kamis (12/3/2026) – Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Tebar Harapan Ramadhan (THR) dengan tema “Bersama Menebar Kebaikan”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Ismuhu Yahya ini diisi dengan penyaluran paket bingkisan kepada para mustahik di Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), di antaranya BMI, Sidogiri, Baitul Maal Hidayatullah, LAZISMU, Dewan Dakwah Kalbar, Yakesma, Rumah Yatim, Dompet Ummat, serta Manajemen Infaq.
Ketua panitia kegiatan, Hamzah Tawil, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara berbagai lembaga zakat dengan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih atas inisiasi serta dukungan dari Kanwil Kemenag Kalbar bersama Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang turut mendukung kegiatan kolaboratif ini.
“Perlu kami laporkan bahwa dari hasil kolaborasi pada hari ini, total paket yang disalurkan bersama BAZNAS dan LAZ mencapai 40.993 paket bantuan, Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten/Kota turut menyalurkan 7.128 paket bantuan, sehingga total keseluruhan mencapai 48.121 paket bantuan.,” ujarnya.
Selain itu, untuk penyaluran zakat fitrah tahun 2026 di Kalimantan Barat, tercatat BAZNAS dan LAZ menyalurkan sebanyak 5.494 paket, sementara Kementerian Agama Kabupaten/Kota menyalurkan 925 paket, sehingga total penyaluran zakat fitrah mencapai 6.419 paket bantuan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki, munfiq, dan musaddiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS dan LAZ Se-Kalimantan Barat, maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai masjid.
“Terima kasih juga kepada para mustahik. Semoga bantuan ini dapat memberikan semangat baru serta menghadirkan harapan baru sesuai dengan semangat Tebar Harapan Ramadhan 1447 H,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional penguatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama.
Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini program penyaluran bantuan yang tercatat melalui gerakan tersebut telah mencapai sekitar 48 ribu paket, yang dilaporkan secara berkala kepada pemerintah pusat.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi BAZNAS dan LAZ untuk menghimpun serta menyalurkan ZIS dari umat. Kita juga memiliki tugas besar untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik, sehingga secara bertahap mereka dapat bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Media Yanuar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang tidak hanya menekankan ibadah personal, tetapi juga memperkuat kesalehan sosial melalui gerakan ZISWAF.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi umat Islam dalam membantu sesama yang membutuhkan. Selain itu, kontribusi BAZNAS dan LAZ juga sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai program pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS, termasuk program bedah rumah dan bantuan ekonomi masyarakat di berbagai kabupaten/kota, turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara BAZNAS, LAZ, Kanwil Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, diharapkan gerakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program Tebar Harapan Ramadhan, dengan harapan kegiatan ini dapat terus meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan umat di Kalimantan Barat.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah kita semua dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan ini,” tutupnya.
BERITA12/03/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Membersamai Kunjungan Menteri Kependudukan dalam Program Bangga Kencana BKKBN Kalbar
Pontianak - Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si turut membersamai kunjungan kerja Ir. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dalam rangka pelaksanaan Program Bangga Kencana yang diselenggarakan oleh **BKKBN Provinsi Kalimantan Barat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan program pembangunan keluarga di Kalimantan Barat melalui Program Bangga Kencana yang berfokus pada peningkatan kualitas keluarga, pengendalian penduduk, serta pembangunan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan simbolis bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat sehingga dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima.
Penyerahan bantuan RLHB dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si bersama Ir. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, kepada masyarakat penerima manfaat.
Kehadiran BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini diharapkan berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial dapat terus berkembang, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas serta mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya.
BERITA07/03/2026 | Helmi Anshari
Presiden Prabowo Terharu dan Berurai Air Mata di Istana Saat Menghargai Kontribusi BAZNAS untuk Palestina
Presiden RI, Prabowo Subianto, terharu saat mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu rakyat Palestina. Dalam silaturahmi dengan 121 kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka Jakarta, Presiden mengakui kontribusi luar biasa BAZNAS dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina yang sedang krisis. Dia menegaskan dukungan penuh pemerintah untuk langkah kemanusiaan BAZNAS, termasuk fasilitasi distribusi bantuan dengan melibatkan alutsista TNI. Pertemuan ini juga memperkuat solidaritas kemanusiaan Indonesia terhadap Palestina, meneguhkan posisi Indonesia sebagai pembela nilai-nilai kemanusiaan internasional. Peran BAZNAS sebagai lembaga zakat pun semakin diapresiasi sebagai jembatan kebaikan antara dermawan di Indonesia dan mustahik di Palestina.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jelang Ramadhan, UPZ BAZNAS Kanwil Kemenag Kalbar Setorkan ZIS Rp182 Juta ke BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat
Pontianak – Menjelang bulan suci Ramadhan, Unit Pengumpul Zakat BAZNAS Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp182.000.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat.
Penyerahan dana ZIS tersebut diserahkan langsung oleh Dr. H. Muhajirin Yanis, M. Pd.I dan diterima oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Iswardani, SE.I.
Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen UPZ Kanwil Kemenag Kalimantan Barat dalam mendukung pengelolaan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, sehingga dapat disalurkan secara terarah dan tepat sasaran kepada para mustahik.
Dana ZIS yang dihimpun dari para pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan.
Momentum menjelang Ramadhan ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud solidaritas serta kebersamaan dalam membantu sesama di Kalimantan Barat.
BERITA06/03/2026 | Helmi Anshari
TerasZAWA 2026 – Pembagian Takjil Ramadhan 1447 H
Dalam rangka rangkaian kegiatan TerasZAWA (Tebar Manfaat, Ruang Literasi dan Sharing Zakat Wakaf) Ramadhan 1447 H / 2026 M, dilaksanakan kegiatan Pembagian Takjil Ramadhan pada 5 Maret 2026 yang bertempat di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan berbagai lembaga zakat dan mitra dalam menebarkan manfaat Ramadhan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat literasi zakat dan wakaf.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:
Pembimas Khonghucu Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar
Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar beserta pengurus
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat
Pimpinan berbagai LAZNAS dan lembaga zakat di Kalimantan Barat, di antaranya: Baitul Maal Munzalan, Rumah Zakat Kalbar, Lazismu Kalbar, BMH Kalbar, Dewan Dakwah Kalbar, Lazisnu Kalbar, Rumah Yatim Kalbar, Yakesma Kalbar, Sidogiri Kalbar, WIZ Kalbar, Dompet Ummat, Saudara Seiman, Al Mumtaz Berbagi Kota Pontianak, serta UPZ Ismuhu Yahya.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan semakin tumbuh, serta sinergi antar lembaga zakat terus terjaga untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Helmi Anshari
Gubernur Kalbar Ajak ASN dan Seluruh Elemen Masyarakat Menjadi Teladan Berzakat
Pontianak – Gubernur Ria Norsan menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta berbagai elemen masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat. Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat secara terkoordinasi dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa zakat bukan hanya sekadar kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sarana untuk menebarkan keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, pelaku usaha, pimpinan perusahaan swasta, perguruan tinggi, sekolah, komunitas, hingga seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
Menurutnya, dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat dilakukan secara lebih terarah, profesional, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik.
Pada kesempatan tersebut, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Barat juga turut hadir mendampingi Gubernur dalam menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar menjadikan zakat sebagai budaya berbagi dan wujud kepedulian terhadap sesama.
Melalui gerakan zakat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sehingga dapat bersama-sama mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih sejahtera, mandiri, dan penuh keberkahan.
BERITA05/03/2026 | Helmi Anshari
Berbagi Cinta Ramadhan di Kawasan Beting Pintar
Pontianak – Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Cinta Ramadhan” dilaksanakan pada 27 Februari 2026 di kawasan Beting Pintar, sekitar Masjid Jami' Pontianak.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Onederland bersama komunitas Beting Pintar dan BAZNAS Provinsi Kalbar. Kegiatan ini bertujuan untuk menebarkan semangat kepedulian di bulan Ramadhan melalui program donasi perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk bersama-sama menghadirkan senyum dan harapan bagi generasi muda, khususnya anak-anak di kawasan Beting. Bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan diharapkan dapat memberikan dukungan bagi mereka dalam melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih cerah.
Momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, menjadi langkah berarti dalam membantu sesama dan menumbuhkan harapan bagi anak-anak yang membutuhkan. Mari bersama-sama kita berzakat, berinfaq dan bersedekah di BAZNAS Provinsi Kalbar agar lebih banyak senyum dan kebermanfaatan yang dapat kita tebar.
BERITA01/03/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS RI Menegaskan Penggunaan Zakat Tidak Akan Dialihkan ke Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan tidak dipakai untuk mendanai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyatakan bahwa ZIS hanya dapat diberikan kepada delapan golongan penerima yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Program MBG didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanat masyarakat dan dipertanggungjawabkan dengan ketat dalam syariat Islam. Rizaludin juga menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, untuk mendukung kepentingan bangsa. Dana zakat disalurkan untuk pengentasan kemiskinan, akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang masuk dalam kategori delapan asnaf.
Rizaludin juga mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai penggunaan dana zakat. Dia menegaskan bahwa BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala untuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui website resmi BAZNAS di www.baznas.go.id.
BERITA28/02/2026 | Humas baznas ptk
BAZNAS Provinsi Kalbar Sosialisasikan Zakat di Developer Gathering 2026
Pontianak, 2026 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat turut membersamai kegiatan Developer Gathering 2026 yang diselenggarakan oleh BSN Pontianak. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas literasi zakat sekaligus memperkuat sinergi bersama para stakeholder.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kalbar hadir memberikan literasi zakat kepada para peserta yang terdiri dari para pelaku dan pengembang sektor properti. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar zakat, infak, dan sedekah, potensi zakat di sektor usaha, serta pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
Kehadiran BAZNAS Kalbar dalam forum ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan para stakeholder, guna memperluas dampak pendayagunaan zakat dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.
Melalui sinergi yang terjalin, diharapkan kolaborasi antara BAZNAS Kalbar dan berbagai pihak dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi mendorong pemberdayaan umat serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Barat.
BAZNAS Kalbar mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan penguatan ekonomi umat.
BERITA26/02/2026 | Helmi Anshari
Tingkatkan Literasi ZIS, BAZNAS Kalbar Hadir di Pesantren Kilat SMAN 1 Sungai Raya
Sungai Raya, 25 Februari 2026 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat memberikan materi edukasi seputar zakat dalam kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan di SMAN 1 Sungai Raya pada Rabu (25/2).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kalbar dalam meningkatkan literasi zakat, infak, dan sedekah di kalangan pelajar, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar, yaitu Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Jaki Azmi, SE; Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iswardani, SE.I; serta Wakil Ketua III Bagian Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, Luthfiah, S.Pd.I., M.Pd.I.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa/i mendapatkan pemaparan materi seputar peran dan fungsi Badan Amil Zakat Nasional, serta pemahaman dasar mengenai zakat, infak, dan sedekah. Materi yang disampaikan meliputi pengertian zakat, jenis-jenis zakat, pentingnya menunaikan zakat sejak dini, hingga bagaimana zakat dikelola dan disalurkan secara profesional dan transparan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kalbar berharap para pelajar dapat memahami pentingnya kepedulian sosial serta menumbuhkan kesadaran untuk berbagi sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman.
Pesantren Kilat Ramadhan ini menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai kedermawanan dan semangat berbagi sejak usia sekolah, sehingga generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan berkontribusi bagi masyarakat.
BERITA25/02/2026 | Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Laksanakan Program Berbagi Berkah untuk Pedagang dan Ojek Online di Ramadhan 1447 H
Pontianak, 24 Februari 2026 — Memasuki Ramadhan ke-6 tahun 1447 Hijriah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan program Berbagi Berkah: Pedagang & Ojek Online sebagai bentuk pendayagunaan zakat produktif yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Program ini dirancang untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus. Pertama, membantu pedagang kecil di Ramadhan Fair agar dagangan yang belum habis terjual tetap terserap sehingga arus kas (cash flow) usaha mereka terjaga. Kedua, meringankan beban para ojek online dengan menyediakan paket berbuka puasa gratis.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kalbar membeli dagangan yang belum habis terjual dari para pedagang. Dagangan tersebut kemudian dikemas menjadi paket berbuka berisi nasi, kue, dan air minum. Sebanyak 200 paket berbuka dibagikan kepada ojek online dalam kegiatan buka bersama yang dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadhan.
Sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas, para pedagang juga menyerahkan data penjualan kepada BAZNAS Kalbar sebagai laporan pemberdayaan zakat produktif.
Program ini memberikan manfaat yang luas. Bagi pedagang, dagangan tetap laku dan semangat usaha meningkat. Bagi ojek online, beban pengeluaran berkurang sehingga dapat terus bekerja dengan lebih tenang. Sementara bagi para donatur, program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan solusi sosial yang terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut berkolaborasi dengan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak sebagai donatur yang mempercayakan penyaluran kontribusinya melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat.
Melalui momentum Ramadhan, BAZNAS Kalbar mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah guna memperluas manfaat dan keberkahan bagi sesama.
BERITA25/02/2026 | Helmi Anshari

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →