WhatsApp Icon
Kalbar Mandiri, BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi

Kalbar Mandiri, BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi

Pontianak - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan Gerobak Artco kepada Bapak Agus Suwandi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Rabu ( 12/08/2026 )

Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan  Agus Suwandi, yang dalam kesehariannya berkebun dan bertani. Bantuan Gerobak Artco ini bersumber dari amanah para muzaki dan donatur yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kalbar. Penyaluran ini dilakukan dengan tujuan  memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. ini merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan manfaat zakat secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Agus Suwandi selaku penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kalbar. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam mendukung pekerjaannya di bidang pertanian.

BAZNAS Kalbar berharap lebih banyak lagi bantuan serupa yang dapat diberikan kepada Mustahik penerima manfaat sehingga zakat, infak, shadaqah yang diberikan oleh para muzaki menjadi sumber keberkahan dalam harta yang mereka miliki.

14/08/2026 | Kontributor: Andini
BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Surau Al-Ikhlas

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Surau Al-Ikhlas sebagai bentuk kepedulian terhadap rumah ibadah yang telah lama menjadi pusat pembinaan keagamaan dan pendidikan Al-Qur'an bagi masyarakat sekitar.

Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menyampaikan bahwa Surau Al-Ikhlas merupakan salah satu surau yang telah berdiri cukup lama dan telah melahirkan banyak generasi yang belajar mengaji melalui Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Namun, keberadaannya sering kali luput dari perhatian sehingga masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam operasional sehari-hari.

"Dari sekian banyak masjid dan surau yang ada di Kota Pontianak, Surau Al-Ikhlas merupakan salah satu yang terkadang luput dari perhatian umat. Surau ini telah berdiri cukup lama dan telah melahirkan banyak lulusan TPA. Namun, untuk membayar tagihan listrik dan PDAM saja terkadang harus terlambat karena belum memiliki kas yang mencukupi," ujarnya.

Ia berharap bantuan yang berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kalimantan Barat dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana surau, sehingga aktivitas ibadah dan pembinaan keagamaan dapat terus berjalan dengan baik.

"Mudah-mudahan melalui bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kalimantan Barat ini, Surau Al-Ikhlas dapat terus memberikan penerangan, kenyamanan, dan menjadi tempat ibadah yang semakin bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tambahnya.

Sementara itu, Ust. H. Solihin selaku imam Surau Al-Ikhlas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. 

Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, termasuk mendukung keberlangsungan rumah-rumah ibadah yang menjadi pusat pembinaan umat dan syiar Islam di Kalimantan Barat.

Mari bersama hadirkan keberkahan bagi para dai, guru ngaji, dan marbot masjid yang telah mengabdikan diri untuk umat. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui Program Bantuan Sembako untuk Dai, Guru Ngaji, dan Marbot Masjid

29/07/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
Menguatkan Senyum Anak Yatim, BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan untuk Azmi

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kepada Azmi, seorang anak berusia 6 tahun yang kehilangan ayahnya, Muhammad Nur Arifin, pada April 2025. Azmi yang tinggal di Gang Tenaga Baru, Sungai Jawi, harus menghadapi kehilangan sosok ayah di usia yang masih sangat belia.

Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menyampaikan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.

"Rasulullah mengajarkan bahwa mengusap kepala anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Makna mengusap kepala anak yatim bukan sekadar sentuhan fisik, tetapi juga menghadirkan perhatian, kepedulian, kasih sayang, dan empati kepada mereka yang harus kehilangan sosok ayah di usia yang belum siap menerima kenyataan tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan anak-anak yatim sebagai bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui berbagai program kepedulian, BAZNAS berupaya memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

"Karena itu, BAZNAS Provinsi Kalbar mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim. Caranya sangat sederhana, cukup menyisihkan sebagian rezeki atau sisa uang belanja yang kita miliki. Insya Allah, dari kepedulian kecil tersebut, mereka dapat terus tersenyum, melanjutkan pendidikan, dan tidak lagi merasa khawatir akan kebutuhan hidup sehari-hari," tambahnya.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Sebab, kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi harapan besar bagi masa depan mereka sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan.

Mari bersama hadirkan senyum dan harapan bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas melalui Program Peduli Disabilitas dan Anak Yatim BAZNAS Provinsi Kalbar

29/07/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Salurkan Bantuan untuk 10 Guru Honorer SMK Muhammadiyah 2 Pontianak

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan kepada 10 guru honorer di SMK Muhammadiyah 2 Pontianak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri, khususnya guru honorer yang belum memperoleh sertifikasi. Rabu (29/07/2026)

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pontianak, Suratno, S.T., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Provinsi Kalbar kepada para guru honorer di sekolahnya.

"Guru-guru kami yang belum tersertifikasi tentu sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Mudah-mudahan apa yang diberikan BAZNAS membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kesejahteraan guru honorer.

"Melalui bantuan ini kami ingin menunjukkan bahwa BAZNAS turut peduli terhadap nasib para guru honorer, khususnya yang belum tersertifikasi. Kami berharap ke depan para guru honorer dapat memperoleh kesempatan menjadi aparatur sipil negara maupun mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan kepada berbagai program yang memberikan manfaat luas, termasuk mendukung sektor pendidikan.

"BAZNAS Kalbar menghimpun dana umat agar kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, semakin banyak pula guru, pelajar, dan masyarakat yang dapat menerima manfaat," jelasnya.

Menurut Iswardani, penyaluran bantuan kepada 10 guru honorer di SMK Muhammadiyah 2 Pontianak merupakan langkah awal yang diharapkan dapat terus berkembang.

"Program ini masih merupakan tahap perintisan. Hari ini kami menyalurkan bantuan kepada 10 guru honorer, dan ke depan kami berharap dapat menjangkau lebih banyak guru secara bertahap di berbagai sekolah di Kalimantan Barat," tambahnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar terus mendorong program pendayagunaan zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan para penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas peluang kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan SMK Muhammadiyah 2 Pontianak, khususnya melalui Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), untuk mendukung publikasi dan peliputan berbagai kegiatan sosial serta pemberdayaan yang dilaksanakan BAZNAS.

Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap kepedulian terhadap para guru honorer dapat terus tumbuh, sehingga mereka semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan generasi bangsa sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat.

Mari bersama mendukung kesejahteraan para guru honorer melalui Program Insentif Guru Honorer BAZNAS Kalbar

29/07/2026 | Kontributor: Helmi Anshari
BAZNAS Provinsi Kalbar Kembali Perkuat UMKM Ibu Lisdiana Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi

Pontianak – Semangat pantang menyerah menjadi gambaran perjuangan Ibu Lisdiana, seorang ibu yang harus menjalani peran ganda setelah kepergian sang suami. Selain menjadi ibu bagi anak-anaknya, ia juga menjadi tulang punggung keluarga dengan mengandalkan usaha warung mie ayam yang dikelolanya setiap hari.

Setiap dini hari, Ibu Lisdiana memulai aktivitasnya dengan menyiapkan bahan dagangan. Semua dilakukan demi memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi dan agar anaknya yang masih menempuh pendidikan di bangku kuliah dapat terus melanjutkan cita-citanya tanpa harus terhenti karena keterbatasan ekonomi.

Melihat semangat dan kegigihan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan pendampingan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik.

Sebelumnya, pada 24 Februari 2026, BAZNAS Provinsi Kalbar telah menyalurkan bantuan berupa payung tenda jualan untuk menunjang aktivitas usaha Ibu Lisdiana. Bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam meningkatkan kenyamanan dan daya tarik usahanya.

Seiring berkembangnya usaha dan meningkatnya jumlah pelanggan, Kamis (23/07/2026) BAZNAS Provinsi Kalbar kembali menyalurkan bantuan lanjutan berupa 10 kursi besi, 1 meja kecil, dan 1 meja sedang guna meningkatkan kapasitas pelayanan warung mie ayam milik Ibu Lisdiana.

Bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Provinsi Kalbar dalam mendukung keberlangsungan usaha para mustahik agar mampu berkembang secara bertahap, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi.

Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidupnya dan perlahan bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berharap bantuan yang diberikan dapat semakin memperkuat usaha Ibu Lisdiana, memperluas kesempatan memperoleh penghasilan, serta menjadi penyemangat untuk terus berjuang demi masa depan keluarganya.

Sebagai bagian dari ikhtiar memberdayakan pelaku usaha kecil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melalui : Program Bantuan Modal Usaha UMKM BAZNAS Kalbar. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan akan menjadi modal harapan bagi para pelaku UMKM mustahik agar mampu mengembangkan usahanya, mandiri secara ekonomi, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga serta masyarakat.

24/07/2026 | Kontributor: Helmi Anshari

Berita Terbaru

Gubernur Provinsi Kalbar Launching Payroll Zakat ASN: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Provinsi Kalbar Launching Payroll Zakat ASN: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Pengentasan Kemiskinan
PONTIANAK – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. RIA NORSAN, M.M., M.H, bersama dengan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat resmi melaunching Payroll System Zakat ASN, Selasa (27/5/2025), sebagai langkah konkret memperkuat solidaritas sosial dan memberantas kemiskinan melalui kewajiban zakat profesi secara otomatis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim. Peluncuran yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. Dalam sambutannya, Norsan menegaskan bahwa zakat bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban syariat yang membawa keberkahan nyata dalam kehidupan. “Zakat bukan pilihan, ini kewajiban. Kalau merasa gaji belum cukup, justru itu tandanya harus zakat. Karena keberkahan itu datang saat kita berbagi,” tegas Norsan disambut antusias para ASN dan tamu undangan. Mulai akhir Juni 2025, seluruh ASN Muslim di lingkungan Pemprov Kalbar akan dikenakan pemotongan zakat profesi sebesar 2,5 persen dari gaji bulanan secara otomatis melalui sistem payroll, kecuali menyatakan tidak bersedia secara tertulis. Gubernur juga mengisahkan pengalamannya saat pertama kali menggagas sistem serupa saat menjabat sebagai Bupati Mempawah. “Awalnya banyak ASN yang keberatan. Tapi setelah dijalankan, mereka justru merasakan manfaatnya. Gaji tetap, tapi cukup sampai akhir bulan. Anak-anak lebih sehat, kendaraan jarang mogok. Itu keberkahan yang tak bisa dihitung secara logika,” kenangnya. Pelaksanaan sistem ini akan melibatkan kerja sama antara Pemprov Kalbar, BAZNAS Provinsi Kalbar, dan PT Bank Kalbar, serta disertai dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh OPD di lingkungan Pemprov Kalbar. “Semoga kita semua dipaksa oleh iman, bukan oleh birokrasi, untuk ikhlas berbagi. Karena saat zakat menjadi kebiasaan, kemiskinan bisa kita kalahkan,” imbuh Norsan. Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Uray M. Amin, ST (UMA), dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, total zakat dan infak yang berhasil dihimpun mencapai Rp2,89 miliar, dengan donasi terbesar berasal dari UPZ Kementerian Agama Kalbar. “Dengan dukungan ASN dan sistem ini, kami optimistis dapat memperluas bantuan untuk kaum dhuafa, yatim piatu, dan warga miskin. Dana zakat akan disalurkan untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi secara transparan dan akuntabel,” ujar UMA. Menurutnya, Kalimantan Barat menjadi provinsi pionir dalam menjadikan zakat profesi ASN sebagai gerakan masif dan terorganisir, memperkuat posisi zakat sebagai pilar ekonomi Islam dan solusi struktural ketimpangan sosial. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalbar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, juga menyambut baik sistem ini. “Kami berharap program pemotongan zakat melalui payroll ASN ini berjalan optimal dan transparan, dengan dasar keikhlasan. Zakat ini bukan hanya ibadah individu, tapi juga kontribusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesetaraan di masyarakat,” tegasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Gubernur Kalbar dalam menginisiasi sistem ini. “Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Gubernur yang telah melaunching sistem ini. Semoga berjalan lancar dan sukses. Aamiin.” Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kalbar, K.H. Didik Imam Wahyudi, S.E., Ak., M.E., turut menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian besar Gubernur terhadap pengembangan zakat di Kalbar. “Sungguh luar biasa perhatian Bapak Gubernur terhadap zakat demi membantu umat dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat. Begitu pula antusiasme para OPD yang menyambut kegiatan ini dengan penuh keikhlasan. Seperti kata Pak Gubernur: Allohumma Paksa. Semua akan bisa, dan umat akan bahagia,” ujarnya. Dengan peluncuran ini, diharapkan zakat tidak hanya menjadi kewajiban spiritual, tetapi juga menjadi alat transformasi sosial menuju masyarakat Kalbar yang lebih adil, sejahtera, dan berkah.
BERITA28/05/2025 | Helmi Anshari
Zakat, Sedekah dan Zakat Fitrah dalam Filosofi Islam.
Zakat, Sedekah dan Zakat Fitrah dalam Filosofi Islam.
PONTIANAK - Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., memberikan Kuliah Subuh ke-25 Ramadhan 1446 H di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak. Dalam ceramahnya, Hamzah menekankan pentingnya zakat dan sholat sebagai dua pilar utama dalam Islam yang tidak hanya berdampak secara pribadi tetapi juga secara sosial. Hamzah mengungkapkan bahwa dalam Al-Qur'an, kata zakat disebutkan sebanyak 30 kali, dan 27 di antaranya disandingkan dengan perintah sholat. Hal ini menunjukkan bahwa perintah ibadah yang Allah berikan tidak hanya berkaitan dengan hubungan seorang hamba kepada-Nya (hablumminallah), tetapi juga hubungan dengan sesama manusia (hablumminannas). “Ketaatan kepada Allah SWT tidak hanya diukur dari sholat dan doa saja, tetapi juga melalui akhlak dan amal dalam kehidupan sosial,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa sholat merupakan ibadah yang membangun hubungan langsung antara hamba dengan Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 43. Sementara itu, zakat merupakan ibadah yang berhubungan dengan hubungan sosial dan ekonomi, sebagaimana dijelaskan dalam Surah At-Taubah ayat 60. Selain itu, Hamzah juga menjelaskan tentang tugas amil zakat yang bukan hanya mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, tetapi juga mendoakan para muzakki yang telah menunaikan kewajibannya. Dalam Surah At-Taubah ayat 103 disebutkan bahwa zakat berfungsi untuk menyucikan harta dan jiwa. Bahkan, dalam riwayat Imam Bukhari, Rasulullah SAW pernah mengutus Umar bin Khattab untuk menagih zakat kepada orang-orang kaya dengan mendatangi rumah mereka dan mengingatkan mereka untuk menunaikan kewajiban tersebut. Kuliah Subuh ini dihadiri oleh jamaah Masjid Raya Mujahidin yang dengan antusias mengikuti kajian tentang pentingnya zakat dan sholat dalam kehidupan seorang Muslim. Melalui kajian ini, diharapkan umat Islam semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai ibadah yang tidak hanya bersifat individu tetapi juga berdampak pada kesejahteraan sosial.
BERITA25/03/2025 | Helmi Anshari
Z-Auto Berikan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 5.000 Motor di 12 Kota
Z-Auto Berikan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 5.000 Motor di 12 Kota
PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Z-Auto menghadirkan Program "5.000 Motor Mudik Aman dan Nyaman: Servis & Ganti Oli Gratis". Kegiatan ini untuk membantu pengendara ojek online, ojek pangkalan, dan pemudik dari kalangan mustahik memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima saat mudik Lebaran. Program ini dilaksanakan serentak mulai 17 hingga 23 Maret 2025 di 12 kota, antara lain Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Bogor, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari. Ketua BAZNAS KH. Noor Achmad mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keselamatan dan kenyamanan para pemudik, khususnya yang berasal dari kalangan mustahik. “Mudik adalah momen yang sangat dinanti, namun juga penuh tantangan, terutama bagi pemudik bermotor dari kalangan mustahik, para ibnu sabil," kata Noor Achmad, dalam keterangannya, Selasa (18/3). Noor Achmad menambahkan, program ini tidak hanya membantu pemudik, tetapi juga memberdayakan para mustahik yang menjadi mekanik di Z-Auto. “Kami berharap program ini terus diperluas dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk mendukung keselamatan pemudik, sekaligus memberdayakan mustahik,” katanya. Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Saidah Sakwan menjelaskan bahwa program ini melibatkan 220 mekanik Z-Auto yang seluruhnya merupakan mustahik. Pada kesempatan itu juga, Pimpinan BAZNAS Prov. Kalbar Bid. Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si mengucapkan terima kasihnya kepada BAZNAS RI yang telah menunjuk BAZNAS Kalbar untuk berkolaborasi dengan program ini. "Harapan kami tentu hal ini bekerja dengan baik, tonjolkan kebersamaan antara Z-Auto ini, kemudian sifat gotogn royong dan kepedulian bersama, satu keluarga," Sementara itu, Ketua BAZNAS Prov. Kalbar, Uray M. Amin, ST menyampaikan bahwa BAZNAS Prov. Kalbar khususnya Z-Auto ini menjadi penyampai dan juga momen baik ini tentang Zakat dan Sedekah, "Kalau pemahaman kita kaum muslimin ini benar-benar melaksanakan rukun islam ini sudah makmur kaum muslimin, dan itu harus kuat di basis masing-masing, yaitu di basis masjid di daerah sekitar kita, jika tidak sampai di hukum zakat maka tunaikanlah sedekah yang tidak ada batas minimalnya,".
BERITA19/03/2025 | Helmi Anshari
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →