BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Bahas Sinkronisasi Data dan Penguatan Program Sosial
13/04/2026 | Penulis: Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Bahas Sinkronisasi Data dan Penguatan
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam hal sinkronisasi data mustahik dan optimalisasi program pemberdayaan sosial.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi, tidak hanya sebagai pengumpul dana, tetapi juga sebagai pelaksana program yang terintegrasi antara BAZNAS dan Dinas Sosial. Salah satu upaya yang diinisiasi adalah pemberdayaan Masjid Al-Furqon di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalbar sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
BAZNAS Kalbar juga menyoroti pentingnya penggunaan data berbasis desil dalam menentukan penerima manfaat (mustahik). Dalam hal ini, BAZNAS memerlukan akses terhadap data resmi pemerintah agar program pengentasan kemiskinan yang dijalankan dapat tepat sasaran.
Beberapa hal yang menjadi perhatian BAZNAS antara lain mekanisme memperoleh akses data mustahik, kemungkinan penggunaan legitimasi atau integrasi sistem melalui Dinas Sosial, serta kebutuhan surat resmi untuk konektivitas data. Selain itu, BAZNAS juga menanyakan terkait mekanisme perbaikan data desil yang tidak sesuai di lapangan serta proses pengajuan perubahan data kepada pihak yang berwenang.
Permasalahan lain yang turut dibahas adalah bagaimana penanganan masyarakat yang belum terdata dalam sistem desil, seperti lansia sebatang kara, agar dapat diusulkan untuk mendapatkan layanan sosial seperti panti jompo.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Provinsi Kalbar menyampaikan bahwa optimalisasi UPZ perlu disinkronkan dengan program yang telah berjalan, termasuk sistem pendataan berbasis desil yang telah ditetapkan secara nasional. Data desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari pemerintah pusat dan telah terintegrasi dengan berbagai kementerian.
Dinas Sosial menjelaskan bahwa masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas penerima bantuan sosial, sementara desil 5 dapat menerima bantuan tertentu seperti iuran BPJS. Proses perubahan data desil tidak dapat dilakukan secara langsung, melainkan harus melalui pengajuan dan verifikasi berjenjang melalui pendamping di lapangan, seperti petugas Program Keluarga Harapan (PKH), serta menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
Selain itu, Dinas Sosial juga menyampaikan bahwa berbagai program bantuan telah berjalan, meliputi bantuan bagi masyarakat rentan, lansia, anak, penyandang disabilitas, hingga korban bencana, baik bencana alam maupun non-alam seperti kebakaran. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan, sandang, serta pendampingan psikologis.
Terkait layanan panti sosial, Dinas Sosial mengungkapkan bahwa kapasitas panti jompo milik pemerintah saat ini cukup terbatas, sehingga dalam kondisi tertentu dapat memanfaatkan panti swasta sebagai alternatif. Mekanisme pengusulan tetap dilakukan melalui Dinas Sosial kabupaten/kota, disertai asesmen maksimal tujuh hari sebelum dirujuk ke tingkat provinsi.
Dinas Sosial juga menekankan pentingnya verifikasi lapangan melalui surat keterangan dari kelurahan setempat serta pemutakhiran data secara berkala. Saat ini, tingkat akurasi penyaluran bantuan di Kalimantan Barat telah mencapai sekitar 70 persen, meskipun masih terdapat sekitar 30 persen data yang belum sepenuhnya tepat sasaran.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Sosial Provinsi Kalbar, khususnya dalam pengelolaan data mustahik, optimalisasi UPZ, serta pelaksanaan program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Singkawang Kembali Salurkan Paket Sembako Plus Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas
BAZNAS Sanggau Salurkan Dana Fidyah kepada 23 Fakir Miskin
BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Pengobatan melalui Program BAZNAS Sehat
Wakil Ketua IV BAZNAS Singkawang Malik Moh Said, Turun Langsung ke Sungai Rasau, Salurkan Sembako untuk Pejuang Api Bersama Pemuda Melayu
Manfaatkan Dana Non-Halal, BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bak Sampah ke Dua Puskesmas
BAZNAS Mempawah Salurkan 48.300 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kemarau
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar
Tanggap Karhutla, BAZNAS Kalbar dan BTB Dirikan Dapur Air di Desa Rasau Jaya
BAZNAS Singkawang Paparkan Inovasi Fiqih Zakat untuk Kesehatan dalam Workshop ADINKES
BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sibau Hulu
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
BAZNAS kota Singkawang Bantu Korban Kebakaran di Setapuk Besar
BAZNAS Kalbar dan Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa Hadirkan Akses Air Bersih melalui SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur.
BAZNAS Provinsi Kalbar Berikan Bantuan Pendidikan kepada Mahasiswa IAIN Pontianak
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →