WhatsApp Icon

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar Ke BPJS Kesehatan Pontianak Jajaki Kolaborasi Program

05/06/2026  |  Penulis: Helmi Anshari

Bagikan:URL telah tercopy
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar Ke BPJS Kesehatan Pontianak Jajaki Kolaborasi Program

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalbar Ke BPJS Kesehatan Pontianak Jajaki Kolaborasi Program

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga dan instansi melalui program optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui audiensi bersama BPJS Kesehatan Cabang Pontianak guna membahas peluang kolaborasi dalam program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, dalam kesempatan tersebut memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar serta menjelaskan tugas dan fungsi BAZNAS sesuai amanah Undang-Undang dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.

“Kami ingin membangun sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan BPJS Kesehatan, sehingga program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E., menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugas penghimpunan zakat, BAZNAS didukung oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Menurutnya, UPZ tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghimpunan dana zakat, tetapi juga dapat berperan dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

“Kami membuka ruang bagi UPZ untuk turut membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungan masing-masing. BAZNAS tidak hanya hadir untuk melakukan penghimpunan dana, tetapi juga ingin berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial,” jelasnya.

Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas BAZNAS Kalbar, di antaranya pengembangan UPZ Tematik, pembangunan platform digital fundraising, serta program penyediaan air bersih guna membantu menekan angka stunting. Jaki menambahkan bahwa potensi zakat di Kalimantan Barat mencapai Rp2,345 triliun, sehingga diperlukan sinergi berbagai pihak agar potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I., menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di instansi merupakan amanat regulasi yang bertujuan memperkuat peran sosial lembaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia menuturkan bahwa BAZNAS telah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam program bantuan bagi marbot masjid dan guru ngaji. Menurutnya, kehadiran UPZ dapat menjadi sarana untuk mengelola dana sosial secara legal dan terstruktur guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SDM dan Umum BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Andi Saputra, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan BAZNAS Provinsi Kalbar.

“Selama ini zakat para pegawai BPJS Kesehatan masih disalurkan sesuai pilihan masing-masing. Kami melihat apa yang disampaikan BAZNAS merupakan niat baik yang memiliki program dan tujuan yang jelas. Hasil pertemuan ini akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kolaborasi ke depan,” ungkapnya.

Andi juga menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait kepesertaan dan kewajiban pembayaran iuran, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Bagian SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A., menegaskan bahwa BAZNAS menjalankan tugas berdasarkan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan satu-satunya lembaga pemerintah nonstruktural yang diberikan kewenangan oleh undang-undang dalam pengelolaan zakat secara nasional. Oleh karena itu, BAZNAS hadir untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun lembaga yang ingin mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

“Kami datang bukan hanya untuk collecting, tetapi untuk collaboration. Kami yakin ada banyak program yang dapat disinergikan bersama BPJS Kesehatan, termasuk dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani,” pungkasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama yang lebih erat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan BPJS Kesehatan dalam mendukung program-program sosial, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di Kalimantan Barat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →