WhatsApp Icon

BAZNAS Kalbar Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat melalui Audiensi dengan BKD Provinsi Kalbar

08/07/2026  |  Penulis: Helmi Anshari

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kalbar Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat melalui Audiensi dengan BKD Provinsi Kalbar

BAZNAS Kalbar Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat melalui Audiensi dengan BKD Provinsi Kalbar

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan audiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta mendukung program pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Rabu (08/07/2026).

Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BKD Provinsi Kalbar yang telah menerima kunjungan audiensi. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan struktur kelembagaan BAZNAS Provinsi Kalbar serta menyampaikan komitmen BAZNAS untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung visi pengentasan kemiskinan.

Selain itu, BAZNAS Kalbar juga memaparkan manfaat penerapan sistem payroll zakat, khususnya dalam meningkatkan kebermanfaatan bagi ASN golongan II ke bawah, serta mengusulkan perpanjangan Surat Keputusan (SK) UPZ BKD Provinsi Kalbar sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan BKD.

Kepala BKD Provinsi Kalimantan Barat, Eko Ardianto, S.IP., M.Si., menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan kesiapan BKD untuk mendukung penguatan pengelolaan zakat di lingkungan ASN. BKD juga membuka peluang kerja sama dalam penyediaan data kepegawaian, khususnya data ASN golongan II ke bawah, dengan mekanisme surat resmi dari BAZNAS sebagai dasar administrasi.

Dalam pertemuan tersebut, BKD juga menyampaikan kesiapan untuk berkoordinasi dengan BAPPERIDA terkait data kesejahteraan sosial, serta mendukung optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan ASN. Tercatat terdapat sekitar 12.200 ASN beragama Islam di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang berpotensi menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A., menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari upaya transformasi kelembagaan BAZNAS melalui penguatan fungsi UPZ sebagai mitra strategis dalam mendeteksi kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penyaluran manfaat zakat di lingkungan instansi.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS terus mendorong kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah, termasuk dalam penyusunan publikasi, peningkatan literasi zakat, serta mendukung pencapaian Indeks Zakat Nasional di Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua UPZ BKD Provinsi Kalbar, Ipunk Wijaya, menjelaskan bahwa UPZ BKD telah dibentuk sejak tahun 2009 dan mengalami peningkatan penghimpunan zakat sejak adanya surat edaran pemerintah pada tahun 2015. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan BAZNAS serta penguatan regulasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS.

Melalui audiensi ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan BKD Provinsi Kalbar berkomitmen memperkuat sinergi dalam optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan ASN, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →