BAZNAS Kalbar Hadiri Rapat Penguatan Sinergi Program Desa Sakti
23/07/2026 | Penulis: Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar Hadiri Rapat Penguatan Sinergi Program Desa Sakti
Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat menghadiri Rapat Penguatan Kolaborasi dan Sinergitas Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Tidak Sekolah) sebagai bentuk komitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penanganan anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan. Pertemuan ini melibatkan berbagai perangkat daerah, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun langkah strategis dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Linda Purnama, M.Si, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya dilakukan bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Menurutnya, seluruh pihak perlu terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas besar meningkatkan kualitas pembangunan manusia di Kalimantan Barat.
Ia menjelaskan bahwa Program Desa Sakti bertujuan menangani persoalan anak-anak yang putus sekolah melalui pendekatan lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, Linda mengungkapkan bahwa BAZNAS Provinsi Kalbar akan menjadi salah satu mitra strategis dalam mendukung program tersebut melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Program Desa Sakti direncanakan akan diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat pada kegiatan Gerakan Masyarakat Desa (GMD), dengan BAZNAS Provinsi Kalbar turut menghadirkan layanan dan program ZIS dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A, menegaskan bahwa sejak dilantik, jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalbar berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam paparannya, Ali Rohman memperkenalkan platform baznaskalbar.com beserta konsep UPZ Tematik, yaitu pengelolaan zakat yang manfaatnya dikembalikan kepada lingkungan atau instansi tempat zakat tersebut dihimpun. Ia juga menjelaskan kerja sama yang telah dilakukan bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dalam memberikan bantuan kepada perempuan rentan dan anak-anak pasca perceraian.
Menurutnya, BAZNAS siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU), proses verifikasi calon penerima manfaat, hingga optimalisasi peran BAZNAS kabupaten/kota dalam mendukung penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga penghimpun zakat, tetapi juga sebagai mitra kolaborasi yang membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, termasuk mendukung anak-anak agar kembali memperoleh akses pendidikan," ujarnya.
Dalam sesi diskusi, Dewan Pendidikan Kalimantan Barat mengusulkan pentingnya pemetaan (mapping) berdasarkan karakteristik penyebab anak tidak sekolah, baik karena faktor ekonomi maupun rendahnya motivasi belajar. Dengan pemetaan tersebut, diharapkan intervensi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran sesuai tingkat prioritas.
Selain itu, peserta rapat juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data Anak Tidak Sekolah tahun 2026, khususnya pada lima kabupaten dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah, yaitu Kayong Utara, Sekadau, Kapuas Hulu, Melawi, dan Landak.
Perwakilan PKBM Kalimantan Barat menyampaikan perlunya sinkronisasi data lintas instansi melalui surat edaran, penguatan kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta dukungan BAZNAS dalam pembiayaan pendidikan bagi kelompok rentan, termasuk warga binaan perempuan.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa dan Biro Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat menekankan pentingnya penyusunan nota kesepahaman beserta rencana kerja yang jelas sebagai dasar pelaksanaan kolaborasi lintas sektor, sehingga implementasi Program Desa Sakti dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS mengajak masyarakat, para muzaki, dan seluruh pihak untuk turut berpartisipasi dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui. Program Desa Sakti (Desa Bebas Anak Putus Sekolah)
Berita Lainnya
BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan melalui Program BAZNAS Sehat
BAZNAS kota Singkawang Bantu Korban Kebakaran di Setapuk Besar
BAZNAS Singkawang Paparkan Inovasi Fiqih Zakat untuk Kesehatan dalam Workshop ADINKES
BAZNAS Kalbar dan Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa Hadirkan Akses Air Bersih melalui SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur.
BAZNAS Sanggau Salurkan Dana Fidyah kepada 23 Fakir Miskin
BAZNAS Mempawah Salurkan 48.300 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kemarau
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada 36 Petugas Fardhu Kifayah
BAZNAS Kota Singkawang Kembali Salurkan Paket Sembako Plus Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Mempawah menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) semester I tahun 2026 kepada 130 mustahik
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.
BAZNAS Kabupaten Mempawah Survei Bantuan Bedah Rumah untuk Ibu Julita, Pedagang Kue Keliling di Sungai Pinyuh
BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sibau Hulu
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →