WhatsApp Icon

5 Kesalahan Umum dalam Membayar Zakat yang Perlu Diketahui

09/04/2026  |  Penulis: Helmi Anshari

Bagikan:URL telah tercopy
5 Kesalahan Umum dalam Membayar Zakat yang Perlu Diketahui

5 Kesalahan Umum dalam Membayar Zakat yang Perlu Diketahui

Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat tertentu. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga menjadi sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan memperkuat kepedulian sosial.

Namun dalam praktiknya, masih banyak masyarakat yang melakukan kesalahan dalam membayar zakat, baik karena kurangnya pemahaman maupun informasi yang belum tepat. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui beberapa kesalahan yang sering terjadi agar zakat dapat ditunaikan dengan benar sesuai dengan tuntunan syariat.

Allah SWT berfirman:

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka..."

(QS. At-Taubah: 103)

Ayat ini menunjukkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membersihkan harta dan jiwa seorang muslim.

1. Tidak Mengetahui Nishab Zakat

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah tidak memahami nishab zakat, yaitu batas minimal harta yang menyebabkan seseorang wajib menunaikan zakat.

Sebagai contoh, nishab zakat emas adalah setara dengan 85 gram emas. Jika harta seseorang belum mencapai nishab, maka ia belum wajib membayar zakat.

Memahami nishab sangat penting agar seseorang mengetahui kapan zakat menjadi kewajiban baginya.

2. Menunda Pembayaran Zakat

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menunda pembayaran zakat meskipun harta telah mencapai nishab dan haul.

Dalam Islam, zakat sebaiknya segera ditunaikan ketika telah memenuhi syarat agar harta menjadi bersih dan berkah.

3. Memberikan Zakat kepada Orang yang Tidak Berhak

Tidak semua orang dapat menerima zakat. Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa zakat hanya diberikan kepada delapan golongan (asnaf) sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 60.

Jika zakat diberikan kepada orang yang tidak termasuk dalam golongan tersebut, maka tujuan zakat untuk membantu mustahik tidak akan tercapai dengan baik.

4. Tidak Menghitung Harta dengan Benar

Sebagian orang hanya menghitung sebagian hartanya ketika menunaikan zakat, padahal zakat seharusnya dihitung secara menyeluruh terhadap harta yang termasuk objek zakat.

Misalnya:

tabungan

emas atau perak

hasil usaha atau perdagangan

investasi

Dengan perhitungan yang tepat, zakat dapat dikeluarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

5. Tidak Menyalurkan Zakat Secara Tepat

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menyalurkan zakat tanpa memastikan apakah penerima benar-benar termasuk golongan yang berhak.

Oleh karena itu, menyalurkan zakat melalui lembaga resmi dapat membantu memastikan zakat disalurkan secara tepat sasaran.

Pentingnya Menunaikan Zakat dengan Benar

Menunaikan zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama. Dengan memahami cara membayar zakat yang benar, umat Islam dapat memastikan bahwa zakat yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, zakat dapat dikelola secara profesional, amanah, dan transparan sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Mari tunaikan zakat dengan benar agar harta yang kita miliki menjadi lebih bersih, berkah, dan bermanfaat bagi sesama

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →