WhatsApp Icon

BAZNAS Kalbar Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM untuk Penguatan Ekonomi Umat

06/05/2026  |  Penulis: Helmi Anshari

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kalbar Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM untuk Penguatan Ekonomi Umat

BAZNAS Kalbar Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM untuk Penguatan Ekonomi Umat

Pontianak – BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar dalam rangka memperkuat sinergi program, khususnya dalam optimalisasi zakat dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Koperasi yang selama ini telah berperan dalam mendukung pengumpulan zakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif UPZ Dinas Koperasi. Semoga ke depan kita dapat membangun program-program kolaboratif yang berdampak lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Bagian Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.BA, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan roadshow ke berbagai instansi guna mengoptimalkan peran UPZ sebagai garda terdepan dalam pengelolaan zakat.

Ia menegaskan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya sebagai lembaga pengumpul, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan persoalan sosial melalui pendekatan kolaboratif bersama UPZ dan LAZ.

“UPZ tematik menjadi salah satu strategi yang kami dorong, karena mampu menjawab persoalan secara spesifik sesuai dengan karakteristik masing-masing instansi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ali Rohman juga menambahkan bahwa sesuai amanah undang-undang, pengelolaan zakat harus mengedepankan pendayagunaan, dengan porsi hingga 60 persen untuk program yang bersifat produktif, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Kalbar, Jaki Azmi, S.E, turut memaparkan potensi zakat yang besar di Kalimantan Barat, yakni mencapai Rp2,345 triliun, namun realisasinya masih sekitar Rp7 miliar. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat.

Ia juga menjelaskan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen kesejahteraan umat, yang dapat menjangkau masyarakat mustahik secara cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iswardani, S.E.I, menyoroti peluang kolaborasi antara BAZNAS dan Dinas Koperasi dalam mendukung pengembangan UMKM.

“Kami melihat banyak kesamaan program, terutama dalam pendampingan UMKM, pemberian modal usaha, pelatihan, serta penguatan kemandirian ekonomi umat. Ini menjadi peluang besar untuk kita sinergikan bersama,” ungkapnya.

Dari pihak Dinas Koperasi dan UKM, Sekretaris Dinas menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik rencana kolaborasi tersebut, meskipun masih terdapat beberapa tantangan dalam implementasi, seperti pemahaman masyarakat terkait zakat serta aspek pelaporan.

Diskusi juga berkembang terkait persepsi masyarakat terhadap zakat yang masih beragam, termasuk anggapan bahwa zakat bersifat paksaan atau belum memahami manfaatnya secara menyeluruh.

Ketua UPZ Dinas Koperasi, Mastam, menyampaikan bahwa diperlukan sosialisasi yang lebih intensif agar pegawai memahami fungsi dan manfaat zakat, serta peran UPZ dalam membantu masyarakat sekitar.

Selain itu, salah satu pengurus, Wagiati, mengungkapkan bahwa audiensi ini membuka wawasan baru terkait peran zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat menjadi solusi dalam pemberdayaan ekonomi, termasuk melalui bantuan modal usaha.

 

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Dinas Koperasi dan UKM, khususnya dalam mengoptimalkan peran UPZ serta mendorong program pemberdayaan UMKM berbasis zakat yang berkelanjutan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →