BAZNAS Kalbar dan MUI Perkuat Sinergi untuk Zakat dan UMKM Halal
30/04/2026 | Penulis: Helmi Anshari
BAZNAS Kalbar dan MUI Perkuat Sinergi untuk Zakat dan UMKM Halal
Pontianak - BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan MUI Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi program zakat, pemberdayaan umat, serta dukungan terhadap pelaku UMKM, khususnya dalam percepatan sertifikasi halal.
Sekretaris MUI Provinsi Kalbar, Muhammad Sani, S.H., M.A, menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan bahwa hubungan antara MUI dan BAZNAS telah terjalin erat sejak lama, baik di tingkat daerah maupun pusat. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara kedua lembaga sangat penting agar program-program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“MUI siap mendukung dan bersinergi dengan BAZNAS. Program-program yang ada diharapkan dapat membantu mengentaskan berbagai persoalan umat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, MUI juga menyoroti kebijakan pemerintah terkait kewajiban sertifikasi halal bagi produk pangan yang ditargetkan berlaku penuh pada Oktober 2026. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM, terutama yang memiliki keterbatasan dalam proses sertifikasi.
MUI mendorong adanya kolaborasi dengan BAZNAS untuk membantu pelaku usaha dalam proses sertifikasi halal, baik melalui pendampingan maupun dukungan pembiayaan. Selain itu, pentingnya regulasi juga disampaikan sebagai penguat implementasi program di lapangan, termasuk dorongan penyusunan payung hukum terkait pengelolaan zakat.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, menyampaikan apresiasi atas sambutan MUI serta menegaskan komitmen BAZNAS dalam membangun sinergi yang lebih kuat.
“Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mengoptimalkan pengumpulan zakat, termasuk melalui payroll ASN yang masih perlu ditingkatkan. Kami juga siap berkolaborasi dalam membantu UMKM, khususnya terkait sertifikasi halal,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Kalbar, Jaki Azmi, S.E, menjelaskan bahwa potensi zakat di Kalimantan Barat mencapai Rp2,345 triliun, namun realisasinya masih sekitar Rp7 miliar atau 0,31 persen. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan ekosistem zakat melalui berbagai strategi, seperti optimalisasi UPZ tematik, pengembangan Generasi Zakat (Gen Z), serta program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik).
Ia juga menekankan bahwa zakat memiliki fleksibilitas dalam penyaluran, sehingga dapat menjadi solusi cepat untuk kebutuhan mendesak masyarakat, tanpa harus menunggu mekanisme yang panjang.
Pimpinan Bagian Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.BA, menambahkan bahwa optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan dampak program.
“Jika UPZ berjalan optimal, maka permasalahan di setiap titik wilayah dapat ditangani secara lebih efektif. Kami juga berharap MUI dapat memberikan dorongan kepada masyarakat untuk semakin sadar dan aktif dalam menunaikan zakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalbar, Iswardani, S.E.I, turut memaparkan program pemberdayaan ekonomi melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD), yang memberikan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha kecil.
Di sisi lain, Direktur LPPOM Provinsi Kalbar, Dr. H. Agus Wibowo, M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama antara LPPOM dan BAZNAS telah berjalan dalam mendukung sertifikasi halal, termasuk program sertifikasi gratis bagi pelaku usaha. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan biaya dan kesadaran pelaku usaha dalam mengurus sertifikasi halal.
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan MUI semakin kuat, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kesadaran zakat, serta dukungan terhadap pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Berita Lainnya
Jarak Api 10 Meter dari Rumah Warga, BTB Kalbar Padamkan Karhutla Manual
BAZNAS Kabupaten Kapuas Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sibau Hulu
BAZNAS Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan kepada 36 Petugas Fardhu Kifayah
BAZNAS Kalbar Salurkan 25 Paket Bantuan bagi Pasien Penyintas TBC, Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalbar
Pemprov dan BAZNAS Kalbar Salurkan Bantuan Lewat Gema Membangun Desa
BAZNAS Sanggau Salurkan Dana Fidyah kepada 23 Fakir Miskin
BAZNAS Kota Singkawang Kembali Salurkan Paket Sembako Plus Nutrisi untuk Penyandang Disabilitas
Wakil Ketua IV BAZNAS Singkawang Malik Moh Said, Turun Langsung ke Sungai Rasau, Salurkan Sembako untuk Pejuang Api Bersama Pemuda Melayu
BAZNAS Kabupaten Mempawah Survei Bantuan Bedah Rumah untuk Ibu Julita, Pedagang Kue Keliling di Sungai Pinyuh
BAZNAS kota Singkawang Bantu Korban Kebakaran di Setapuk Besar
BAZNAS Kalbar dan Yayasan Generasi Harapan Khatulistiwa Hadirkan Akses Air Bersih melalui SARI-KASI di Masjid Baitul Makmur.
BAZNAS Singkawang Paparkan Inovasi Fiqih Zakat untuk Kesehatan dalam Workshop ADINKES
Perkuat Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian, Baznas Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gandeng BKKBN, KPPAD.
BAZNAS Mempawah Salurkan 48.300 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kemarau
BAZNAS Kabupaten Mempawah menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) semester I tahun 2026 kepada 130 mustahik

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →