1 Muharram Adalah Hari Penting: Makna dan Sejarahnya
09/06/2026 | Penulis: Helmi Anshari
1 Muharram Adalah Hari Penting: Makna dan Sejarahnya
Dalam agama Islam, Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang istimewa karena terdapat makna dan sejarah di dalamnya. Salah satu bukti bahwa Muharram merupakan bulan istimewa karena merupakan awal tahun baru hijriah dan 1 Muharram Adalah Hari Penting
Dalam sejarahnya, bulan Muharram merupakan salah satu diantara bulan-bulan yang mulia yang termasuk al-asyhur al-hurum atau bulan yang diharamkan untuk berperang.
Bahkan Rasulullah SAW memandang bulan Muharram sebagai bulan yang utama setelah bulan Ramadhan. Karena kemulian tersebut, maka umat Islam disunnahkan untuk berpuasa pada hari Asyura, atau menurut pendapat para ulama pada tanggal 10 Muharram.
Selain itu, bulan Muharram memiliki keutamaan karena dipilih oleh Allah SWT sebagai momen pengampunan umat Islam dari dosa dan kesalahan yang pernah diperbuat.
Terlebih lagi pada bulan Muharram memiliki keistimewaan karena menjadi awal tahun dalam kalender hijriah. Maka dari itu, umat Islam hendaknya mengetahui sejarah tahun baru Hijriah, yakni sejarah penanggalan atau penetapan kalender Islam yang diawali dengan 1 Muharram.
Dikutip dari laman NU Online, Muharam merupakan bulan pertama yang dipakai di kalender umat Islam. Kalender ini disebut juga dengan penanggalan Qomariyah atau Hijriyah.
Apabila diambil dari riwayat para ulama pakar tarikh yang terkemuka, tarikh Islam mula-mula ditetapkan oleh Umar bin Khattab Ra ketika ia menjadi khalifah pada tahun 17 Hijriyah.
Ditinjau kisahnya, hal ini terjadi dikarenakan pada suatu hari, Umar menerima sepucuk surat dari sahabatnya yang bernama Abu Musa Al-Asyari RA. Namun surat tersebut tanpa dibubuhi tanggal dan hari pengirimannya.
Kondisi ini tentu menyulitkan bagi Umar untuk menyeleksi surat yang mana terlebih dahulu yang harus diurusnya. Karena ia tidak menandai antara surat yang lama dan yang baru.
Dengan demikian, Umar mengadakan musyawarah dengan orang yang terpandang dikala itu untuk membicarakan serta menyusun masalah tarikh Islam.
Singkatnya, musyawarah yang diselenggrakan Umar bersama para sahabatnya tadi telah menghasilkan beberapa pilihan tahun bersejarah untuk dijadikan sebagai patokan memulai tarikh Islam tersebut. Diantaranya, tahun kelahiran Nabi Muhammad, tarikh kebangkitannya menjadi Rasul, tahun wafatnya, atau ketika Nabi hijrah dari Makkah ke Madinah.
Dadi beberapa pilihan tersebut, akhirnya ditetapkanlah bahwa tarikh Islam dimulai dari hari hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Makkah menuju Madinah menjadi awal tarikh Islam, yaitu awal tahun Hijriyah. Ketetapan ini sesuai dengan usulan Ali bin Thalib.
Itulah penjelasan singkat mengenai 1 Muharram Adalah Hari Penting dalam ajaran Islam. Semoga bermanfaat.
Artikel Lainnya
Kisah Umar bin Khattab : Kepemimpinan dan Kebijaksanaan yang Mengagumkan
5 Keutamaan Beramal Secara Ikhlas yang Membuka Pintu Rezeki
Khutbah Iduladha 1447 H, Ketua BAZNAS Kalbar Tekankan Pentingnya Berbagi
Ibadah Haji: Perjalanan Spiritual Menyempurnakan Rukun Islam
Menjadikan Ibadah Haji sebagai Perjalanan Perubahan Diri
7 Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan
Keistimewaan Bulan Muharram yang Membuatnya Menjadi Bulan Mulia
Cara Menghitung Zakat Perdagangan untuk UMKM
Haji, Perjalanan Suci Menjemput Ampunan Ilahi
Cara Menghitung Zakat Emas yang Disimpan atau Dipakai
Peran Amil Zakat dalam Pengelolaan Dana Umat
Zakat untuk Pendidikan Anak Dhuafa: Dampak Nyata yang Bisa Dilihat
Perbedaan Zakat Penghasilan, Zakat Maal, dan Zakat Fitrah
Tantangan WFA dan Cara Mengatasinya agar Tetap Efisien
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →