WhatsApp Icon

7 Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan

15/06/2026  |  Penulis: Helmi Anshari

Bagikan:URL telah tercopy
7 Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan

7 Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan

Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu dari empat bulan mulia (Asyhurul Hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Bulan ini memiliki banyak keutamaan yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan menjadikan Muharram sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

1. Muharram Termasuk Bulan yang Dimuliakan Allah SWT

Allah SWT telah menetapkan empat bulan haram atau bulan mulia dalam satu tahun, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram..."

(QS. At-Taubah: 36)

Rasulullah SAW juga bersabda:

"Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram, tiga berurutan yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab."

(HR. Bukhari dan Muslim)

2. Disebut sebagai "Bulan Allah"

Muharram memiliki keistimewaan tersendiri karena Rasulullah SAW menyebutnya sebagai "Syahrullah" atau Bulan Allah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram."

(HR. Muslim No. 1163)

Para ulama menjelaskan bahwa penyandaran nama bulan ini kepada Allah menunjukkan kemuliaan dan keistimewaannya dibanding bulan lainnya.

3. Terdapat Hari Asyura yang Penuh Keutamaan

Tanggal 10 Muharram dikenal sebagai Hari Asyura. Pada hari tersebut, Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.

Ibnu Abbas RA meriwayatkan:

"Ketika Nabi SAW tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Mereka berkata, 'Ini adalah hari ketika Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya serta menenggelamkan Fir'aun dan kaumnya.' Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian.' Lalu beliau berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa."

(HR. Bukhari dan Muslim)

4. Puasa Muharram Merupakan Puasa Sunnah Terbaik Setelah Ramadan

Salah satu amalan utama pada bulan Muharram adalah puasa sunnah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram."

(HR. Muslim No. 1163)

Hadis ini menunjukkan bahwa puasa sunnah di bulan Muharram memiliki keutamaan yang sangat besar.

5. Puasa Asyura Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

Keutamaan terbesar Hari Asyura adalah dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya bagi orang yang berpuasa.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu."

(HR. Muslim No. 1162)

Karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

6. Pahala Kebaikan Dilipatgandakan

Para ulama menjelaskan bahwa amal saleh yang dilakukan pada bulan-bulan haram memiliki nilai yang lebih besar di sisi Allah SWT.

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan:

"Allah mengkhususkan empat bulan haram dengan kemuliaan dan menjadikan dosa pada bulan tersebut lebih besar serta pahala amal saleh lebih agung."

Karena itu, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan melakukan berbagai kebaikan lainnya.

7. Momentum Hijrah dan Awal Tahun Baru Islam

Penanggalan Hijriah dimulai dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Oleh sebab itu, Muharram menjadi simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Khalifah Umar bin Khattab RA menetapkan kalender Hijriah dengan menjadikan peristiwa hijrah sebagai titik awal perhitungan tahun Islam karena peristiwa tersebut menjadi tonggak kebangkitan umat Islam.

Muharram menjadi momentum bagi setiap Muslim untuk melakukan evaluasi diri dan memperbarui semangat dalam beribadah.

Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Muharram

1. Puasa Tasu'a (9 Muharram)

Rasulullah SAW bersabda:

"Jika aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan."

(HR. Muslim No. 1134)

Puasa Tasu'a dilakukan untuk membedakan ibadah kaum Muslimin dengan kebiasaan orang Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

2. Puasa Asyura (10 Muharram)

Puasa Asyura memiliki keutamaan menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.

3. Memperbanyak Sedekah

Allah SWT berfirman:

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir seratus biji."

(QS. Al-Baqarah: 261)

Sedekah di bulan mulia menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan.

4. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya."

(QS. Al-Ahzab: 41)

5. Membaca dan Mengkaji Al-Qur'an

Rasulullah SAW bersabda:

"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya."

(HR. Bukhari No. 5027)

Penutup

Muharram adalah bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, Muharram menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas ibadah. Dengan menghidupkan amalan-amalan sunnah seperti puasa Tasu'a dan Asyura, sedekah, dzikir, serta tilawah Al-Qur'an, semoga kita dapat meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT di awal tahun Hijriah ini.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.

Lihat Daftar Rekening →