
Audiensi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat
Hari/Tanggal: Senin, (27/04/2026)
Tempat: Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat
Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat
1. Pemaparan Program Prioritas BKKBN dan Peluang Kolaborasi
Disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc.
Penyampaian program prioritas BKKBN Tahun 2026.
Pemaparan Program Kampung Keluarga Berkualitas dan Kampung KB.
Penjelasan Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).
Sasaran program meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan keluarga berisiko stunting.
Harapan keterlibatan BAZNAS sebagai mitra dan keluarga asuh bagi keluarga berisiko stunting.
Dukungan BKKBN terhadap pengembangan Kampung Zakat melalui sinergi penyuluh lapangan.
Pembahasan penyusunan draft Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS dan BKKBN.
2. Penguatan Program Kampung Zakat dan Penanganan Stunting
Disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si.
Perkenalan kepengurusan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat periode berjalan.
Penyampaian rencana pengusulan lima titik Kampung Zakat di Kalimantan Barat.
Pemaparan program bantuan bagi keluarga dan anak penderita stunting.
Pengembangan program pemberdayaan ekonomi melalui skema Qardhul Hasan.
Identifikasi keselarasan program BAZNAS dengan program keluarga berkualitas BKKBN.
Komitmen BAZNAS dalam mendukung edukasi peran ayah dalam keluarga dan pencegahan stunting.
3. Optimalisasi UPZ dan Penguatan Pengumpulan Zakat
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E.
Penjelasan tugas dan kewenangan BAZNAS berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011.
Peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam mendukung pengelolaan zakat.
Pemaparan wilayah kerja BAZNAS Provinsi Kalbar meliputi OPD, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dan masjid raya.
Penyampaian potensi zakat Kalimantan Barat yang mencapai Rp2,345 triliun.
Sosialisasi program unggulan BAZNAS seperti UPZ Tematik, Sahabat ZEMA, dan Program Tumpuk Tengah.
Pengenalan platform digital fundraising BAZNAS Provinsi Kalbar.
4. Penguatan Sinergi Program dan Tata Kelola Kolaborasi
Disampaikan oleh Pimpinan Bagian SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A.
Pembahasan peluang kolaborasi program antara BAZNAS dan BKKBN.
Penyampaian pengalaman kerja sama BAZNAS dengan berbagai instansi, termasuk Pengadilan Tinggi Agama Pontianak.
Penegasan bahwa BAZNAS hadir untuk membangun kolaborasi, bukan sekadar pengumpulan dana.
Sosialisasi manfaat zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak sesuai regulasi.
Penguatan mekanisme berbagi data dan informasi program antar lembaga.
Pembahasan integrasi Program GENTING ke dalam program tematik UPZ BAZNAS.
Pemaparan konsep dan implementasi Program Tumpuk Tengah.
5. Diskusi dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut
Identifikasi program prioritas yang dapat dikolaborasikan.
Pembahasan dukungan BAZNAS terhadap percepatan penurunan stunting di Kalimantan Barat.
Penyusunan langkah awal kerja sama dan penyelarasan program.
Pembahasan rencana penyusunan dan penandatanganan MoU antara BAZNAS dan BKKBN.
6. Penutup
Komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam pengentasan stunting, pemberdayaan keluarga, dan optimalisasi pengelolaan zakat.
Harapan agar kolaborasi BAZNAS dan BKKBN dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.
18-06-2026 | Helmi Anshari

BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi ke BPBD Provinsi Kalbar
Hari/Tanggal: Jumat, (17/04/2026)
Tempat: Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Barat
Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Jajaran BPBD Provinsi Kalimantan Barat
1. Penguatan Sinergi Penanggulangan Bencana
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E.
- Pemaparan program tematik BAZNAS terkait penanganan kebencanaan.
- Peran BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam tanggap darurat dan pemulihan.
- Rencana pengembangan dashboard kebencanaan untuk pemetaan kondisi lapangan.
- Penguatan koordinasi dan peluang kolaborasi lintas lembaga dalam penanganan bencana.
2. Penguatan Peran BAZNAS Tanggap Bencana (BTB)
Disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si.
- Penjelasan tentang BTB sebagai unit khusus penanggulangan bencana di bawah BAZNAS.
- Potensi dukungan program dari BAZNAS RI bagi kegiatan kebencanaan yang terukur dan terencana.
- Mekanisme pembukaan donasi infak dan sedekah khusus (mukayyad) untuk bencana tertentu.
- Pelibatan BAZNAS kabupaten/kota dalam pelaksanaan program kebencanaan. - Rencana tindak lanjut berupa sosialisasi dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
3. Tanggapan dan Dukungan dari BPBD Provinsi Kalbar
Disampaikan oleh Sekretaris BPBD Provinsi Kalbar, Suparyanto.
- Apresiasi atas inisiatif kolaborasi BAZNAS dalam penanggulangan bencana.
- Pembahasan peluang pelibatan BAZNAS dalam satuan tugas penanggulangan bencana daerah.
- Penekanan pentingnya tata kelola dana yang sesuai regulasi dan akuntabel.
- Dukungan terhadap penguatan sistem pengumpulan zakat melalui mekanisme payroll di lingkungan BPBD.
4. Penguatan Relawan dan Program Generasi Zakat (ZEMA)
Disampaikan oleh Pimpinan Bagian Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A.
- Pemaparan Program Generasi Zakat (ZEMA) sebagai relawan muda BAZNAS.
- Pelatihan relawan untuk pengumpulan data, dukungan UPZ, dan edukasi zakat. - Pengembangan konten literasi zakat dan kebencanaan melalui platform digital BAZNAS.
- Penguatan partisipasi generasi muda dalam mendukung penanggulangan bencana dan pemberdayaan masyarakat.
5. Pembahasan Mekanisme Kolaborasi dan Tindak Lanjut
Diskusi Bersama BAZNAS dan BPBD Provinsi Kalbar
- Penyusunan pola koordinasi dalam penanganan bencana.
- Integrasi data dan informasi kebutuhan masyarakat terdampak.
- Penguatan mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana kebencanaan.
- Identifikasi program prioritas yang dapat segera dikolaborasikan.
6. Penutup
- Komitmen bersama untuk membangun kolaborasi penanggulangan bencana yang terintegrasi, profesional, dan tepat sasaran.
- Harapan agar sinergi BAZNAS dan BPBD dapat memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Kalimantan Barat.
15-06-2026 | Helmi Anshari

BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi ke Diskominfo Provinsi Kalbar
Hari/Tanggal: Kamis, (16/04/2026)
Tempat: Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat
Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat
1. Penguatan Sinergi Penyebaran Informasi ZIS dan Program BAZNAS
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar, Iswardani, S.E.I.
Pemaparan tugas dan fungsi BAZNAS dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
Pentingnya penyebaran informasi terkait program penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana ZIS kepada masyarakat.
Harapan dukungan Diskominfo dalam optimalisasi publikasi melalui kanal digital dan media informasi pemerintah.
Penguatan transparansi dan akuntabilitas program melalui penyebarluasan informasi yang tepat dan berkelanjutan.
2. Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar, Jaki Azmi, S.E.
Pemaparan peran strategis UPZ dalam mendukung pengelolaan zakat.
Optimalisasi UPZ agar tidak hanya berfungsi sebagai penghimpun dana zakat.
Penguatan peran UPZ dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Mendorong UPZ menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan di lingkungan masing-masing.
Peningkatan kepercayaan masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung.
3. Pengenalan Program Generasi Zakat (ZEMA)
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar, Ali Rohman, S.Kom., M.B.A.
Pemaparan Program Generasi Zakat (ZEMA) sebagai upaya membangun budaya sadar zakat sejak dini.
Pelibatan pelajar dan mahasiswa dalam edukasi zakat serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Program pelatihan pengelolaan keuangan dan marketing communication bagi generasi muda.
Mendorong terciptanya generasi yang peduli terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
Visi jangka panjang menuju terwujudnya Zero Mustahik melalui edukasi dan pemberdayaan.
4. Dukungan Publikasi dan Transformasi Digital
Diskusi Bersama BAZNAS Provinsi Kalbar dan Diskominfo Provinsi Kalbar
Pemanfaatan media digital untuk meningkatkan literasi zakat di masyarakat.
Penguatan strategi komunikasi publik BAZNAS melalui website, media sosial, dan platform digital lainnya.
Peluang kolaborasi publikasi program-program pemberdayaan dan bantuan BAZNAS.
Upaya meningkatkan indeks kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi.
5. Tanggapan dan Masukan dari Diskominfo Provinsi Kalbar
Disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalbar, Christianus Lumano, S.E., M.Si.
Dukungan terhadap peningkatan transparansi pengelolaan zakat oleh BAZNAS.
Pentingnya penyajian informasi yang mudah diakses dan dipahami masyarakat.
Pembahasan aspek regulasi dalam pelaksanaan kerja sama dan publikasi program.
Dukungan terhadap upaya peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS.
6. Diskusi dan Tindak Lanjut
Pembahasan peluang kolaborasi antara BAZNAS dan Diskominfo Provinsi Kalbar.
Identifikasi kebutuhan publikasi program dan kampanye literasi zakat.
Penyusunan langkah tindak lanjut untuk mendukung penyebaran informasi program BAZNAS secara lebih luas.
Penguatan koordinasi antar lembaga dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat.
7. Penutup
Komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam penyebaran informasi zakat dan program pemberdayaan
.
Harapan agar kolaborasi BAZNAS dan Diskominfo dapat meningkatkan literasi zakat, transparansi pengelolaan dana umat, serta memperluas manfaat program bagi masyarakat Kalimantan Barat.
15-06-2026 | Helmi Anshari

BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi ke Kanwil Kementerian Haji dan Umrah
Hari/Tanggal: Senin, (20/04/2026)
Tempat: Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat
Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat
1. Penguatan Sinergi Pengelolaan Zakat dan Optimalisasi UPZ
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Penyampaian peran dan fungsi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Pembahasan optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.
Rencana pembentukan UPZ baru guna memperluas jangkauan penghimpunan zakat di Kalimantan Barat.
Penguatan peran UPZ agar tidak hanya berfokus pada pengumpulan, tetapi juga berkontribusi dalam program sosial dan pengentasan kemiskinan.
2. Sosialisasi dan Edukasi Zakat bagi Jemaah Haji
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Usulan kolaborasi sosialisasi zakat kepada calon jemaah haji.
Edukasi tentang pentingnya zakat sebagai bagian dari kepedulian sosial umat.
Pemanfaatan momentum ibadah haji untuk meningkatkan kesadaran berzakat.
Penyebaran informasi program-program BAZNAS kepada jemaah haji melalui media edukasi yang mudah diakses.
3. Sosialisasi Program Kurban untuk Jemaah Haji
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Penyampaian rencana distribusi flyer program kurban kepada calon jemaah haji.
Informasi mengenai pilihan hewan kurban, harga, dan mekanisme pelaksanaan kurban melalui BAZNAS.
Penyediaan kontak konfirmasi BAZNAS kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah kurban di tanah air saat menjalankan ibadah haji.
4. Pengenalan Program Sahabat Zakat (ZEMA)
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Pengenalan Program Sahabat Zakat (ZEMA) sebagai gerakan edukasi dan literasi zakat.
Pelibatan pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan sosial, edukasi, serta kampanye zakat.
Penguatan peran generasi muda dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.
Pembentukan ekosistem sadar zakat melalui kegiatan pembinaan dan pemberdayaan.
5. Diskusi dan Peluang Kolaborasi Program
Pembahasan peluang kerja sama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalbar.
Identifikasi program yang dapat disinergikan dalam bidang zakat, kurban, dan pemberdayaan masyarakat.
Penguatan koordinasi dalam mendukung literasi zakat di lingkungan jemaah haji dan masyarakat umum.
Penyusunan langkah tindak lanjut untuk pengembangan program kolaboratif ke depan.
6. Penutup
Komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Harapan agar kolaborasi yang terbangun dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat serta mendukung program kesejahteraan umat di Kalimantan Barat.
15-06-2026 | Helmi Anshari

BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar
Hari/Tanggal: Rabu, (15/04/2026)
Tempat: Kantor Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat
Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Jajaran Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Barat
1. Penguatan Sinergi Pengelolaan ZIS dan Optimalisasi UPZ
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Penyampaian peran dan fungsi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Penguatan dan optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi pemerintah.
Pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pengelolaan zakat yang terstruktur dan berdampak.
Penjelasan mengenai partisipasi pegawai melalui zakat, infak, maupun sedekah sesuai kemampuan masing-masing.
2. Sosialisasi Program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik)
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Pengenalan Program Sahabat ZEMA sebagai upaya pembinaan dan optimalisasi UPZ.
Strategi peningkatan peran UPZ dalam penghimpunan dan pendayagunaan dana sosial keagamaan.
Pelibatan generasi muda, khususnya pelajar SMA, SMK, dan MA dalam program literasi zakat dan kegiatan sosial.
Pengembangan program pemberdayaan berbasis komunitas dan lingkungan UPZ.
3. Pemaparan Potensi Zakat dan Peluang Kolaborasi Program
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Pemaparan potensi zakat Provinsi Kalimantan Barat yang diperkirakan mencapai Rp2,3 triliun.
Pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
Diskusi mengenai peluang kolaborasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Permohonan masukan terkait penguatan pengelolaan UPZ di lingkungan Biro Perekonomian.
4. Tanggapan dan Masukan dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar
Disampaikan oleh Jajaran Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar:
Dukungan terhadap penguatan program zakat dan optimalisasi UPZ.
Pemanfaatan media publikasi seperti website dan kanal OPD untuk menyebarluaskan informasi program BAZNAS.
Pentingnya pendekatan dakwah dan syiar yang komunikatif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat.
Masukan terkait pengembangan program produktif yang berkelanjutan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat.
Komitmen membantu mengomunikasikan program-program BAZNAS kepada instansi di bawah koordinasi Biro Perekonomian.
5. Diskusi dan Rencana Tindak Lanjut
Pembahasan peluang kerja sama antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalbar.
Penguatan koordinasi dalam optimalisasi UPZ di lingkungan pemerintah daerah.
Identifikasi program prioritas yang dapat dikolaborasikan.
Penyusunan langkah tindak lanjut untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal dan berkelanjutan.
15-06-2026 | Helmi Anshari

BAZNAS Provinsi Kalbar Audiensi dengan BPSDM Provinsi Kalbar
Hari/Tanggal: Rabu, (15/04/2026) Tempat: Kantor BPSDM Provinsi Kalimantan Barat Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Jajaran BPSDM Provinsi Kalimantan Barat
1. Penguatan Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Penyampaian maksud dan tujuan audiensi.
Penguatan sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan BPSDM Provinsi Kalbar.
Pengenalan tugas dan fungsi BAZNAS sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Pembahasan peluang kolaborasi dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
2. Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Strategi penguatan dan optimalisasi UPZ di lingkungan instansi pemerintah.
Peran UPZ tidak hanya sebagai penghimpun zakat, tetapi juga sebagai mitra dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat.
Penguatan tata kelola UPZ yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Peluang pengembangan program-program tematik berbasis UPZ.
3. Pengenalan Program Sahabat ZEMA (Zero Mustahik)
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Paparan konsep dan tujuan Program Sahabat ZEMA.
Upaya pembinaan dan penguatan peran UPZ agar lebih aktif dan produktif.
Pelibatan generasi muda dan aparatur sipil negara dalam program pemberdayaan berbasis zakat.
Strategi membangun lingkungan yang mandiri dan berdaya melalui pengelolaan zakat yang terintegrasi.
4. Program Pengembangan Talenta dan SDM
Disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat:
Pemaparan program pengembangan talenta bagi pelajar dan generasi muda.
Literasi zakat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian sosial.
Pembinaan keterampilan pengelolaan program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Penciptaan SDM yang memiliki kompetensi dan semangat filantropi.
5. Peluang Kolaborasi Pengembangan Kapasitas SDM
Pembahasan Bersama BAZNAS Provinsi Kalbar dan BPSDM Provinsi Kalbar:
Peluang kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM.
Penguatan kompetensi pengelola zakat dan UPZ melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan.
Dukungan terhadap pengembangan program sosial berbasis zakat yang berkelanjutan.
Sinergi dalam membangun SDM yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
6. Diskusi dan Tanya Jawab
Penyampaian masukan dan saran dari peserta audiensi.
Identifikasi peluang kerja sama yang dapat segera ditindaklanjuti.
Pembahasan rencana kolaborasi program antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan BPSDM Provinsi Kalbar.
Penyusunan langkah tindak lanjut untuk penguatan sinergi kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.
15-06-2026 | Helmi Anshari

Audiensi BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat ke Universitas PGRI Pontianak
Hari/Tanggal: Kamis, 11 Juni 2026Tempat: Universitas PGRI Pontianak
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si, bersama jajaran pimpinan menghadiri kegiatan audiensi dengan Universitas PGRI Pontianak dalam rangka mempererat silaturahmi, memperkenalkan kepengurusan baru BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, serta membahas peluang sinergi program dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalbar menyampaikan berbagai program prioritas yang tengah dikembangkan, di antaranya optimalisasi UPZ, program tematik berbasis digital fundraising, pengembangan Sahabat Zema, program beasiswa pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
Audiensi juga membahas peluang kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalbar dan Universitas PGRI Pontianak dalam mendukung penguatan literasi zakat di lingkungan kampus, pemberdayaan mahasiswa, bantuan pendidikan, serta program-program sosial yang dapat memberikan manfaat bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.
Selain itu, dibahas pula rencana penguatan dan perpanjangan legalitas UPZ Universitas PGRI Pontianak guna mendukung tata kelola pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS yang sesuai regulasi serta memiliki dampak yang lebih optimal.
Pihak Universitas PGRI Pontianak menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjalin komunikasi lebih lanjut guna membangun kolaborasi yang selaras dengan tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan pendidikan, dan pengembangan ekosistem zakat di Kalimantan Barat.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Universitas PGRI Pontianak dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat, berkelanjutan, dan berdampak bagi umat.
11-06-2026 | Helmi Anshari

Capacity Building Lembaga ZISWAF oleh Bank Indonesia
Hari/Tanggal: Selasa, 9 Juni 2026 Tempat: Bank Indonesia Wilayah Kalbar Penyelenggara: Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Tema: "Transformasi ZISWAF Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat yang Berdampak dan Berkelanjutan"
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan kapasitas lembaga ZISWAF dalam pengelolaan dana sosial syariah.
Memperkuat pemanfaatan zakat dan wakaf produktif untuk pemberdayaan ekonomi umat.
Mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi syariah.
Mewujudkan program-program ZISWAF yang lebih berdampak, profesional, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sambutan
Sambutan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya.
Penyampaian arah kebijakan penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Barat.
Penguatan peran zakat, infak, sedekah, dan wakaf dalam pembangunan ekonomi umat.
Partisipasi Stakeholder
Kehadiran dan keterlibatan:
Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalbar.
Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kalbar.
Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalbar.
MIM Foundation NTB.
Dompet Dhuafa.
PT Kreatif Laut Indonesia.
BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan lembaga ZISWAF lainnya.
11-06-2026 | Helmi Anshari

Rapat BAZNAS Provinsi Kalbar Bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk Optimalisasi Penanganan Kebencanaan
Hari/Tanggal: Senin, (09/06/2026)Tempat: Jl. Panglima Aim No.15Peserta: Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Barat
1. Pemaparan Profil dan Program BTB Kalbar
Disampaikan oleh Ketua BTB Kalbar, Mustardi:
- Sejarah dan perkembangan BTB Kalbar sejak tahun 2016
- Struktur dan angkatan relawan BTB Kalbar.
- Peran BTB dalam penanganan bencana alam dan bencana sosial.
- Mekanisme asesmen kebencanaan dan identifikasi kebutuhan masyarakat terdampak.
- Paparan kegiatan kemanusiaan dan sosial yang telah dilaksanakan.
- Rencana pelatihan dan rekrutmen relawan baru.
2. Penguatan Kelembagaan dan Sistem Kebencanaan
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalbar:
Dukungan BAZNAS terhadap penguatan kelembagaan BTB.
Pembahasan rekening khusus kebencanaan.
Pengembangan dashboard dan platform digital untuk:
Kampanye kebencanaan.
Penggalangan dana.
Pelaporan kegiatan secara transparan dan akuntabel.
3. Penguatan Tata Kelola dan Legalitas
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang SDM, Umum dan Hukum BAZNAS Provinsi Kalbar:
Penguatan aspek legalitas organisasi dan relawan.
Kepatuhan terhadap syariat, regulasi, dan ketentuan yang berlaku.
Perlindungan hukum bagi relawan BTB.
Peningkatan koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait.
4. Penguatan Sistem Pelaporan dan Publikasi
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Kalbar:
Pentingnya dokumentasi kegiatan.
Standarisasi pelaporan program kebencanaan.
Strategi publikasi kegiatan kepada masyarakat.
Transparansi dan akuntabilitas program.
5. Penyusunan SOP dan Penguatan Koordinasi
Disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalbar:
Penyusunan SOP kebencanaan yang terstruktur.
Penguatan koordinasi antara BAZNAS dan BTB.
Pengelolaan data kebencanaan.
Sistem penggalangan dana kebencanaan.
Penyusunan program tematik sosial dan kebencanaan.
6. Diskusi dan Tanya Jawab
Penyampaian masukan dari peserta rapat.
Identifikasi kebutuhan dan tantangan BTB Kalbar.
Pembahasan peluang kolaborasi program ke depan.
09-06-2026 | Helmi Anshari

Musrenbang Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat
Dengan Tema "Memperkuat Fondasi, Transformasi Kalimantan Barat Melalui Peningkatan Pembangunan Daya Saing Kalbar Yang Inklusif dan Berkelanjutan" Pada Hari Selasa, 21 April 2026, Pukul 08:00 WIB s.d. Selesai di Aula Garuda Kantor Gubernur, Pontianak
21-04-2026 | Helmi Anshari

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Barat.
Lihat Daftar Rekening →